70 Kontainer Sampah Ditemukan di Tanjung Priok, Dedi Mulyadi Gebrak Meja

Iwan Supriyatna, Rifan Aditya

Jum'at, 24 Januari 2020 | 10:46 WIB
70 Kontainer Sampah Ditemukan di Tanjung Priok, Dedi Mulyadi Gebrak Meja
Ilustrasi sampah plastik di laut. (Shutterstock)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi melakukan sidak di Pelabuhan Tanjung Priok dan menemukan 70 kontainer sampah. Bahkan masih akan bertambah lagi seribu kontainer lebih.

Penemuan sampah impor dalam kontainer ini dibagikan oleh Dedi melalui unggahan di akun Instagram resminya @dedimulyadi71 pada Kamis (23/1/2020).

"Sidak Kontainer Sampah. Saya bersama para anggota Komisi IV DPR RI melakukan kegiatan inspeksi di kawasan berikat Pelabuhan Tanjung Priok," tulis Dedi seperti dikutip Suara.com, Jumat (24/1/2020).

"Ini kami lakukan atas informasi tentang keberadaan sampah impor dalam kontainer," Dedi menambahkan.

Menurut penjelasannya, seluruh kontainer ini merupakan milik PT New Harvestindo Internasional dan PT Advanve Recycle Teknologi.

70 kontainer sampah ditemukan di Tanjung Priok (instagram/@dedimulyadi71)
70 kontainer sampah ditemukan di Tanjung Priok (instagram/@dedimulyadi71)

"Setelah kami sampai di lokasi, ternyata benar terdapat 70 kontainer sampah di Tanjung Priok dan akan bertambah lagi sebanyak 1.015 kontainer, masih berisi sampah. Jumlah tambahan itu akan masuk melalui seluruh pelabuhan di Indonesia," kata Dedi.

Importir berpendapat bahwa sampah tersebut diimpor untuk kepentingan bahan baku biji plastik. Mereka mengklaim bahwa impor ini telah sesuai dalam peraturan Menteri Perdagangan.

Padahal dalam peraturan tersebut ditegaskan bahwa bahan baku yang diimpor haruslah bersih dari limbah berbahaya dan bukan sampah yang diambil dari landfill.

"Hampir terjadi ketegangan antara kami para anggota Komisi IV DPR RI dan petugas Sucofindo selaku surveyor impor sampah tersebut," ungkap Dedi.

baca juga

Perdebatan antara Dedi dengan seorang petugas Sucofindo terlihat dalam video yang dibagikan.

"Yang tadi menurut bapak sampah atau bukan," tanya Dedi kepada perwakilan Sucofindo.

Petugas Sucofindo selaku surveyor impor sampah tersebut berkelit bahwa ini merupakan bahan baku biji plastik. Ia beralasan bahwa secara administrasi ini merupakan bahan baku yang bisa diproses menjadi biji plastik.

Pernyataan petugas Sucofindo yang berbelit-belit membuat Dedi marah dan menggebrak meja.

"Tadi kata-kata bapak bahan baku, ini bahan baku apa? Begini aja bapak enggak usah muter-muter itu administratif kita paham, ini sesuai enggak dengan Permendag?" tanya mantan Bupati Purwakarta lalu menunjukkan sampel sampah yang diambil dari dalam kontainer.

Setelah Dedi menegur dengan keras, akhirnya diakui bahwa barang impor tersebut adalah sampah, bukan bahan baku.

"Terus terang saja, saya merasa miris dengan hasil temuan ini karena sampah ini bisa lolos dan dianggap aman melalui jalur hijau. Hari ini kita sedang mengalami problem penanganan sampah di berbagai tempat, kok masih ada perusahaan pengimpor sampah dari luar negeri?" ungkap Dedi.

Menurut Dedi, untuk sekedar bahan baku biji plastik, para pemulung dan pengepul di Indonesia bisa mengumpulkan banyak sampah sehingga tidak perlu perusahaan mengimpor.

"Jika ditinjau dari persfektif pergaulan antar negara, fenomena ini sama saja dengan menganggap Indonesia sebagai tempat sampah dunia," tutup Dedi.

Video yang dibagikan Dedi telah disaksikan lebih dari 47 ribu kali. Terdapat 636 komentar hingga Jumat (24/1/2020) siang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Kriminalitas di Priok Tak Seperti yang Dibayangkan Sang Menteri

Ketika Kriminalitas di Priok Tak Seperti yang Dibayangkan Sang Menteri

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 17:55 WIB

Minta Maaf, Crazy Rich Tanjung Priok: Masalah Yasonna Sudah Selesai

Minta Maaf, Crazy Rich Tanjung Priok: Masalah Yasonna Sudah Selesai

News | Kamis, 23 Januari 2020 | 14:05 WIB

Menkumham Yasonna Laoly Minta Maaf ke Warga Tanjung Priok

Menkumham Yasonna Laoly Minta Maaf ke Warga Tanjung Priok

Foto | Kamis, 23 Januari 2020 | 06:58 WIB

Tersinggung soal Tanjung Priok, Bebizie Ikut Demo Menteri Yasona

Tersinggung soal Tanjung Priok, Bebizie Ikut Demo Menteri Yasona

Entertainment | Rabu, 22 Januari 2020 | 20:15 WIB

Janji Sowan ke Tokoh Tanjung Priok Usai Minta Maaf, Yasonna: Cari Waktu Pas

Janji Sowan ke Tokoh Tanjung Priok Usai Minta Maaf, Yasonna: Cari Waktu Pas

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 20:06 WIB

Meski Minta Maaf, Yasonna Curiga Ucapannya Dipelintir soal Tanjung Priok

Meski Minta Maaf, Yasonna Curiga Ucapannya Dipelintir soal Tanjung Priok

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 19:47 WIB

Terkini

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Ekonomi Vietnam Bakal jadi Raja di ASEAN, Indonesia Terancam Turun Kasta

Ekonomi Vietnam Bakal jadi Raja di ASEAN, Indonesia Terancam Turun Kasta

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308

Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:58 WIB

×