Majukan Sektor Pertanian, Mendagri : Pemerintah harus Punya Grand Design

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 27 Januari 2020 | 14:03 WIB
Majukan Sektor Pertanian, Mendagri : Pemerintah harus Punya Grand Design
Mendagri menandatangani nota kesepahaman dengan Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok : Kemendagri).

Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Prof. H. Tito Karnavian, Ph.D., menekankan perlunya grand design untuk memajukan pertanian di Indonesia. Hal itu dikatakannya dalam Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian tahun 2020, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

"Indonesia saat ini, sedang berupaya keras melakukan transformasi ekonomi dari ekonomi berbasis ekstraksi sumber daya alam ke sektor berbasis jasa, industri manufaktur dan teknologi informasi. Dalam transformasi besar di atas, sektor pertanian tidak ditinggalkan. Memang tak bisa tinggal di belakang, dibanding sektor jasa modern dan lainnya," kata Mendagri, di hadapan 1400 peserta Rakernas.

Sektor pertanian masih merupakan domain utama penciptaan lapangan kerja di Indoenesia. Bahkan sektor pertanian sangat strategis karena menyangkut suplai kecukupan bahan pangan pokok seperti beras dan pangan. 

"Negara agraris tidak selalu identik sebagai negara tertinggal. Ini harus diyakini. Contohnya banyak, seperti New Zealand. Meski negara ini sudah maju di dalam ekonomi jasa, namun sektor agraris mereka justru penopang utama GDP mereka. Saya pernah tinggal dan studi di New Zealand, dan saya saksikan sendiri bahwa  kemajuan sektor pertanian dan peternakan mereka beriringan dengan sektor manufaktur disana. Adipsi teknologi, sistem pembibitan dan distribusi sektor pertanian disana sangat terintegrasi maju. Ini berkat adanya grand disain transformasi ekonomi yang memberi nilai tambah secara progresif ke petani dan sektor pertanian," tutur Tito. 

Untuk itu, pihaknya siap mendukung penuh langkah Menteri Pertanian (Mentan) untuk mengelola pertanian dari sektor bawah.

"Saya sangat mendukung Mentan bila berkeinginan untuk menghela sektor pertanian dari bawah agar swasembada beras, bawang, jagung dan sebagainya. Selaku Mendagri saya siap isntruksikan inspektorat untuk menyisir perencanaan mulai dri bawah hingga ke tingkat atas yang berhubungan dengan pemajuan sektor pertanian ini," tandasnya.

Meski demikian, kebijakan tersebut perlu diharmonisasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Namun juga harus diperhatikan agar ada sinkronisasi, bukan hanya antar pusat dan daerah, tapi utamanya juga di pusat sendiri. Sinkronisasi antar kementerian dan lembaga, seperti Mentan-Mendag- Bulog, agar benar-benar berorientasi menjaga produksi dan jalur distribusi guna menjaga suply-deman pasar demi kepentingan bangsa dan utamanya petani," tandas Mendagri, di depan Rakernas Pembangunan Pertanian 2020, yang diikuti sekitar 1400 peserta, termasuk kepala dinas pertanian seluruh provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia. 

Acara berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Selain itu juga dilakukan penanda tanganan nota kesepahaman kordinasi fungsi Kementan dan Kemendagri untuk memajukan program pertanian di Indonesia

baca juga

Dalam acara tersebut, Mendagri menandatangani nota kesepahaman dengan Mentan, Syahrul Yasin Limpo, utamanya tentang kordinasi pelaksanaan tugas dan fungsi Kementan dan Kemendagri dalam memajukan pertanian. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri : Pertanian adalah SektorPenting bagi Indonesia

Mendagri : Pertanian adalah SektorPenting bagi Indonesia

News | Senin, 27 Januari 2020 | 13:59 WIB

Kemendagri Proaktif Serahkan DP4 untuk Pilkada Serentak 2020

Kemendagri Proaktif Serahkan DP4 untuk Pilkada Serentak 2020

News | Jum'at, 24 Januari 2020 | 09:09 WIB

Tito soal Pasal Pemecatan Gubernur di RUU Cilaka: Jika Ada Saya Minta Drop

Tito soal Pasal Pemecatan Gubernur di RUU Cilaka: Jika Ada Saya Minta Drop

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 17:25 WIB

Mendagri Bantah Bisa Memecat Kepala Daerah di Omnibus Law

Mendagri Bantah Bisa Memecat Kepala Daerah di Omnibus Law

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 15:08 WIB

Mendagri Berharap Raih Opini WTP dari BPK

Mendagri Berharap Raih Opini WTP dari BPK

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 21:04 WIB

Kemendagri hingga Polri Tak Patuhi Rekomendasi, Ombudsman Ngadu ke Mahfud

Kemendagri hingga Polri Tak Patuhi Rekomendasi, Ombudsman Ngadu ke Mahfud

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 18:41 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×