Megawati Dapat Doktor Kehormatan Kemanusiaan dari Universitas Soka Tokyo

Pebriansyah Ariefana

Senin, 06 Januari 2020 | 13:22 WIB
Megawati Dapat Doktor Kehormatan Kemanusiaan dari Universitas Soka Tokyo
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kiri) bergegas usai nonton bareng film 'Nagabonar Reborn' di Plaza Senayan XXI, Jakarta Selatan, Senin (25/11). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri akan menerima gelar doktor honoris causa dari Universitas Soka di Tokyo, Jepang.

Sebelumnya, Megawati telah menerima delapan gelar doktor honoris causa dari perguruan tinggi ternama dalam negeri maupun mancanegara. Gelar doktor honoris causa pertama untuk Megawati dari Universitas Waseda Tokyo, Jepang pada bulan September 2001.

"Soka University Tokyo akan menganugerahkan gelar doktor honoris causa bidang kemanusiaan untuk Ibu Megawati," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (6/1/2020).

Menurut Hasto, upacara penganugerahan atau conferment ceremony gelar doktor honoris causa dari Soka University untuk Megawati akan dilaksanakan di Tokyo pada hari Rabu (8/1/2020). Selanjutnya, presiden kelima RI itu memperoleh gelar doktor honoris causa dari Moscow State Institute of International Relations (MGIMO) Rusia pada tanggal 22 April 2003.

Perguruan tinggi bergengsi di negeri bekas Uni Soviet itu memberikan gelar doktor honoris causa bidang politik untuk Megawati.

Adapun gelar doktor honoris causa ketiga untuk Megawati datang dari Korea Maritime and Ocean University , Busan, Korea Selatan pada tanggal 19 Oktober 2015. Universitas ternama di Negeri Gingseng itu menganugerahkan gelar doktor honoris causa bidang politik kepada putri Proklamator RI Bung Karno tersebut.

Berikutnya, pada tanggal 25 Mei 2016, Megawati menerima gelar doktor honoris causa bidang politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Pada tanggal 27 September 2017, Universitas Negeri Padang (UNP) juga menganugerahi Megawati dengan gelar doktor honoris causa bidang pendidikan politik.

Selanjutnya, pada tanggal 16 November 2017, Megawati juga menerima gelar doktor honoris causa dari Mokpo National University, Korsel. Universitas yang didirikan pada tahun 1946 itu memberikan gelar doktor honoris causa bidang demokrasi ekonomi bagi tokoh perempuan yang memimpin RI selama periode 23 Juli 2001 sampai dengan 20 Oktober 2004.

Pada tanggal 8 Maret 2018, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) juga memberikan gelar doktor honoris causa untuk Megawati. Lagi-lagi, perempuan kelahiran 1947 yang berulang tahun setiap 23 Januari itu memperoleh gelar doktor honoris causa bidang politik dan pemerintahan.

baca juga

Selanjutnya, pada tanggal 5 November 2018, giliran Fujian Normal University (FNU) di Tiongkok yang menganugerahkan gelar doktor honoris causa untuk Megawati. Perguruan tinggi yang sudah berusia lebih dari seabad itu menganugerahi Megawati dengan gelar doktor honoris causa bidang diplomasi ekonomi.

Menurut Hasto, gelar doktor honoris causa dari Soka University nanti akan menjadi yang kesembilan bagi Megawati.

"Ini adalah pengakuan untuk Ibu Ketua Umum dari dunia internasional, lebih khusus lagi dari perguruan tinggi di mancanegara," ucap Hasto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Buka Peluang Panggil Putra Megawati ke Sidang Suap Impor Bawang Putih

KPK Buka Peluang Panggil Putra Megawati ke Sidang Suap Impor Bawang Putih

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 23:02 WIB

Kerap Dapat Petuah, Tjahjo Anggap Taufik Kiemas Orang Tua Sekaligus Guru

Kerap Dapat Petuah, Tjahjo Anggap Taufik Kiemas Orang Tua Sekaligus Guru

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 16:58 WIB

Wartawan Dilarang Liput Tahlilan Taufiq Kiemas, Kenapa?

Wartawan Dilarang Liput Tahlilan Taufiq Kiemas, Kenapa?

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 13:18 WIB

PDIP Gelar Tahlilan Taufiq Kiemas, Megawati Tidak Hadir karena di Jepang

PDIP Gelar Tahlilan Taufiq Kiemas, Megawati Tidak Hadir karena di Jepang

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 13:14 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×