Cegah Virus Corona, Pemerintah Kirim 20.000 Masker untuk WNI di Hong Kong

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 08 Februari 2020 | 11:45 WIB
Cegah Virus Corona, Pemerintah Kirim 20.000 Masker untuk WNI di Hong Kong
Kepala Staf Kepresidenan RI, Dr. Moeldoko menyerahkan secara simbolis 20 ribu masker untuk warga negara Indonesia di Hong Kong melalui organisasi Aku Indonesia yang diwakili Nur Meliani. (Foto: Kantor Staf Presiden RI)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyerahkan 20 ribu masker medis kepada WNI (Warga Negara Indonesia) di Hong Kong.

Penyerahan masker tersebut diberikan kepada perwakilan organisasi Aku Indonesia di Hong Kong, Nur Meliani yang sedang pulang ke tanah air di Kantor Staf Presiden, Jumat (7/2/2020) kemarin.

Setidaknya 24 orang di Hong Kong terkena virus corona, satu diantaranya meninggal. Sementara, terdapat 200 ribu warga Indonesia tinggal di wilayah tersebut.

"Kita coba membantu saudara kita di Hong Kong. Perhatian dari kita akan sangat berarti bagi mereka," ujar Moeldoko dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (8/2/2020).

Moeldoko berharap masyarakat Indonesia juga bisa tergerak untuk memperhatikan saudara-saudaranya di luar negeri yang berisiko terpapar wabah ini.

Mantan Panglima TNI itu menuturkan, pemberian bantuan masker sebagai wujud kehadiran pemerintah untuk memberikan solusi bagi seluruh warganya dimana pun berada.

Pemerintah saat ini kata Moeldoko telah melakukan berbagai langkah nyata untuk menghadapi penyebaran virus corona dan dampaknya.

"Kemarin saya pimpin rapat koordinasi yang dihadiri beberapa menteri, hasilnya adalah menunjuk KSP sebagai pusat informasi terpadu penanganan corona di Indonesia," kata Moeldoko.

Perwakilan organisasi Aku Indonesia di Hong Kong, Meliani menyebut pertemuan dengan Moeldoko membahas kondisi terakhir WNI di Hong Kong terkait wabah corona.

baca juga

Menurut Meliani, masker dan cairan pembersih tangan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak saat ini.

"Kami sangat kekurangan masker kesehatan, walaupun sudah ada bantuan dari berbagai lembaga namun jumlahnya masih kurang mencukupi," kata Meliani.

Untuk diketahui, Aku Indonesia merupakan sebuah aliansi kebangsaan gabungan dari beberapa organisasi pekerja migran di Hong Kong.

Saat ini warga negara Indonesia di Hong Kong mayoritas berprofesi sebagai pekerja migran dan penduduk tetap.

Selain itu, ada juga pelajar dan kunjungan sementara waktu. Ketersediaan masker di Hong Kong dan Macau sangat langka sejak merebaknya virus corona yang berasal dari China. Padahal penggunaan masker merupakan salah satu cara paling efektif saat ini untuk menangkal penularan virus corona.

Virus Corona sendiri kini dikabarkan telah menyebar di 21 negara hanya dalam tempo kurang dari sebulan.

Berbagai langkah pencegahan dan penanganan pun dilakukan demi menghindari jumlah korban yang lebih banyak, salah satu cara pencegahan yang paling mudah adalah dengan pemakaian masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Virus Corona, Maskapai Hong Kong Minta Karyawan Cuti Tanpa Gaji

Dampak Virus Corona, Maskapai Hong Kong Minta Karyawan Cuti Tanpa Gaji

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 10:08 WIB

Cegah Virus Corona, Hong Kong Akan Karantina Semua Pendatang dari China

Cegah Virus Corona, Hong Kong Akan Karantina Semua Pendatang dari China

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 16:46 WIB

Hong Kong Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona Wuhan

Hong Kong Konfirmasi Kematian Pertama karena Virus Corona Wuhan

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:32 WIB

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:00 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

×