Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Bu Menlu Mohon Evakuasi kami, Ini Darurat

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 29 Januari 2020 | 12:52 WIB
Mahasiswa Indonesia di Wuhan: Bu Menlu Mohon Evakuasi kami, Ini Darurat
Staf medis yang mengenakan pakaian untuk melindungi dari virus yang sebelumnya tidak dikenal berjalan di luar rumah sakit di Wuhan, Cina, Minggu (26/1). [Hector RETAMAL / AFP]

Suara.com - Mahasiswa Indonesia di Kota Wuhan, China meminta agar Kementerian Luar Negeri segera mengambil keputusan untuk mengevakuasi mereka dari kota pusat penyebaran virus corona. Mereka menyebut situasi Kota Wuhan saat ini sudah darurat.

Salah seorang mahasiswa yang menempuh pendidikan tinggi di Kota Wuhan, Yuliannova mnelalui akun Twitter miliknya @ylchaniago memohon agar pemerintah Indonesia bisa segera menjemput ia dan mahasiswa asal Indonesia lainnya Kota Wuhan. Setelah enam hari otoritas China mengisolasi Kota Wuhan, kini para mahasiswa asal Indonesia mulai diselimuti rasa cemas.

"Ibu Menlu @Menlu_RI @jokowi @KBRI_Beijing kami memang bisa bertahan tapi ini sudah 6 hari tanpa kejelasan kapan status lockdown ini berakhir. Kami mohon bawa kami keluar dari Kota Wuhan. Kota ini tidak sehat bu," kata Yuliannova seperti dikutip Suara.com, Rabu (29/1/2020).

Dari data teranyar menunjukkan sudah ada 132 orang tewas akibat virus tersebut dan lebih dari 5.000 orang sudah terinfeksi virus mematikan. Ia memohon agar pemerintah Indonesia bisa segera bertindak menyelamatkan mereka.

"Ibu Menlu @Menlu_RI @jokowi kami berharap seluruh orang Indonesia yang ada di Kota Wuhan mohon segera dievakuasi secepatnya. Ini sangat darurat mengingat banyaknya jumlah korban terinfeksi dan meninggal dunia yang terus bertambah," tuturnya.

Ia juga mendapatkan kabar bila teman-temannya dari Jerman, Jepang, Palestina, Syiria, Jordan hingga Prancis sudah keluar dari asrama dijemput oleh pemerintah masing-masing. Ia tidak tahu sampai kapan harus bertahan karena Otoritas China belum memberikan kepastian terkait masa isolasi Kota Wuhan.

"Ibu menteri @Menlu_RI @jokowi @KBRI_Beijing kami mendapat kabar Prancis akan mengevakuasi warganya di Wuhan pada hari-hari kami besok. Mohon kiranya ibu mengevakuasi kami secepatnya. Kami khawatir jika terus bertahan di dalam ketidakpastian," ungkapnya.

Mahasiswa Indonesia di Wuhan minta segera dievakuasi (Twitter)
Mahasiswa Indonesia di Wuhan minta segera dievakuasi (Twitter)

Sementara itu, TNI Angkatan Udara telah menyiagakan tiga unit pesawat dan petugas kesehatan untuk mengevakuasi WNI yang berada di Wuhan. Saat ini, TNI masih menunggu instruksi untuk mengevakuasi ke negeri tirai bambu itu.

"Nunggu dari Kemenlu bisa tembus enggak ke pemerintah sana, untuk agar kami bisa berangkat atau tidak, yang jelas TNI AU siap 24 jam," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Fajar Adriyanto.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut pilihan evakuasi WNI dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China merupakan pilihan terbuka. Namun evakuasi itu tidak mudah dilakukan.

Sebab status karantina yang ditetapkan pemerintah setempat terhadap tempat asal penyebaran virus corona tipe baru. Indonesia harus bicara dengan otoritas China.

“Tentunya evakuasi adalah opsi yang terbuka, tetapi evakuasi di sebuah wilayah yang (berstatus) lockdown tidak bisa dilakukan dengan serta merta. Kita harus bicara dengan otoritas China karena ada aturan-aturannya,” kata Retno usai meluncurkan Keketuaan Indonesia untuk Foreign Policy and Global Health (FPGH) Initiative di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Corona, Menaker Ida Belum Bersikap soal Pekerja China di Indonesia

Teror Corona, Menaker Ida Belum Bersikap soal Pekerja China di Indonesia

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 12:47 WIB

Begini Suasana Penyuluhan Virus Corona di RSUD Pasar Minggu

Begini Suasana Penyuluhan Virus Corona di RSUD Pasar Minggu

Foto | Rabu, 29 Januari 2020 | 12:35 WIB

Virus Corona: Naikkan Harga Masker, Apotek di China Didenda Rp 5 Miliar

Virus Corona: Naikkan Harga Masker, Apotek di China Didenda Rp 5 Miliar

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 12:34 WIB

Lirih Orangtua Mahasiswa Terjebak Corona di Wuhan: Pulangkan Anak Saya

Lirih Orangtua Mahasiswa Terjebak Corona di Wuhan: Pulangkan Anak Saya

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 12:13 WIB

Viral Pria Diduga Kena Virus Corona Buka Masker dan Bersin di Depan Perawat

Viral Pria Diduga Kena Virus Corona Buka Masker dan Bersin di Depan Perawat

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 12:12 WIB

Indonesia Didesak Tetapkan Siaga 1 Teror Virus Corona

Indonesia Didesak Tetapkan Siaga 1 Teror Virus Corona

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 12:02 WIB

Update Virus Corona di Jakarta, Ada 3 Orang Masih Diisolasi

Update Virus Corona di Jakarta, Ada 3 Orang Masih Diisolasi

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 11:52 WIB

Terkini

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB