Dicopot TVRI karena Liga Inggris, Petisi Kembalikan Helmy Yahya Bergema

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2020 | 16:22 WIB
Dicopot TVRI karena Liga Inggris, Petisi Kembalikan Helmy Yahya Bergema
Helmy Yahya [Ferry Noviandi/Suara.com]

Suara.com - Pencopotan Helmy Yahya dari jabatan Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) ramai dibicarakan belakangan ini. Bersamaan dengan itu, muncul petisi dukungan untuk Helmy Yahya.

Petisi itu muncul di situs Change.org dalam tajuk "Selamatkan TVRI, kembalikan Helmy Yahya". Dari pantauan Suara.com, hingga Rabu (22/1/2020) puul 15.40 WIB, sebanyaka 2.180 orang telah menandatangi petisi tersebut.

Dalam keterangannya, sang pembuat petisi mengatakan pencopotan Helmy Yahya secara sewenang-wenang merupakan upaya untuk melemahkan TVRI.

"Perlakuan ini akan menguburkan mimpi Indonesia memiliki televisi publik yang besar , mandiri dan kuat . Kini TVRI membutuhkan dukungan dari pemimpin negara, legislatif, lembaga negara dan seluruh lapisan masyarakat. Mari selamatkan TVRI #savetvri," demikian narasi tersebut.

Senada dengan hal itu, warganet yang turut menandatangani petisi tersebut menyuarakan dukungan, berharap pencopotan Helmy Yahnya bisa dicabut.

"Saya mendukung supaya Bpk. Helmi Yahya tidak diberhentikan sebagai Dirut TVRI," tulis Abu Sulthan Derien.

"Pertahankan direksi yang sudah bekerja dengan baik..ganti dewan pengawasnya," kata Akadhita Bogo.

Petisi Selamatkan TVRI, kembalikan Helmy Yahya. (Change.org)
Petisi Selamatkan TVRI, kembalikan Helmy Yahya. (Change.org)

Untuk diketahui, Dewan Pengawas LPP TVRI mengungkapkan poin utama yang menjadi pertimbangan memecat Helmy Yahya sebagai direktur utama, yakni persoalan pembelian hak siar Liga Inggris yang terbilang mahal.

Dewas TVRI mengakui Helmy tidak mengajukan permintaan tertulis mengenai analisis untung rugi maupun negosiasi soal pembelian hak siar tersebut. Akibat pembelian itu, muncul sejumlah persoalan seperti terkendalanya jam tayang program dan gagal membayar gaji karyawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Koleksi Mobil Eks Dirut TVRI Helmy Yahya, Punya Mobil Klasik Legendaris

3 Koleksi Mobil Eks Dirut TVRI Helmy Yahya, Punya Mobil Klasik Legendaris

Otomotif | Rabu, 22 Januari 2020 | 09:56 WIB

Dewas: TVRI Diprotes karena Tayangkan Discovery Channel Ketimbang Banjir

Dewas: TVRI Diprotes karena Tayangkan Discovery Channel Ketimbang Banjir

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 22:31 WIB

Pecat Hemly Yahya, Dewas TVRI: Tayangan Liga Inggris Tidak Nasionalis

Pecat Hemly Yahya, Dewas TVRI: Tayangan Liga Inggris Tidak Nasionalis

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 22:15 WIB

Helmy Yahya Dipecat dari Dirut TVRI karena Pembelian Hak Siar Liga Inggris

Helmy Yahya Dipecat dari Dirut TVRI karena Pembelian Hak Siar Liga Inggris

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 19:14 WIB

Terkini

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:50 WIB

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

Ramai Polemik Blokir Komdigi: Magdalene dan Kritik Warganet Dibungkam?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:49 WIB

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

Menlu Iran Peringatkan Amerika Serikat Jangan Mau Jadi Pion Benjamin Netanyahu

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:45 WIB

KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan

KPI Dorong Perempuan Jadi Pengawas Kebijakan Publik, Bukan Sekadar Partisipan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:41 WIB

Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran

Skandal 'Foto Palsu' di Laporan JAKI Terbongkar, Dishub Jaksel Janji Evaluasi Integritas Jajaran

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:41 WIB

Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin

Iran Ancam Hancurkan Kapal yang Lewati Selat Hormuz Tanpa Izin

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:40 WIB

PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata

PBB Kutuk Serangan Israel di Lebanon yang Tewaskan Warga Sipil, Risiko Gagalkan Gencatan Senjata

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:28 WIB

Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!

Jakarta Lancar Berkat ASN WFH, Tapi Kenapa Slipi-Semanggi Tetap Padat? Ini Penyebabnya Kata Polisi!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:22 WIB

Riset: Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Ketahanan Iklim

Riset: Perempuan Jadi Garda Terdepan Jaga Hutan dan Ketahanan Iklim

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:22 WIB

Blokade Selat Hormuz Masuki Fase Baru Usai Mojtaba Khamenei Muncul

Blokade Selat Hormuz Masuki Fase Baru Usai Mojtaba Khamenei Muncul

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:22 WIB