Rumor Pemulangan WNI Eks ISIS, Sikap Jokowi Dibilang Kurang Etis

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Kamis, 06 Februari 2020 | 12:35 WIB
Rumor Pemulangan WNI Eks ISIS, Sikap Jokowi Dibilang Kurang Etis
Seorang perempuan begundal ISIS terekam ikut berperang karena sudah putus asa. [Independent]

Suara.com - Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir mengaku tidah memahami pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pemulangan ratusan warga negara Indonesia (WNI) eks kombatan ISIS ke Tanah Air.

Sebelumnya, Jokowi menolak memulangkan para kombatan ISIS yang kedapatan membakar paspor masing-masing, seperti yang terlihat dalam video. Meski begitu, dirinya akan menggelar rapat terbatas untuk membahas isu tersebut.

Menurut Gus Nadir, pernyataan itu kurang etis lantaran wacana pemulangan WNI eks kombatan ISIS dari Timur Tengah ke Indonesia merupakan isu penting, sehingga harus disikapi dengan tegas.

Hal itu disampaikan Gus Nadir melalui cuitan di jejaring Twitter pribadinya @na_dirs.

"Saya gak paham dengan pernyataan Presiden @Jokowiini. Jelek sekali komunikasi publik pemerintah menangani isu sepenting ini," cuit Gus Nadir seperti dikutip Suara.com, Kamis (6/2/2020).

Gus Nadir lantas menilai, Jokowi telah meragukan asumsinya sendiri tekait isu penting ini, setelah berencana menggelar rapat terbatas.

"Presiden sedag membenturkan sendiri pendapat pribadi beliau dengan proses pengambilan kebijakan di rapat terbatas. Kurang elok," imbuhnya.

Gus Nadir soroti sikap Jokowi soal pemulangan WNI eks ISIS. (Twitter/@na_dirs)
Gus Nadir soroti sikap Jokowi soal pemulangan WNI eks ISIS. (Twitter/@na_dirs)

Sejak dibagikan, cuitan Gus Nadir telah mendapat 501 retweets dan 1,3 ribu likes.

Jokowi buka suara soal kepulangan eks kombatan ISIS

baca juga

Jokowi menegaskan tidak menyetujui pemulangan ratusan WNI mantan kombatan ISIS dari Timur Tengah yang kedapatan dalam video sudah membakar paspor masing-masing.

Namun, Jokowi mengatakan belum bisa secara resmi menuangkan hal tersebut menjadi satu kebijakan yang nantinya diimplementasikan pemerintah.

Sebab, kata Jokowi, pemerintah lebih dulu akan menggelar rapat terbatas sebelum memutuskan apakah bakal memulangkan atau tidak ratusan WNI eks ISIS tersebut.

"Ya kalau bertanya kepada saya, ini belum ratas ya. Kalau bertanya kepada saya, saya akan bilang tidak. Tapi, masih diratas-kan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2)

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan, semua kebijakan yang dilakukan pemerintah termasuk memulangkan WNI eks ISIS harus melalui perhitungan yang detail.

Pasalnya, kata Jokowi, dalam ratas nanti mendengarkan dari masukan dan perhitungan dari kementerian-kementerian terkait.

"Kami ini pasti kan harus semuanya lewat perhitungan, kalkulasi, plus minusnya, semua dihitung secara detail. Dan keputusan itu pasti kami ambil dalam ratas setelah mendengarkan dari kementerian- kementerian dalam menyampaikan hitung-hitung," katanya.

Jokowi mengaku sudah menerima laporan terkait rencana kepulangan WNI eks ISIS. Namun ia belum bisa memutuskan karena belum menggelar rapat terbatas.

"Sudah (Ada laporan), tapi belum diratas-kan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Telisik Kebakaran Hutan Meningkat saat Pergantian Kepala Daerah

Jokowi Telisik Kebakaran Hutan Meningkat saat Pergantian Kepala Daerah

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 11:59 WIB

Jokowi Ancam Copot Pangdam dan Kapolda Jika Masih Ada Kebakaran Hutan

Jokowi Ancam Copot Pangdam dan Kapolda Jika Masih Ada Kebakaran Hutan

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 11:18 WIB

Pemerintah Harus Perhatikan Dua Hal Ini Kalau Ingin Pulangkan WNI Eks ISIS

Pemerintah Harus Perhatikan Dua Hal Ini Kalau Ingin Pulangkan WNI Eks ISIS

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 11:17 WIB

WNI Eks ISIS Ingin Pulang, Harapan Jadi Dokter Kandas Usai Dibawa ke Suriah

WNI Eks ISIS Ingin Pulang, Harapan Jadi Dokter Kandas Usai Dibawa ke Suriah

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 10:09 WIB

Terkini

5 Polisi Narkoba Diduga Pesta Sabu di Depok, Kompolnas Sebut Atasan Lalai Awasi Anak Buahnya: Harus Bertanggung Jawab!

5 Polisi Narkoba Diduga Pesta Sabu di Depok, Kompolnas Sebut Atasan Lalai Awasi Anak Buahnya: Harus Bertanggung Jawab!

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:45 WIB

Paspor Indonesia Bebas Visa ke Mana Saja? Ini Daftar Negara yang Bisa Dikunjungi

Paspor Indonesia Bebas Visa ke Mana Saja? Ini Daftar Negara yang Bisa Dikunjungi

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:45 WIB

Berapa Tarif Raffi Ahmad Jadi BA? Kontrak Dilepas Brand Besar usai Kontroversi

Berapa Tarif Raffi Ahmad Jadi BA? Kontrak Dilepas Brand Besar usai Kontroversi

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 11:42 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

×