Asosiasi Pedagang Pasar Minta Jokowi Buat RUU Tentang Pasar

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 23 Januari 2020 | 16:57 WIB
Asosiasi Pedagang Pasar Minta Jokowi Buat RUU Tentang Pasar
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (23/1/2020). (Suara.com/Ummi SAleh)

Suara.com - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (23/1/2020). Dalam pertemuan itu mereka membahas terkait revitalisasi pasar.

Ketua Umum APPSI Ferry Juliantono mengatakan revitalisasi pasar merupakan bagian dari janji Jokowi saat kampanye Pilpres 2019. APPSI kata dia, mendukung langkah pemerintah terkait revitalisasi pasar.

"Kami harus mendukung program revitalisasi pasar. Yang kami sampaikan juga selain sukses di proses pembangunannya secara fisik, tapi juga revitalisasi pasar itu juga memenuhi prinsip dan kaidah-kaidah pengelolaan baik dari sisi kebersihan, listriknya, ada juga beberapa prinsip-prinsip yang sesuai standar SNI," ujar Ferry di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Dalam pertemuan tersebut, Ferry juga menyampaikan kepada Jokowi bahwa keberadaan pasar tidak cukup hanya diantur melalui Perpres dan Permendag. Ia menilai harus ada UU khusus.

"Kami merasa itu kurang cukup, oleh karena itu kami bisa mewacanakan untuk membuat Rancangan UU tentang pasar," kata dia.

Lebih lanjut, Ferry mengatakan Jokowi sempat menyarankan agar pedagang juga melakukan penggunaan pasar online atau digitalisasi pasar.

Bahkan kata Ferry, Jokowi meminta agar tidak ragu untuk menggunakan aplikasi online untuk menjual barang-barang pasar, sehingga bisa melayani masyarakat melalui online.

"Jadi masyarakat bisa datang ke pasar juga bisa kita layani kita ngirim barangnya ke rumah-rumah. Itu salah satu usulan yang kami terima dengan baik dari presiden," kata Ferry.

Selain itu, Ferry menuturkan digitalisasi pasar akan diterapkan disekitar 2.600 atau 20 persen dari total jumlah pasar di seluruh Indonesia yang mencapai 13.000 pasar.

baca juga

Adapun digitalisasi pasar sudah diterapkan di DKI Jakarta menggunakan aplikasi Digipas (digital pasar).

"Jakarta sudah kami lakukan untuk digitalisasi atau cashless activity maupun collecting," ucap dia.

Karena itu pihaknya menerima tantangan untuk mendigitalkan pasar di seluruh Indonesia

Sementara itu Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan digitalisasi pasar merupakan bentuk meningkatkan daya saing khususnya pasar tradisional serta penyesuaian perkembangan zaman.

"Digitalisasi pembayaran yang cashless bisa membuat pasar ini semakin terproteksi dan bisa bersaing dengan pasar modern seperti pasar ritel saat ini," kata Jerry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cucu Ketiga Jokowi Lahir, Pedagang Pasar di Solo Gelar Syukuran

Cucu Ketiga Jokowi Lahir, Pedagang Pasar di Solo Gelar Syukuran

Jawa Tengah | Sabtu, 16 November 2019 | 13:35 WIB

Jokowi Janji Rehabilitasi Pasar Bekas Kerusuhan Wamena Rampung Pekan Depan

Jokowi Janji Rehabilitasi Pasar Bekas Kerusuhan Wamena Rampung Pekan Depan

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 12:25 WIB

Jokowi ke Erick Thohir: Bangun BUMN, Ekspansi ke Pasar Global

Jokowi ke Erick Thohir: Bangun BUMN, Ekspansi ke Pasar Global

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:21 WIB

Ini Harapan Pelaku Pasar Modal di Kabinet Jokowi Periode Kedua

Ini Harapan Pelaku Pasar Modal di Kabinet Jokowi Periode Kedua

Bisnis | Selasa, 15 Oktober 2019 | 14:51 WIB

Terkini

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

×