Dirut TransJakarta: Anies Bapak Transportasi Jakarta, Sutiyoso Bapak Busway

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih
Dirut TransJakarta: Anies Bapak Transportasi Jakarta, Sutiyoso Bapak Busway
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan saat peresmian pencanangan Groundbreaking Halte Transjakarta Centrale Stitching Wederoupbouw (CSW) di stasiun MRT Asean, Jakarta Selatan, Rabu (22/01). [Suara.com/Alfian Winanto]

Setuju?

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinobatkan sebagai bapak transportasi Jakarta. Sementara mantan Gubernur Sutiyoso sebagai bapak busway.

Anies baru saja mencanangkan fasilitas transit untuk mengintegrasikan halte TransJakarta koridor 1 dan 13 dengan stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Asean. Program ini dianggap memiliki capaian tersendiri dalam pengelolaan transportasi di Jakarta.

Direktur Utama (Dirut) TransJakarta, Agung Wicaksono mengatakan Integrasi transportasi publik merupakan visi Anies sejak awal menjabat. Karena program menghubungkan antara moda transportasi sudah mulai berjalan, ia menyebut Anies sebagai bapak integrasi transportasi.

"Terwujud integrasi di stasiun ini atas solusi, atas visi pak Gubernur Anies Bawedan yang akan menjadi bapak integrasi transportasi di Jakarta," ujar Agung saat ground breaking transit Cakra Selaras Wahana di stasiun MRT, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2020).

Agung menyebut perkembangan transportasi di Jakarta sudah dimulai sejak era Gubernur Sutiyoso. 16 tahun lalu, Sutiyoso membuat sarana transportasi TransJakarta.

"Yang lebih penting di 16 tahun usia TJ yang didirikan Sutiyoso selaku bapak busway, orang sebutnya. Insya Allah Agustus 2020 akan kami upayakan," jelasnya.

Menurutnya dengan pembangunan sarana transit di lokasi ini, maka pengguna transportasi umum akan bertambah. Sebab, akses antara pelanggan MRT dan TJ disebutnya akan semakin mudah.

"Insya Allah hari ini nantinya 30,000 pelanggan TJ koridor 13 akan punya akses langsung ke MRT," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun sarana transit untuk mengintegrasikan Moda Raya Terpadu (MRT) dan TransJakarta. Sarana yang dihubungkan adalah stasiun MRT Asean, halte TransJakarta CSW, dan halte TJ koridor 1 kawasan Kebayoran Baru.

Fasilitas transit ini bernama Cakra Selaras Wahana. Nantinya halte TransJakarta CSW yang berada di atas stasiun MRT dan halte TJ koridor 1 akan bisa diakses dengan mudah karena sarana diintegrasikan.

Dalam konsepnya, fasilitas integrasi ini bertujuan memberi kenyamanan pada pengguna transportasi publik. Pasalnya akan disediakan area komersial (resto, coffe shop, dan lainnya), toilet, Musholla, akses difabel berupa lift, dan akses eskalator untuk umum. Rencananya, pembangunan fasilitas ini akan dibangun pada akhir Januari dan selesai pada Juli 2020. Masyrakat nantinya bisa menggunakannya pada Agustus mendatang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS