Terjebak Wabah Corona, 234 WNI di Wuhan Akan Dijemput Pakai Satu Pesawat

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 31 Januari 2020 | 13:49 WIB
Terjebak Wabah Corona, 234 WNI di Wuhan Akan Dijemput Pakai Satu Pesawat
Suasana sejumlah mahasiswa yang terisolasi dan harus tetap tinggal di dalam asrama Universitas Wuhan, China. (Foto: Aditya Fahmi/mahasiswa Indonesia di Universitas Wuhan)

Suara.com - Pemerintah berencana mengevakuasi 234 Warga Negara Indonesia (WNI) dari virus Corona di Provinsi Hubei, China.

Ratusan WNI itu rencananya akan diangkut dengan satu pesawat dari Kota Wuhan.

Jubir Kemenlu Teuku Faizasyah mengatakan satu pesawat sudah cukup untuk mengangkut 234 WNI dari Wuhan untuk dipulangkan ke Indonesia.

"Skema pemulangan, kami juga masih merancang beberapa opsi sebenarnya. Namun yang diharapkan kami lakukan adalah suatu skema yang betul-betul efisien dan efektif, dengan satu pesawat idealnya bisa langsung kumpulkan dan jemput mereka ke tanah air," kata Faizasyah di Kemenlu, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).

Dia menyebut KBRI Beijing tengah berupaya mengumpulkan 243 WNI dari 7 kota yang dikaratina di Hubei dalam satu titik di Kota Wuhan untuk agar bisa segera di evakuasi secara bersamaan.

"Kementerian Luar Negeri akan melakukan proses evakuasi dengan adanya tim yang sudah bergerak dari KBRI Beijing mendekati wilayah terdampak. Tim ini akan mempersiapkan segala sesuatunya di lapangan untuk memastikan bahwa nanti saat penerbangan bisa masuk ke wilayah Wuhan, dengan demikian semua sudah terkumpul dan bisa di pulangkan ke Indonesia," ucapnya.

Sementara hari ini, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah bertemu dengan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian di Kemenlu untuk merancang strategi evakuasi.

Meski begitu, Faizasyah tidak bisa mengungkapkan secara detail hasil dari pertemuan tersebut, sebab hasilnya akan langsung diserahkan ke Presiden Joko Widodo untuk disetujui dan selanjutnya dieksekusi.

"Ibu menteri akan laporkan hasil pembicaraannya hari ini dengan Dubes Tiongkok ke presiden. Jadi untuk apa persisnya dan hal-hal apa yang dapat disampaikan nanti akan disampaikan usai Ibu Menlu ketemu presiden," kata Faizasyah.

Sebelumnya, setelah melakukan rapat internal kepresidenan pada Kamis (30/1/2020), Presiden Jokowi memutuskan untuk mengevakuasi WNI dari Provinsi Hubei, China. Termasuk di Wuhan, pusat virus corona.

Rapat tersebut digelar di ruang tunggu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, sebelum Jokowi bertolak melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta.

Rapat itu diikuti Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Usai pertemuan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan dalam pertemuan tersebut Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

"Tadi Bapak Presiden sudah memerintahkan agar evakuasi WNI Provinsi Hubei dilakukan segera," Retno usai pertemuan dalam keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknis Evakuasi WNI di China, Menkes Terawan Tunggu Hasil Diplomasi Kemenlu

Teknis Evakuasi WNI di China, Menkes Terawan Tunggu Hasil Diplomasi Kemenlu

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 13:40 WIB

Teknis Karantina Diserahkan ke Kemenkes, Berharap WNI Tak Kena Virus Corona

Teknis Karantina Diserahkan ke Kemenkes, Berharap WNI Tak Kena Virus Corona

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 13:29 WIB

Evakuasi 368 Orang dari Wuhan, Korsel Tuai Kecaman Dari Warga Sendiri

Evakuasi 368 Orang dari Wuhan, Korsel Tuai Kecaman Dari Warga Sendiri

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 13:27 WIB

Kemenlu Pastikan 234 WNI di Wuhan Masih Aman dari Virus Corona

Kemenlu Pastikan 234 WNI di Wuhan Masih Aman dari Virus Corona

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 13:09 WIB

Wabah Virus Corona, Google Tutup Sementara Kantor di China

Wabah Virus Corona, Google Tutup Sementara Kantor di China

Tekno | Jum'at, 31 Januari 2020 | 12:55 WIB

Bahas Strategi Evakuasi WNI, Menlu Retno Ajak Dubes China ke Kantor

Bahas Strategi Evakuasi WNI, Menlu Retno Ajak Dubes China ke Kantor

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 12:51 WIB

Kemenlu Gelar Rapat Persiapan Evakuasi WNI di Wuhan

Kemenlu Gelar Rapat Persiapan Evakuasi WNI di Wuhan

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 12:45 WIB

Pasokan Menipis karena Virus Corona, Turis China Borong Masker di Batam

Pasokan Menipis karena Virus Corona, Turis China Borong Masker di Batam

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 12:13 WIB

Menlu Retno Belum Bisa Pastikan Kapan Pemerintah Evakuasi WNI di China

Menlu Retno Belum Bisa Pastikan Kapan Pemerintah Evakuasi WNI di China

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 11:55 WIB

Pasien Virus Corona di Malaysia Ditangani Dokter Berpengalaman Tangani SARS

Pasien Virus Corona di Malaysia Ditangani Dokter Berpengalaman Tangani SARS

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 11:51 WIB

Terkini

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah

News | Senin, 13 April 2026 | 13:10 WIB

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

Ketua DPR Iran Mohammad Bagher Qalibaf: Nikmati Harga Bensin Saat Ini

News | Senin, 13 April 2026 | 13:08 WIB

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

Tito Karnavian Ungkap Fakta: Angka Kemiskinan di Papua Masih di Atas Rata-Rata Nasional

News | Senin, 13 April 2026 | 13:07 WIB

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

Dulu Dicurigai dan Tidak Dipercaya, Mengapa Pakistan Jadi 'Juru Damai' AS - Iran?

News | Senin, 13 April 2026 | 12:54 WIB

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

Mendes Yandri Susanto Bantah Isu Dana Desa Dipotong, Sebut Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Warga

News | Senin, 13 April 2026 | 12:41 WIB

Gara-gara Ceramahnya, GAMKI dan Pemuda Katolik Resmi Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

Gara-gara Ceramahnya, GAMKI dan Pemuda Katolik Resmi Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

News | Senin, 13 April 2026 | 12:34 WIB

Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz

Panas! Militer Amerika Serikat Buru Kapal Pembayar Upeti Iran di Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 12:31 WIB

15.000 Paket Sembako dari Indonesia Tiba di Gaza, Baznas Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

15.000 Paket Sembako dari Indonesia Tiba di Gaza, Baznas Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

News | Senin, 13 April 2026 | 12:30 WIB

Mendagri Dukung Perpanjangan Dana Otsus Aceh dan Usulkan Kembali ke 2 Persen Akibat Dampak Bencana

Mendagri Dukung Perpanjangan Dana Otsus Aceh dan Usulkan Kembali ke 2 Persen Akibat Dampak Bencana

News | Senin, 13 April 2026 | 12:26 WIB

Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Cair Minggu Ketiga April 2026, Dijamin Lebih Tepat Sasaran

News | Senin, 13 April 2026 | 12:20 WIB