OPM Klaim Temukan Helikopter TNI yang Hilang di Papua

Bangun Santoso

Jum'at, 07 Februari 2020 | 11:13 WIB
OPM Klaim Temukan Helikopter TNI yang Hilang di Papua
OPM mengklaim menemukan helikopter TNI MI 17 yang hilang di Papua. (Foto: TPNPB-OPM / via VOA Indonesia)

Suara.com - Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim telah menemukan helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat yang hilang kontak sejak Juni 2019.

Juru bicara OPM, Sebby Sambom dalam keterangan resminya sebagaimana dilansir VOA, mengatakan pihaknya menemukan bangkai helikopter MI 17 di Pegunungan Bintang, Papua.

“Markas pusat TPNPB melaporkan bahwa helikopter MI 17 milik TNI Angkatan Darat yang pernah kami tembak pada 28 Juni 2019 itu sudah ditemukan,” kata Sebby, Kamis (6/2) malam.

Bukan hanya itu, OPM juga mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter itu. Sebby mengungkapkan Komando Daerah Pertahanan (KODAP) Ngalum Kupel pimpinan Lamek Alipky Taplo yang telah menembak jatuh helikopter MI 17 milik TNI tersebut.

“Dan semua senjata yang ada di lokasi jatuhnya helikopter MI-17 milik TNI telah menjadi milik TPNPB KODAP Ngalum Kupel. Foto-foto helikopter MI-17 kami lampirkan untuk diketahui oleh semua pihak supaya Indonesia dan dunia dapat mengetahui bahwa TPNPB siap perang untuk tujuan memperoleh kemerdekaan dari tangan pemerintah kolonial Republik Indonesia,” jelas Sebby.

Masih kata Sebby, pada 4 Januari 2020 secara resmi OPM telah mengeluarkan pernyataan bahwa dengan diperolehnya senjata-senjata tersebut, maka pihaknya siap melakukan perlawanan kepada pasukan keamanan Indonesia.

“Jika pasukan keamanan Indonesia datang ke daerah kami untuk mengambil senjata yang TPNPB-OPM sudah rebut. Maka kami siap lawan,” ungkapnya.

Tanggapan TNI

Kodam XVII/Cenderawasih sebelumnya telah merespons terkait dengan beredarnya foto-foto penemuan bangkai helikopter MI 17, oleh masyarakat di Distrik Oksop, Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Diduga kuat adalah helikopter MI-17 No Reg HA 5138 yang dinyatakan hilang sejak 28 Juni 2019.

baca juga

“Pangdam XVII/Cenderawasih telah memerintahkan satuan TNI kewilayahan terdekat untuk memperoleh segala keterangan yang diperlukan dari masyarakat Distrik Oksop guna memastikan kebenaran informasi tersebut,” kata Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi dalam keterangan resminya yang diterima VOA.

Kodam XVII/Cenderawasih akan berkoordinasi dengan Lanud Silas Papare, Polda Papua, Kantor Basarnas wilayah Papua dan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang untuk menyiapkan personel serta materiel yang diperlukan sebagai langkah proaktif guna mempersiapkan upaya evakuasi pada kesempatan pertama.

Seperti diketahui helikopter MI 17 yang mengangkut 12 orang terdiri dari 5 personel Satgas Yonif 725/Woroagi dan 7 orang kru, hilang kontak pada Jumat 28 Juni 2019 usai terbang dari Bandara Oksibil, Papua menuju Bandara Sentani, Jayapura. Sebelumnya, helikopter itu digunakan untuk pengiriman logistik ke Distrik Okbibab, Pegunungan Bintang.

Sumber: VOA Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidang Blokir Internet Papua, Tim Kebebasan Pers Bantah Argumen Jokowi

Sidang Blokir Internet Papua, Tim Kebebasan Pers Bantah Argumen Jokowi

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 12:26 WIB

Bahas Persiapan PON 2020 di Papua, DPR Gelar Rapat Gabungan Tertutup

Bahas Persiapan PON 2020 di Papua, DPR Gelar Rapat Gabungan Tertutup

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:00 WIB

Vonis Ringan, Mak Susi Dihukum 7 Bulan Penjara Kasus Kerusuhan Asrama Papua

Vonis Ringan, Mak Susi Dihukum 7 Bulan Penjara Kasus Kerusuhan Asrama Papua

Jatim | Senin, 03 Februari 2020 | 21:00 WIB

Tampil Kece, Gaya Susi Pudjiastuti Sambangi Pasar di Papua Banjir Pujian

Tampil Kece, Gaya Susi Pudjiastuti Sambangi Pasar di Papua Banjir Pujian

Lifestyle | Selasa, 04 Februari 2020 | 07:05 WIB

Siswi SMA Diperkosa Pejabat Pemprov Papua di Jakarta, Begini Kronologinya

Siswi SMA Diperkosa Pejabat Pemprov Papua di Jakarta, Begini Kronologinya

News | Minggu, 02 Februari 2020 | 00:30 WIB

Pejabat Papua Diduga Perkosa Anak SMA di Hotel, Kasusnya Diselidiki Polisi

Pejabat Papua Diduga Perkosa Anak SMA di Hotel, Kasusnya Diselidiki Polisi

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 17:51 WIB

Tujuh Tahun Berpolemik, Singgih Yehezkiel Cs Surati Presiden Jokowi

Tujuh Tahun Berpolemik, Singgih Yehezkiel Cs Surati Presiden Jokowi

Sport | Sabtu, 01 Februari 2020 | 07:23 WIB

Vonis Ringan, PNS Surabaya Kasus Rasial Asrama Papua Dihukum 5 Bulan Bui

Vonis Ringan, PNS Surabaya Kasus Rasial Asrama Papua Dihukum 5 Bulan Bui

Jatim | Kamis, 30 Januari 2020 | 14:04 WIB

Terkini

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×