Prabowo Mulai Petakan Kebutuhan Senjata dan Alutsista Tahun 2020

Pebriansyah Ariefana | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2020 | 11:26 WIB
Prabowo Mulai Petakan Kebutuhan Senjata dan Alutsista Tahun 2020
Menhan Prabowo Subianto dalam Upacara Penghormatan Militer di halaman kantor Kementerian Pertahanan Prancis, Senin (13/1/2020). [Dok. KBRI Paris]

Suara.com - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Sakti Wahyu Trenggono membuka Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan (Rapim Kemhan) Tahun 2020 di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020). Rapim Kemhan sedianya digelar sejak hari ini hingga Kamis (23/1/2020) besok.

Wahyu menuturkan kegiatan Rapim Kemhan 2020 diselenggarakan dalam rangka menyampaikan Kebijakan Menteri Pertahanan RI yang dijadikan pedoman dalam penyelenggaraan pertahanan negara tahun 2020. Adapun, Wahyu menyampaikan dalam Rapim Kemhan kali ini pihaknya mengusung tema 'Pertahanan Semesta yang Kuat, Menjamin Kelangsungan Hidup NKRI'.l

"Rapim Kemhan kali ini juga menjadi sangat penting dan strategis, karena merupakan Rapim pertama pada periode pemerintahan ini. Selain itu, poin penting lainnya adalah bahwa program kerja yang disusun harus sinergi dengan tujuan strategis yang tercantum dalam Kebijakan Umum Pertahanan Negara (Jakum Haneg) Tahun 2020-2024," kata Wahyu lewat keterengan resmi yang diterima Suara.com, Rabu (22/1/2020).

Wahyu pun menyampaikan bahwa tahun 2020 merupakan tahun krusial ditinjau dari aspek strategi dan kebijakan pertahanan negara. Sebab, kata dia, di tahun ini akan berlangsung penyusunan berbagai kebijakan strategis bidang pertahanan negara, mengingat tahun ini merupakan awal tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Terkait hal itu, Wahyu pun mengingatkan pentingnya koordinasi dan sinergitas antara satuan kerja Kemhan dengan kementerian dan lembaga terkait. Hal itu guna memastikan bahwa pertahanan negara dalam kondisi terbaik sesuai dengan lingkungan strategis dan analisis ancaman.

"Kemhan selalu berupaya untuk mengembangkan industri pertahanan dalam negeri guna memenuhi kebutuhan alutsista TNI dan menunjang kemandirian industri pertahanan. Kebijakan ini sejalan dengan visi Bapak Presiden RI dengan kebijakan pembangunan teknologi dan industri pertahanan," katanya.

Lebih lanjut, Wahyu pun menyampaikan bahwa pengembangan industri pertahanan dalam negeri berpeluang diarahkan untuk mendukung kebutuhan postur pertahanan militer. Wahyu pun berkeyakinan jika semua kebutuhan tersebut dapat dipenuhi oleh industri pertahanan, maka selanjutnya dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan sipil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Ingin Ketemu Prabowo, Tawarkan Kerja Sama bidang Pertahanan

Iran Ingin Ketemu Prabowo, Tawarkan Kerja Sama bidang Pertahanan

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 14:06 WIB

Usut Kerugian Jiwasraya, Menhan Prabowo Bentuk Tim Investigasi

Usut Kerugian Jiwasraya, Menhan Prabowo Bentuk Tim Investigasi

News | Senin, 20 Januari 2020 | 20:18 WIB

Dikritik PKS Suka ke Luar Negeri, Prabowo: Memang Kami Butuh Keliling

Dikritik PKS Suka ke Luar Negeri, Prabowo: Memang Kami Butuh Keliling

News | Senin, 20 Januari 2020 | 18:27 WIB

Diteken Prabowo dan Presiden PKS, 2 Nama Cawagub Ini Disetor ke Anies Besok

Diteken Prabowo dan Presiden PKS, 2 Nama Cawagub Ini Disetor ke Anies Besok

News | Senin, 20 Januari 2020 | 17:12 WIB

Terkini

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:30 WIB

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:17 WIB

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:11 WIB

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:00 WIB