Menteri Yasonna dan Selubung Skenario Pelarian Harun Masiku

Chandra Iswinarno, Erick Tanjung

Kamis, 23 Januari 2020 | 16:53 WIB
Menteri Yasonna dan Selubung Skenario Pelarian Harun Masiku
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly akhirnya meminta maaf kepada warga Tanjung Priok, Rabu (22/1/2020). [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Kejanggalan demi kejanggalan keberadaan Caleg PDI Perjuangan Harun Masiku yang ditetapkan menjadi tersangka suap terhadap Wahyu Setiawan, mantan Komisiaris KPU, dalam PAW DPR perlahan terungkap. Kecurigaan pun semakin terkuak lebar, saat Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM 'melawan' pernyataan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengenai keberadaan Harun Masiku di Singapura saat OTT KPK terhadap Wahyu terjadi.

PELARIAN KADER PDI PERJUANGAN HARUN MASIKU menarik perhatian publik. Harun yang telah ditetapkan menjadi tersangka kasus suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan terkait penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI menghilang.

Keberadaannya yang misterius memunculkan banyak kejanggalan. Bahkan keberadaan buronan Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) terkesan seperti ada yang disembunyikan.

Kecurigaan tersebut makin nampak, saat Ketua KPK Firli Bahuri dan Menkum HAM Yasonna Laoly kompak menyebut Harun berada di luar negeri saat operasi tangkap tangan (OTT) Wahyu Setiawan.

Dalam kesempatan yang disampaikan Firli kepada awak media, Harun disebut-sebut terbang ke Singapura dua hari sebelum KPK melakukan OTT terhadap Wahyu, yakni pada 6 Januari 2020.

Informasi terbangnya Harun ke Singapura didapat KPK dari laporan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Sebagai tindakan lanjutan, KPK kemudian menetapkan Harun sebagai buronan lembaga antirasuah tersebut. Senada dengan Firli, Yasonna juga menyatakan Harun berada di luar negeri.

“Kita tunggu saja dia datang. Kita serahkan kepada KPK untuk mengejarnya,” kata Yasonna, Kamis Pekan lalu.

Meski begitu diyakini Yasonna, keberadaan politikus PDI Perjuangan itu tetap menjadi teka-teki selepas ditetapkannya sebagai buron KPK. Dari penelusuran Tempo, Harun memang pergi ke Singapura pada 6 Januari 2020 silam menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Namun tanggal 7 Januari 2020, ia telah kembali ke tanah air menggunakan maskapai Batik Air. Waktu kembalinya Harun sendiri bertepatan sehari sebelum Wahyu ditangkap KPK.

Bukti kembalinya Harun dari Singapura pun tertuang dalam manifes penerbangan yang menemukan nama Harun duduk di kursi nomor 3C, menggunakan tiket kelas Charlie.

baca juga

Penelusuran yang dilakukan Tempo tak berhenti sampai di situ. Mulai dari bandara, apartemen, hingga kediaman Harun di Gowa, Sulawesi Selatan juga dilakukan.

Dugaan Harun telah kembali ke tanah air diperkuat dengan rekaman CCTV bandara yang beredar. Dalam potongan video CCTV tersebut, terlihat rombongan penumpang pesawat yang baru saja mendarat menuju pintu keluar.

Pada paling akhir rekaman terlihat sosok pria berambut tipis dan berkacamata mengenakan sweater biru tengah menenteng tas belanja. Sosok itulah yang kemudian disebut-sebut sebagai Harun Masiku. Tentunya, beredarnya rekaman video tersebut membuat publik semakin bertanya-tanya. Apalagi fakta tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Yasonna yang menyebut Harun masih berada di luar negeri saat penyidik KPK mencokok Wahyu.

Pernyataan ‘blunder’ Yasonna menuai sorotan dari Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon. Melalui jejaring Twitter dalam akun pribadinya, Jansen menyindir Yasonna Laolly yang dinilai melontarkan pernyataan kontras dengan Hilda, istri Harun Masiku.

Ia menyertakan artikel tentang pengakuan Hilda. Dalam artikel tersebut, Hilda menjelaskan kalau suaminya sudah berada di Indonesia pada tanggal 7 Januari 2020.

"Hallo pak @LaolyYasonna sudah baca pernyataan istri Harun ini? Apa masih kukuh Harun ada di Luar Negeri ketika OTT?" cuit Jansen seperti dikutip Suara.com, Rabu (22/1/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Harun Masiku Menyerah, Tim Hukum PDIP: Jangan Ngendap Terus

Minta Harun Masiku Menyerah, Tim Hukum PDIP: Jangan Ngendap Terus

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 12:09 WIB

Jansen Prediksi Bakal Muncul Berita Harun Masiku Menyerahkan Diri

Jansen Prediksi Bakal Muncul Berita Harun Masiku Menyerahkan Diri

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 09:01 WIB

KPK Akui Sudah Tahu Posisi Harun Masiku, Tapi Masih Rahasia

KPK Akui Sudah Tahu Posisi Harun Masiku, Tapi Masih Rahasia

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 21:54 WIB

Alasan KPK Tak Merasa Dibohongi Ditjen Imigrasi soal Buronan Harun Masiku

Alasan KPK Tak Merasa Dibohongi Ditjen Imigrasi soal Buronan Harun Masiku

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 21:42 WIB

Harun Masiku Dikabarkan Sudah Tertangkap, Ini Kata Pimpinan KPK

Harun Masiku Dikabarkan Sudah Tertangkap, Ini Kata Pimpinan KPK

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 18:38 WIB

Komisi III Percaya Dirjen Imigrasi daripada Menteri Yasonna soal Harun

Komisi III Percaya Dirjen Imigrasi daripada Menteri Yasonna soal Harun

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 18:23 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×