Dinilai Tak Sigap soal Banjir, DPRD: Anies Jangan Ngeles Melulu Kayak Bajaj

Reza Gunadha

Kamis, 09 Januari 2020 | 18:20 WIB
Dinilai Tak Sigap soal Banjir, DPRD: Anies Jangan Ngeles Melulu Kayak Bajaj
Gubernur Anies Baswedan saat bertemu korban banjir Jakarta di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Guernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikritik sebagai sosok yang kurang sigap saat menangani banjir Jakarta bila dibandingkan pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Misalnya, dua bulan sebelum musim hujan, Ahok sudah mulai bekerja mengeruk waduk, mengawasi pompa,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco, Kamis (9/1/2020).

Ia mengatakan, kerja seperti itu tak berlanjut saat Anies menggantikan Ahok menjadi gubernur. “Sekarang ini tidak ada persiapan. Pompa di mana-mana mati.”

Baco mengatakan, DPRD sudah meninjau lokasi banjir pada hari Selasa (7/1). Menurut penilaian mereka, dampak banjir terbilang besar.

Ia mengatakan, salah satu lokasi banjir yang dikunjungi anggota DPRD adalah Semanan, Jakarta Barat. Pada daerah itu, air banjir masih tergenang hingga hari keenam setelah tanggal 1 Januari.

“Di sana, ada ketua lingkungan mengatakan pompa air rusak dan sudah 6 bulan tidak diperbaiki,” kata dia.

Tak hanya itu, Baco menilai kinerja PPSU alias pasukan oranye pada masa kepemimpinan Anies melempem.

Karenanya, Baco menegaskan Anies harus bersikap jantan mengakui kelalainnya sehingga menyebabkan dampak banjir begitu besar.

 “Anies jangan kuping tipis, ngeles melulu kayak bajaj,” kata dia.

baca juga

Ia menuturkan, 6 fraksi di DPRD DKI bersepakat membentuk panitia khusus banjir. Pansus itu digunakan untuk mengumpulkan data, penyebab, dan solusi mengatasi banjir ibu kota.

Baco berharap, pansus tersebut tidak diartikulasikan sebagai langkah DPRD guna menjatuhkan Anies.

“Pansus itu justru inisiatif dewan untuk membantu gubernur mencari data, penyebab banjir, dan sulis. Ya kan mau sampai kapan Jakarta banjir terus?”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Reaksi Gerindra soal Pansus Banjir: Enggak Mau Gabung lah, Lebay

Reaksi Gerindra soal Pansus Banjir: Enggak Mau Gabung lah, Lebay

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 16:40 WIB

Pasca Banjir, Layanan Air Bersih di Jakarta Terganggu sampai Sabtu

Pasca Banjir, Layanan Air Bersih di Jakarta Terganggu sampai Sabtu

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 15:01 WIB

Yang Tersisa Dari Pasar Cipulir Pasca Banjir

Yang Tersisa Dari Pasar Cipulir Pasca Banjir

Video | Kamis, 09 Januari 2020 | 14:57 WIB

Fahira Idris Sindir Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri

Fahira Idris Sindir Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 10:48 WIB

Cegah Kerugian Lebih Besar, Ini Tips Tangani Mobil Terkena Banjir

Cegah Kerugian Lebih Besar, Ini Tips Tangani Mobil Terkena Banjir

Otomotif | Kamis, 09 Januari 2020 | 10:05 WIB

Menteri PUPR Sebut Tak Ada Beda Naturalisasi atau Normalisasi Sungai

Menteri PUPR Sebut Tak Ada Beda Naturalisasi atau Normalisasi Sungai

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 09:48 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×