Minta Harun Masiku Menyerah, Tim Hukum PDIP: Jangan Ngendap Terus

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 23 Januari 2020 | 12:09 WIB
Minta Harun Masiku Menyerah, Tim Hukum PDIP: Jangan Ngendap Terus
Harun Masiku. [dokumentasi demokrasi]

Suara.com - Caleg PDI Perjuangan Harun Masiku hingga kini masih buron, informasi mengenai keberadaannya juga masih simpang-siur. Terkait hal itu, Tim Kuasa Hukum DPP PDIP meminta agar Harun segera menyerahkan diri.

Diketahui, tersangka kasus suap Harun Masiku terdeteksi sudah kembali ke Indonesia sejak 7 Januari 2020, setelah sebelumnya pada 6 Januari Harun pergi ke Singapura.

Koordinator Tim Kuasa Hukum PDI Perjuangan, I Wayan Sudirta mengatakan, sebaiknya Harun Masiku tidak lagi terus mengendap dan bersembunyi untuk menghindari kasus hukumnya.

"Sikap kita jelas, tegas, dan berulang-ulang disampaikan. Sebaiknya Harun Masiku menyerahkan diri. Hadapilah proses hukum itu karena tidak mungkin mengendap terus menerus, hadapi dan itu peluang untuk menyampaikan pembelaan secara baik," ujar I Wayan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Sebelumnya, Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengakui adanya keterlambatan (delay time) dalam sistem mereka, sehingga pengungkapan keberadaan caleg PDIP yang menjadi buronan KPK Harun Masiku baru bisa diumumkan hari Rabu (22/1/2020).

Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang mengatakan, Harun Masiku pergi ke Singapura pada 6 Januari 2020 menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Harun pulang ke Indonesia pada 7 Januari 2020 menumpangi pesawat Batik Air, sekitar pukul 17.00 WIB. Sejak saat itu Harun dipastikan ada di tanah air.

"(Kembali) dengan menggunakan maskapai yang sama sama telah tersebar di pemberitaan menggunakan Batik Air dan tercatat pada tanggal 7, 2020, sekitar pukul 17.34 sore," kata Arvin saat konferensi pers di Kemenkumham, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

Data itu baru diumumkan Kemenkumham melalui jumpa pers hari ini atau 15 hari setelah Harun Masiku mendarat di Soetta karena delay time.

baca juga

Dia menerangkan, data perlintasan itu baru bisa didapatkan oleh Imigrasi beberapa hari setelah Harun masuk ke Indonesia karena adanya keterlambatan (delay time) dalam pemrosesan data perlintasan di Terminal 2 F Bandara Soeta, tempat Harun mendarat.

"Perintah untuk kami menyampaikan (konferensi pers) tuh hari ini. Terkait kapan kami peroleh, saya tidak bisa katakan," ucap Arvin.

Keterlambatan itu, lanjut Arvin masih didalami oleh petugas imigrasi dan pihak terkait. Biasanya hal itu disebabkan oleh kesalahan teknis di bandara seperti mati listrik atau akibat pembaruan sistem yang dilakukan Dirjen Imigrasi di terminal I dan II Soetta.

"Perangkat yang kami pergunakan masih agak lama, tapi kemarin per tanggal baru, dilakukan penambahan yang baru dan juga kami sedang mengadakan restrukrisasi SIMKIM (Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian). Itu perbaruan sistem dari versi 1 ke versi 2. Apakah ada hubungannya sedang dilakukan pendalaman," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi Masyarakat Sipil akan Laporkan Menkumham Yasonna Laoly ke KPK

Koalisi Masyarakat Sipil akan Laporkan Menkumham Yasonna Laoly ke KPK

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 10:24 WIB

Roy Suryo Beberkan Cara Mudah Cari Keberadaan Harun Masiku

Roy Suryo Beberkan Cara Mudah Cari Keberadaan Harun Masiku

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 09:47 WIB

Jansen Prediksi Bakal Muncul Berita Harun Masiku Menyerahkan Diri

Jansen Prediksi Bakal Muncul Berita Harun Masiku Menyerahkan Diri

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 09:01 WIB

Ade Armando Bikin Petisi Desak Presiden Jokowi Pecat Menteri Yasonna Laoly

Ade Armando Bikin Petisi Desak Presiden Jokowi Pecat Menteri Yasonna Laoly

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 22:17 WIB

KPK Akui Sudah Tahu Posisi Harun Masiku, Tapi Masih Rahasia

KPK Akui Sudah Tahu Posisi Harun Masiku, Tapi Masih Rahasia

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 21:54 WIB

Alasan KPK Tak Merasa Dibohongi Ditjen Imigrasi soal Buronan Harun Masiku

Alasan KPK Tak Merasa Dibohongi Ditjen Imigrasi soal Buronan Harun Masiku

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 21:42 WIB

Harun Masiku Dikabarkan Sudah Tertangkap, Ini Kata Pimpinan KPK

Harun Masiku Dikabarkan Sudah Tertangkap, Ini Kata Pimpinan KPK

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 18:38 WIB

Terkini

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Masih di Level Rp17.911

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:39 WIB

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Lahan Kering Gunungkidul Disulap Jadi Hutan Pangan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?

Bali | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

4 Zodiak Paling Hoki pada 6 Oktober 2026, Panen Keberuntungan Berlimpah

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Harga Minyak Dunia Turun, Tapi Masih Dibanderol USD100

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

Sampah Organik Menggunung di Jakarta Jadi Sarang Tikus dan Sebar Penyakit!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:24 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

IHSG Bertahan di Level 6.100 Pagi Ini, Cek Saham AADI

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

Malam Ini MK Bacakan Putusan soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

7 Cara Merawat Sepatu Kanvas Hitam agar Tidak Pudar Setelah Dicuci

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:05 WIB

×