SBY Dinilai Terlalu Reaktif Tanggapi Kasus Jiwasraya

Bangun Santoso | Novian Ardiansyah | Suara.com

Minggu, 02 Februari 2020 | 13:48 WIB
SBY Dinilai Terlalu Reaktif Tanggapi Kasus Jiwasraya
Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Suara.com - Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menilai Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY terlalu reaktif saat menanggapi persoalan kasus Jiwasraya.

Apalagi usai kerugian Jiwasraya disebut-sebut sudah terjadi sejak zaman pemerintahan SBY saat masih menjabat sebagai Presiden ke-6 RI. Menurut Jerry, seharusnya SBY bisa bersikap diam jika memang dalam pemerintahannya tidak pernah menyebabkan adanya kerugian di perusahaan asuransi plat merah tersebut.

"Bagi saya itu kalau dibandingkan presiden sebelumnya, mungkin pak SBY ini lebih ada sedikit emosional dia keluar, ketika barangkali mengaitkan kan, ini kan belum terlalu, mereka hanya bilang pada 2006 kan, tidak merujuk kepada seseorang, memang pemerintahannya dia," kata Jerry dalam diskusi di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (2/2/2020).

"kecuali sudah mengatakan begini 'Presiden SBY' nah itu menyebut nama bagi saya kalau nggak berbuat itu diam aja, kan tenang aja, stay cool saja ya keep silent. Kalau saya dituduh contohnya saya presiden umpama, terus saya dituduh begini kalau saya enggak melakukan kenapa harus reaksi? Ada emosional," sambungnya.

Namun, Jerry menilai sisi reaktif SBY itu sengaja ditunjukkan guna menghindari adanya tuduhan yang dialamatkan kepada pemerintahannya seiring kerugian Jiwasraya yang disebut sudah terjadi pada era SBY. Jerry berujar bahwa tujuan serupa juga dapat dilihat dari keinginan Partai Demokrat yang lebih memilih pembentukan pansus dibanding panja Jiwasraya.

"Menurut saya bahasanya, dia barangkali ini coba untuk menyatakan kami tidak bersalah partai kami tidak bersalah kan saya tidak bersalah, saya enggak bersalah maka dorong pansus. Itu pada intinya ke sana kan di dorong dia mendorong agar dilakukan pansus, memang Partai Demokrat getol ini," kata Jerry.

Sebelumnya, SBY melalui laman Facebook resminya menyampaikan padangan terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya yang ditaksir mencapai angka Rp 13 triliun.

Menurut SBY, kasus PT Asuransi Jiwasraya dan skandal jasa asuransi pelat merah lainnya, yakni Asabri, tak pelak menciptakan kegaduhan politik.

"Saat ini, krisis keuangan Jiwasraya menjadi pembicaraan dan perhatian rakyat Indonesia. Kegaduhan politik terjadi, termasuk di kalangan parlemen, wakil rakyat. Rumor dan desas-desus mulai berkembang. Menyasar ke sana ke mari. Fakta dan opini bercampur aduk," tulis SBY seperti dikutip Suara.com, Senin (27/1/2020).

Bahkan SBY menyebut selain Jiwasraya dan Asabri, sejumlah lembaga asuransi dan BUMN lain juga disebut memiliki permasalahan keuangan yang serius.

SBY pun menyinggung soal adanya perbedaan pendapat di DPR terkait pembentukan panitia khusus DPR atau panita kerja tingkat komisi.

"Di kalangan DPR RI mulai dibicarakan desakan untuk membentuk pansus. Tujuannya agar kasus besar Jiwasraya bisa diselidiki dan diselesaikan secara tuntas. Bahkan, menurut sejumlah anggota DPR RI dari Partai Demokrat, yang menggebu-gebu untuk membentuk pansus juga dari kalangan partai-partai koalisi. Tentu ini menarik. Meskipun belakangan kita ketahui bahwa koalisi pendukung pemerintah lebih memilih panja. Bukan pansus."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Pesimis dengan Janji Erick Thohir Bayar Duit Nasabah Jiwasraya Maret

DPR Pesimis dengan Janji Erick Thohir Bayar Duit Nasabah Jiwasraya Maret

Bisnis | Minggu, 02 Februari 2020 | 13:15 WIB

SBY Disebut Baper di Kasus Jiwasraya, Anak Buah Pasang Badan

SBY Disebut Baper di Kasus Jiwasraya, Anak Buah Pasang Badan

News | Minggu, 02 Februari 2020 | 12:59 WIB

Cara Sandiaga Uno Kembalikan Kondisi Keuangan Jiwasraya dan Asabri

Cara Sandiaga Uno Kembalikan Kondisi Keuangan Jiwasraya dan Asabri

Bisnis | Minggu, 02 Februari 2020 | 06:58 WIB

Di Hadapan Wapres Ma'ruf Amin, Ketum PBNU Ungkit Kasus Jiwasraya

Di Hadapan Wapres Ma'ruf Amin, Ketum PBNU Ungkit Kasus Jiwasraya

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 02:05 WIB

Ditarik dari KPK, Jaksa Yadyn Bakal Tangani Kasus Korupsi Jiwasraya

Ditarik dari KPK, Jaksa Yadyn Bakal Tangani Kasus Korupsi Jiwasraya

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 21:31 WIB

Modus Cuci Uang Jiwasraya Diputar ke Properti hingga Kafe Bergaya Moge

Modus Cuci Uang Jiwasraya Diputar ke Properti hingga Kafe Bergaya Moge

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2020 | 17:59 WIB

Tagih Janji Pelunasan Jiwasraya, Nasabah: Saya Butuh untuk Biaya Hidup

Tagih Janji Pelunasan Jiwasraya, Nasabah: Saya Butuh untuk Biaya Hidup

Jatim | Jum'at, 31 Januari 2020 | 15:52 WIB

Erry Firmansyah Bakal Dipanggil Kejagung soal Kasus Jiwasraya

Erry Firmansyah Bakal Dipanggil Kejagung soal Kasus Jiwasraya

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB