Gagal Ditemui, Warga Tanjung Priok Ancam Yasonna: 2x24 Jam Harus Minta Maaf

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2020 | 14:02 WIB
Gagal Ditemui, Warga Tanjung Priok Ancam Yasonna: 2x24 Jam Harus Minta Maaf
Demo warga Tanjung Priok. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Warga Tanjung Priok memberikan ultimatum kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly agar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka lantaran telah mendiskreditkan wilayah utara Jakarta itu sebagai lokasi miskin karena marak tindak kriminal.

Para pendemo ini memberikan waktu kepada Yasonna selama 2x24 jam untuk menarik ucapannya dan meminta maaf. 

Hal itu disampaikan setelah mereka gagal bertemu Yasonna lantaran tak sedang berada di kantor Kemenkumham, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Hari ini kami tadi tidak berhasil bertemu dengan dia (Yasonna), hanya di wakili dengan Kabid Humas dan jajarannya. Tidak ada dialog dalam pertemuan tadi," kata Koordinator Aksi, Kemal Abu Bakar di Kemenkumham, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

Koordinator aksi warga Tanjung Priok, Kemal Abu Bakar saat berdemo di kantor Kemenkumham. (Suara.com/Stephanus Aranditio).
Koordinator aksi warga Tanjung Priok, Kemal Abu Bakar saat berdemo di kantor Kemenkumham. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Awalnya, massa yang berjumlah ratusan orang itu melakukan demo di depan Kemenkumham. Sekitar pukul 12.30 WIB, 15 orang perwakilan massa dipersilahkan masuk ke Gedung Kemenkumham.

Namun mereka ternyata tidak diketemukan dengan Yasonna, mereka hanya bertemu dengan bagian Humas Kemenkumham sehingga pertemuan itu hanya berlangsung singkat tanpa dialog.

Menurutnya, jika selama 2x24 jam Yasonna tak mau meminta maaf, warga Tanjung Priok akan kembali berdemo dalam jumlah yang lebih banyak.

"Kami minta dan kami sudah sampaikan 2x24 jam pak menteri (Yasonna) harus minta maaf. Kalau misalnya tidak minta maaf ya kami akan eskalasikan lagi aksi kami yang lebih besar," katanya.

Menurut Kemal, stigmatisasi yang dilakukan Yasonna akan memberikan dampak negatif yang besar terhadap warga Tanjung Priok, contohnya sulit mencari lapangan pekerjaan.

"Hari ini di Priok ada pelabuhan internasional, kami punya kawasan industri, kami punya industri otomotif yang bertaraf internasional. Bahwa memang ada kemiskinan di kami, bahwa memang ada pengangguran di kami, tapi ini kami terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi warga agar bisa juga diserap dalam lapangan pekerjaan di sana," ucap Kemal.

Kemarahan ini bermula saat Yasonna berkunjung ke Lapas Narkotika Kelas IIA, Jatinegara, Jakarta pada Kamis (16/1/2020) lalu, Yasonna mengatakan kriminalitas muncul akibat dari kemiskinan.

Untuk menjelaskan itu, dia mencontohkan anak yang lahir dari Tanjung Priok akan lebih kriminil ketimbang anak Menteng.

"Yang membuat itu menjadi besar adalah penyakit sosial yang ada. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak terjadi di daerah-daerah miskin. Slum areas (daerah kumuh), bukan di Menteng. Anak-anak Menteng tidak, tapi coba pergi ke Tanjung Priok. Di situ ada kriminal, lahir dari kemiskinan," kata Yasonna di Lapas Narkotika Kelas IIA, Jatinegara, Jakarta pada Kamis (16/1/2020)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Priok Marah ke Yasonna: Kami Dimiskinkan Sistem Pemerintahan Anda

Warga Priok Marah ke Yasonna: Kami Dimiskinkan Sistem Pemerintahan Anda

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 13:27 WIB

Cewek Cantik Tanjung Priok Ajak Menkumham Yasonna Dangdutan

Cewek Cantik Tanjung Priok Ajak Menkumham Yasonna Dangdutan

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 13:18 WIB

Dituduh Menghina, Yasonna Bertemu 15 Warga Tanjung Priok

Dituduh Menghina, Yasonna Bertemu 15 Warga Tanjung Priok

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 13:12 WIB

Diguyur Hujan Deras di Kemenkumham, Massa: Warga Priok Gak Takut Air!

Diguyur Hujan Deras di Kemenkumham, Massa: Warga Priok Gak Takut Air!

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 12:41 WIB

Merasa Dihina, Warga Tanjung Priok Geruduk Kantor Menkumham Yasonna

Merasa Dihina, Warga Tanjung Priok Geruduk Kantor Menkumham Yasonna

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 11:09 WIB

Buntut Ucapan Kontrovesial, Menteri Yasonna akan Didemo Warga Tanjung Priok

Buntut Ucapan Kontrovesial, Menteri Yasonna akan Didemo Warga Tanjung Priok

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 06:25 WIB

Yasonna Laoly soal Pemindahan Lapas Kerobokan: Ada Pikiran Itu, Tapi Sulit

Yasonna Laoly soal Pemindahan Lapas Kerobokan: Ada Pikiran Itu, Tapi Sulit

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 16:13 WIB

Hadiri Konpers PDIP Soal OTT KPK, Yasonna: Saya Datang Berpakaian Partai

Hadiri Konpers PDIP Soal OTT KPK, Yasonna: Saya Datang Berpakaian Partai

Jogja | Jum'at, 17 Januari 2020 | 13:24 WIB

Semanggi I dan II Disebut Bukan Pelanggaran HAM Berat, Yasonna: Belum Tahu

Semanggi I dan II Disebut Bukan Pelanggaran HAM Berat, Yasonna: Belum Tahu

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 20:14 WIB

Sepakat Ubah Prolegnas Prioritas, DPR-Pemerintah Masukan RUU Bakamla

Sepakat Ubah Prolegnas Prioritas, DPR-Pemerintah Masukan RUU Bakamla

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 19:53 WIB

Terkini

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:45 WIB

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB