alexametrics

Panglima TNI dan Kapolri Minta Korban Banjir Cepat Lapor jika Butuh Bantuan

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio
Panglima TNI dan Kapolri Minta Korban Banjir Cepat Lapor jika Butuh Bantuan
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis meninjau posko pengungsian banjir yang terletak di Koramil 05, Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020). [Suara.com/Stephanus Aranditio]

"Perahu karet siapkan, imbau masyarakat minggir ke tempat ketinggian. Listrik matikan kalau beresiko, karena ini mau hujan," kata Hadi

Suara.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis meninjau posko pengungsian banjir yang terletak di Koramil 05, Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Jumat (3/1/2020).

Dalam kunjungannya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sempat menginstruksikan personel TNI – Polri dan Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara yang masih bersih-bersih di lokasi itu agar bersiap kembali karena Jakarta pagi ini diprediksi akan hujan.

"Perahu karet siapkan, imbau masyarakat minggir ke tempat ketinggian. Listrik matikan kalau beresiko, karena ini mau hujan," kata Hadi di lokasi, Jumat (3/1/2019).

Lebih lanjut ia menyampaikan, agar seluruh warga di pengungsian bisa selalu menjaga kesehatan mereka. Namun, bila ada yang terkena penyakit langsung melaporkan kepetugas.

Baca Juga: Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Kembangan, Bantu Pembersihan Pasca Banjir

"Kita menampung di sini yang penting bisa selonjor, tetap jaga kesehatan. Kalau sakit lapor ke petugas. Saya dengan bapak Kapolri memberikan bantuan semoga bisa mengurangi beban atas kejadian ini," pungkasnya.

Dalam kunjungan ini, TNI memberikan bantuan sembako seperti mie instan, minyak, kopi, gula, beras dan lain sebagainya sebanyak 2000 paket.

Untuk ditehui, korban banjir di Jakarta, Bogor, Bekasi, Tangerang, Depok dan Banten bertambah. Sampai Jumat (3/1/2020) pukul 09.00 WIB, jumlah korban tewas karena banjir sampai 43 orang.

Adapun kasus penyebab meninggalnya para korban tersebut antara lain: hilang : 1 orang, hipotermia: 3 orang, terseret arus banjir: 17 orang, tersengat listrik: 5 orang, tertimbun tanah longsor: 12 orang, dalam pendataan: 5 orang.

Baca Juga: Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Gardu Induk PLN yang Sempat Terendam Banjir

Komentar