Soal Lokasi RS Isolasi, Menkes: Perlu Pertimbangan Banyak Aspek

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 07 Februari 2020 | 13:43 WIB
Soal Lokasi RS Isolasi, Menkes: Perlu Pertimbangan Banyak Aspek
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebut, pemilihan lokasi atau pulau yang akan dibangun rumah sakit isolasi harus memikirkan beberapa pertimbangan. Hal tersebut diugkapkan menyusul rencana antisipasi penyakit menular seperti virus corona.

Terawan menyatakan, apsek geologi, politik, hingga ekonomi menjadi pembahasan guna menentukan pulau yang akan dipilih. Hal tersebut dilakukan menyusul sempat adanya penolakan warga Natuna, Kepulauan Riau di lokasi karantina beberapa waktu lalu.

"Mempelajari segala aspek, geologi, politik, kemudian masalah juga ekonomi, masalah pemeliharaan, masalah pertahanan keamanan, semua ditinjau. Jadi ini masalah brainstoarming saja hari ini," kata Terawan, di Kantor Kemenko Polhukam, Jumat (7/2/2020).

Meski demikian, pemerintah belum menentukan pulau yang nantinya dipilih untuk dibangun rumah sakit isolasi khusus. Namun, pemerintah tetap mengantisipasi masalah keamanan agar geger penolakan warga tak kembali terjadi.

"Ya itu kan menjadi salah satu hal. Makanya saya tadi (sampaikan) dari segala (aspek). Geopolitik, pertahanan keamanan, kita bahas menjadi masukan buat pak Menkopolhukam untuk bagaimana nanti (memutuskannya)," sambungnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, Politik, dan Keamanan Mahfud MD menjelaskan, lokasi atau pulau yang nantinya dipilih harus memenuhi kriteria. Salah satunya dekat dengan pangkalan militer dan bandar udara agar memudahkan proses evakuasi.

"Ya tadi ada kriteria harus dekat pangkalan militer agar mudah evakuasi, dekat bandar udara. Itu saja tadi kriterianya," kata Mahfud.

Menurut dia, lokasi yang nantinya akan dibangun rumah sakit isolasi khusus itu tidak harus pulau tak berpenghuni. Nantinya, pulau tersebut akan didesain sedemikian rupa.

"Sebenarnya tidak perlu ada di pulau tersendiri, bisa di pulau tersendiri bisa di pulau yang sudah ada penghuninya, sudah ada penduduknya maksudnya. Sudah ada penduduknya tidak apa-apa. Tetapi itu didesain sedemikian rupa karena di berbagai dunia pun sama," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud: Pulau Tempat RS Isolasi Harus Dekat Pangkalan Militer

Mahfud: Pulau Tempat RS Isolasi Harus Dekat Pangkalan Militer

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 13:12 WIB

Mahfud MD Gelar Rapat Penentuan Rumah Sakit Khusus Isolasi Penyakit Menular

Mahfud MD Gelar Rapat Penentuan Rumah Sakit Khusus Isolasi Penyakit Menular

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 10:35 WIB

Terkini

Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta

Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:33 WIB

Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung

Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:23 WIB

Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:18 WIB

Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir

Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:15 WIB

Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan

Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

Mendagri: Bantuan Lima Ambulans dari Korpri Percepat Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

Mendagri: Bantuan Lima Ambulans dari Korpri Percepat Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:56 WIB

Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya

Guru Ungkap Isi Pesan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Begini Isinya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:51 WIB

Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka

Militer Yordania Menembak Jatuh 4 Rudal Iran yang Terobos Masuk Wilayah Udara Mereka

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:50 WIB

Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat

Modus Tanya Izin Berujung Palak Rp300 Ribu, Oknum Satpol PP DKI Terancam Sanksi Berat

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:48 WIB

Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar

Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah Dinilai Layak Diambil Alih KPK? Ini Penjelasan Pakar

News | Senin, 13 Juli 2026 | 12:41 WIB

×