Corona Meluas, Ini Alasan Pemerintah RI Belum Keluarkan Travel Ban ke China

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Senin, 27 Januari 2020 | 15:50 WIB
Corona Meluas, Ini Alasan Pemerintah RI Belum Keluarkan Travel Ban ke China
Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus). (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa sampai Senin (27/1/2020) pemerintah belum mengeluarkan kebijakan larangan bepergian atau travel ban dari atau ke China sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona.

Pelaksana tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan, pemerintah melihat virus ini belum masuk ke Indonesia sehingga pemerintah merasa belum perlu mengeluarkan larangan.

Namun, pemerintah baru mengimbau WNI agar mempertimbangkan rencana perjalannya ke negeri tirai bambu tersebut sekaligus memperketat pengawasan di imigrasi setiap pintu masuk negara seperti bandara dan pelabuhan.

"Mengenai travel advisory memang sampai sekarang belum ada travel ban ke Tiongkok, lebih memberikan peringatan saran atau bagi mereka yang ingin berpergian ke Tiongkok untuk meningkatkan perhatian dan menghindari wilayah yang jelas-jelas terpapar atau potensi terpapar oleh virus corona," kata Faiziyah dalam konferensi pers di kantor Kemenlu, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Dia mengimbau seluruh orang yang akan pergi ke China untuk selalu memantau perkembangan informasi yang sudah tersedia di aplikasi travel safe milik Kementerian Luar Negeri.

"Status travel memang misalnya untuk wilayah terdampak Provinsi Hubei statusnya di safe travel merah, artinya sangat tidak direkomendasikan, sementara selebihnya di Tiongkok kuning artinya meningkatkan kehati-hatian," ujar dia.

Menurut informasi dari Otoritas Kesehatan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, bahwa virus corona menyebar dari Kota Wuhan ke berbagai kota di China.

Di wilayah kerja KJRI Shanghai, yang meliputi kota Shanghai, Provinsi Anhui, Provinsi Jiangsu, Provinsi Jiangxi dan Provinsi Zhejiang, belum diperoleh kabar tentang WNI yang mengalami indikasi terkena infeksi virus corona tersebut.

Setidaknya kini ada 243 WNI yang tengah dikarantina di China, mayoritas di antara mereka berstatus sebagai mahasiswa.

baca juga

Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan harap hubungi konsulat Jenderal RI Shanghai, China, +86 13564406540 (24jam) dan Official WeChat ID: KJRI Shanghai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Virus Corona, PBSI Batal Kirim Pemain ke China Masters 2020

Dampak Virus Corona, PBSI Batal Kirim Pemain ke China Masters 2020

Sport | Senin, 27 Januari 2020 | 15:33 WIB

Cegah Virus Corona, Saatnya Berhenti Konsumsi Daging Hewan Liar

Cegah Virus Corona, Saatnya Berhenti Konsumsi Daging Hewan Liar

Health | Senin, 27 Januari 2020 | 15:31 WIB

RSUD Panembahan Senopati Bantul Punya Ruang Khusus Isolasi Virus Corona

RSUD Panembahan Senopati Bantul Punya Ruang Khusus Isolasi Virus Corona

Jogja | Senin, 27 Januari 2020 | 15:31 WIB

Tak Terjangkit Corona, Kemenlu: 243 WNI di Wuhan Masih Dikarantina di China

Tak Terjangkit Corona, Kemenlu: 243 WNI di Wuhan Masih Dikarantina di China

News | Senin, 27 Januari 2020 | 15:31 WIB

Selain Virus Corona, Penyakit Mematikan Ini Juga Berasal dari China

Selain Virus Corona, Penyakit Mematikan Ini Juga Berasal dari China

Health | Senin, 27 Januari 2020 | 15:17 WIB

Heboh Virus Corona, Ini Alasan Menhub Belum Hentikan Penerbangan ke China

Heboh Virus Corona, Ini Alasan Menhub Belum Hentikan Penerbangan ke China

News | Senin, 27 Januari 2020 | 15:14 WIB

Kata Jokowi soal WNI yang Terjebak Virus Corona di China

Kata Jokowi soal WNI yang Terjebak Virus Corona di China

News | Senin, 27 Januari 2020 | 15:01 WIB

Virus Corona Wuhan Merebak, Pabrikan Otomotif Lumpuh Total

Virus Corona Wuhan Merebak, Pabrikan Otomotif Lumpuh Total

Otomotif | Senin, 27 Januari 2020 | 15:25 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×