Peneliti ITB: Konsep Naturalisasi Anies Baswedan Tak Cocok untuk Jakarta

Chyntia Sami Bhayangkara, Rifan Aditya

Senin, 06 Januari 2020 | 12:53 WIB
Peneliti ITB: Konsep Naturalisasi Anies Baswedan Tak Cocok untuk Jakarta
Warga melintas di samping Sungai Ciliwung, Jakarta, Rabu (19/9). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Dosen dan peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmad Mukhlis Firdaus tidak merekomendasikan naturalisasi sungai yang diusung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pasalnya, karakteristik Jakarta yang padat tidak sesuai dengan konsep yang ditawarkan oleh Anies.

Konsep naturalisasi sungai versi Anies dapat disebut seperti rencana flood alleviation di Oxford, menurut Firdaus. Hal ini disampaikannya dalam cuitan di akun Twitter pribadinya @amflife, yang diunggah pada Minggu (5/1/2020).

"Kalau merujuk dari naturalisasi yang dijelaskan, yaitu memanfaatkan sempadan sungai sebagai kolam retensi sementara, mungkin maskudnya adalah seperti rencana flood alleviation di Oxford ini," kata Firdaus yang memperlihatkan contoh peta flood alleviation seperti dikutip Suara.com, Senin (6/1/2020).

Dalam peta berikut ini bisa dilihat, garis biru adalah sungai ketika kondisi normal, sementara bagian kuning adalah daerah yang akan tergenang ketika banjir (stage 2). Kemudian garis merah adalah batasan stage 3.

Peneliti ITB Sebut Naturalisasi Sungai Versi Anies Tidak Direkomendasikan (twitter @amflife)
Peneliti ITB Sebut Naturalisasi Sungai Versi Anies Tidak Direkomendasikan (twitter @amflife)

Menurut Firdaus rencana penanganan banjir dengan konsep seperti itu sulit dilakukan pada sungai-sungai di Jakarta.

"Kalau menurut pendapat saya sulit meskipun masih mungkin. Kenapa? Karena Jakarta sudah sangat padat. Sehingga sulit untuk mendapatkan lahan yang cukup yang bisa digunakan sebagai daerah tampungan," ucapnya.

Pada umumnya, daerah di sepanjang sungai di Jakarta kebanyakan adalah pemukiman atau perkantoran. Sementara untuk melakukan naturalisasi diperlukan pembebasan lahan besar-besaran dan itu tidak mudah.

"Sependek pengetahuan saya, konsep pengendalian banjir dengan naturalisasi ini tidak direkomendasikan untuk daerah-daerah dengan penduduk padat. Karena pembebasan lahan akan sangat sulit sekali," tutur Firdaus.

Naturalisasi sungai versi Anies tidak direkomendasikan untuk daerah padat (twitter @amflife)
Naturalisasi sungai versi Anies tidak direkomendasikan untuk daerah padat (twitter @amflife)

Ia menambahkan, "Pak Anies sudah menyatakan tidak akan melakukan penggusuran. Lalu bagaimana membebaskan lahan?"

baca juga

Pria yang sempat menjadi narasumber di Suku Dinas Tata Air PU DKI Jakarta ini menyarankan Anies Baswedan agar meningkatkan anggaran untuk pengendalian banjir di APBD.

Sebab jika ingin tetap memakai cara naturalisasi maka harus butuh banyak dana untuk membebaskan lahan yang harganya sangat mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Warga Teriak Gubernur Rasa Presiden, Anies Cengar-cengir

Heboh Warga Teriak Gubernur Rasa Presiden, Anies Cengar-cengir

News | Senin, 06 Januari 2020 | 07:27 WIB

Program Gubernur Anies Naturalisasi Sungai Tak Capai Target

Program Gubernur Anies Naturalisasi Sungai Tak Capai Target

Foto | Senin, 06 Januari 2020 | 07:26 WIB

Anies Akui 65 RW di Jakarta Masih Kebanjiran

Anies Akui 65 RW di Jakarta Masih Kebanjiran

News | Minggu, 05 Januari 2020 | 00:55 WIB

Sempat Jebol Era Jokowi, Anies: Tanggul Latuharhari Mulai Ada Rembesan

Sempat Jebol Era Jokowi, Anies: Tanggul Latuharhari Mulai Ada Rembesan

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 22:33 WIB

Sebut Banjir Urusan Pusat, Politisi Hanura: Anies Tunjukkan Gagal Pahami UU

Sebut Banjir Urusan Pusat, Politisi Hanura: Anies Tunjukkan Gagal Pahami UU

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 21:38 WIB

SMAN 8 Terendam Banjir, Anies Targetkan Hari Senin Siswa Sudah Bersekolah

SMAN 8 Terendam Banjir, Anies Targetkan Hari Senin Siswa Sudah Bersekolah

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 21:23 WIB

Pengungsi Banjir di Halte TransJakarta: Pak Anies Datang Dong, Bawa Kasur

Pengungsi Banjir di Halte TransJakarta: Pak Anies Datang Dong, Bawa Kasur

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 20:46 WIB

TGUPP soal Banjir Kiriman: Bukan Tugas Anies Bos, Jokowi dan Menterinya

TGUPP soal Banjir Kiriman: Bukan Tugas Anies Bos, Jokowi dan Menterinya

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 18:07 WIB

Klaim Kerjakan Naturalisasi di Dua Sungai, Pemprov DKI: Baru Sebagian

Klaim Kerjakan Naturalisasi di Dua Sungai, Pemprov DKI: Baru Sebagian

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 15:54 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:07 WIB

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:05 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:40 WIB

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

×