Stasiun MRT Asean Akan Terintegrasi dengan Halte TransJakarta CSW Blok M

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 22 Januari 2020 | 11:17 WIB
Stasiun MRT Asean Akan Terintegrasi dengan Halte TransJakarta CSW Blok M
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Direktur Utama PT Transjakarta yang berjabat tangan saat peresmian pencanangan Groundbreaking Halte Transjakarta Centrale Stitching Wederoupbouw (CSW) di stasiun MRT Asean, Jakarta Selatan, Rabu (22/01). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun sarana transit untuk mengintegrasikan Moda Raya Terpadu (MRT) dan TransJakarta. Sarana yang dihubungkan adalah stasiun MRT Asean, halte TransJakarta CSW, dan halte TJ koridor 1 kawasan Kebayoran Baru.

Fasilitas transit ini bernama Cakra Selaras Wahana. Nantinya halte TransJakarta CSW yang berada di atas stasiun MRT dan halte TJ koridor 1 akan bisa diakses dengan mudah karena sarana diintegrasikan.

Dalam konsepnya, fasilitas integrasi ini bertujuan memberi kenyamanan pada pengguna transportasi publik. Pasalnya akan disediakan area komersial (resto, coffe shop, dan lainnya), toilet, Musholla, akses difabel berupa lift, dan akses eskalator untuk umum.

Rencananya, pembangunan fasilitas ini akan dibangun pada akhir Januari dan selesai pada Juli 2020. Masyrakat nantinya bisa menggunakannya pada Agustus mendatang.

Untuk menyatakan pembangunan akan dimulai, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Dirut TJ Agung Wicaksono dan Dirut MRT William Sabandar melakukan pencanangan atau ground breaking.

Pembangunan fasilitas integrasi MRT Asean CSW dengan Stasiun Halte TransJakarta secara resmi dicanangkan," ujar Anies di stasiun MRT Asean, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

Anies menyatakan pembangunan fasilitas ini akan mengubah pola pikir masyarakat bahwa pembangunan fasilitas transportasi harus terintegrasi. Menurutnya kendaraan umum bukan hanya terdiri dari satu moda saja, melainkan banyak angkutan.

"Naik Transjakarta bisa pindah ke MRT, bisa pindah ke KRL, bisa pindah ke mana saja. Sehingga, yang namanya transportasi publik itu satu kesatuan," jelas Anies.

William Sabandar menjelaskan perkembangan pembangunan jembatan penghubung dengan panjang 145 meter saat ini telah selesai 66 persen. Direncanakan sarana ini akan terbuka untuk publik dan mulai beroperasi pada 10 April 2020.

baca juga

“Ke depannya, jembatan penghubung ini akan berfungsi sebagai akses baru untuk keluar - masuk di Stasiun MRT ASEAN dari sisi barat serta sebagai titik interkoneksi dengan Transjakarta Koridor 13," tutur William.

Sementara Agung Wicaksono mengatakan, fasilitas integrasi ini nantinya akan berfungsi sebagai pumpunan moda (transfer hub) yang akan menghubungkan dua moda transportasi massal utama Jakarta, yaitu jaringan TransJakarta dan MRT Jakarta.

J“Fungsi utamanya adalah jembatan penghubung yang kami sebut sebagai ‘Cakra’ yang akan menghubungkan Moda Raya Terpadu dan bus TransJakarta,” pungkas Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Groundbreaking Integrasi Halte Transjakarta dan MRT Asean

Groundbreaking Integrasi Halte Transjakarta dan MRT Asean

Foto | Rabu, 22 Januari 2020 | 11:05 WIB

Laporan Dicabut, Polisi Setop Usut Perkara Diksi Pribumi Anies Baswedan

Laporan Dicabut, Polisi Setop Usut Perkara Diksi Pribumi Anies Baswedan

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 19:25 WIB

Diperintah Prabowo Jadi Cawagub DKI, Riza Patria Siap Tinggalkan Kursi DPR

Diperintah Prabowo Jadi Cawagub DKI, Riza Patria Siap Tinggalkan Kursi DPR

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 18:20 WIB

Sambangi Kantor Anies, PKS dan Gerindra Serahkan Dua Nama Cawagub

Sambangi Kantor Anies, PKS dan Gerindra Serahkan Dua Nama Cawagub

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 14:01 WIB

Jack Lapian Cabut Laporan Polisi soal Pemakaian Kata Pribumi oleh Anies

Jack Lapian Cabut Laporan Polisi soal Pemakaian Kata Pribumi oleh Anies

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 13:28 WIB

Terkini

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:10 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:05 WIB

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:04 WIB

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:00 WIB

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

YLBHI Catat 172 Kasus Kriminalisasi, 1.122 Warga Jadi Korban Sepanjang 2019-2025

YLBHI Catat 172 Kasus Kriminalisasi, 1.122 Warga Jadi Korban Sepanjang 2019-2025

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

×