Drajad Wibowo Maju Caketum PAN, Janji Tetap Jadi Oposisi Jokowi

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 09 Februari 2020 | 06:15 WIB
Drajad Wibowo Maju Caketum PAN, Janji Tetap Jadi Oposisi Jokowi
Drajad Wibowo. (Antara)

Suara.com - Politikus Partai Amanat Nasional Drajad Wibowo maju jadi calon ketua umum PAN. Dia menyerahkan berkas formulir pendaftaran Calon Ketua Umum PAN secara resmi ke Sekretariat DPP PAN, Jakarta, Sabtu (8/2/2020). Dia janji akan tetap jadi oposisi di pemerintahan Joko Widodo.

Drajat juga bertekad ingin partainya bersih dari korupsi. Drajad yang datang didampingi mantan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat Edy Darmadi sekitar pukul 13.10 WIB menyampaikan keinginannya untuk menuntaskan misi dakwah menciptakan partai yang bersih dari korupsi.

"Saya selalu merasa sedih, merasa terpukul setiap saat mendengar ada politisi yang harus bermasalah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini membuat masyarakat makin alergi terhadap proses politik," kata Drajad.

Apabila diberi amanat memimpin PAN, dia ingin merombak dan membenahi keuangan partai politik sekaligus PAN akan menjadi pelopor utama dalam menerapkan pola keuangan yang transparan, akuntabel, dan layak diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kantor Akuntan Publik.

"Yang saya ingin lakukan adalah terkait dengan perombakan keuangan tadi itu adalah menata keuangan dari Partai Amanat Nasional supaya tersedia cukup dana untuk membiayai berbagai kegiatan," kata dia.

Selain itu, Drajad juga akan konsisten berada di luar pemerintahan (oposisi) apabila terpilih menjadi Ketua Umum PAN periode 2020—2025.

"Insyaallah, PAN akan konsisten berada di luar pemerintahan. Saya sudah berkomunikasi dengan beberapa pembantu Pak Jokowi. Di luar pemerintahan bukan berarti pukul-pukulan, melainkan kami akan menjadi mitra di dalam mencari solusi kebijakan yang terbaik," ujar Drajad.

Drajad mengatakan bahwa PAN di bawah kepemimpinannya kelak secara bahu-membahu akan berikhtiar mencari solusi terbaik bagi berbagai persoalan yang melanda masyarakat dan negara. Penyerahan berkas formulir pendaftaran calon ketua umum PAN dibuka pada hari Sabtu. Hal ini disampaikan Sekretaris Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Kongres PAN Saleh Partaonan Daulay, Jumat (7/2/2020).

"Pendaftaran akan dibuka mulai 8 Februari. Selanjutnya, panitia pemilihan akan melakukan verifikasi terhadap persyaratan dan kelengkapan berkasnya," kata Saleh.

Sebelumnya, politikus Asman Abnur sudah terlebih dahulu menyerahkan berkas formulir pendaftaran sebagai Caketum PAN pada hari Sabtu pukul 10.30 WIB.

Menurut Saleh, ada empat calon yang menyatakan diri siap bertarung menjadi calon Ketua Umum PAN yaitu Drajad Wibowo, Zulkifli Hasan, Asman Abnur, dan Mulfachri Harahap. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PAN Solo Copot Spanduk Dukungan Terhadap Salah Satu Bakal Cawalkot

PAN Solo Copot Spanduk Dukungan Terhadap Salah Satu Bakal Cawalkot

Jawa Tengah | Rabu, 15 Januari 2020 | 04:30 WIB

Amien Rais Kesal Teriakan Lanjutkan, PAN: Itu Dukungan Alami ke Zulhas

Amien Rais Kesal Teriakan Lanjutkan, PAN: Itu Dukungan Alami ke Zulhas

News | Senin, 09 Desember 2019 | 18:34 WIB

PAN Hindari Calon Kepala Daerah dari Eks Napi, Tapi...

PAN Hindari Calon Kepala Daerah dari Eks Napi, Tapi...

News | Senin, 09 Desember 2019 | 17:33 WIB

Bara Hasibuan soal Tantangan PAN: Gimana Caranya Lepas Pengaruh Satu Orang

Bara Hasibuan soal Tantangan PAN: Gimana Caranya Lepas Pengaruh Satu Orang

News | Sabtu, 07 Desember 2019 | 17:54 WIB

Rakernas V PAN Ricuh! Amien Rais Naik ke Panggung: Istigfar, Duduk, Duduk

Rakernas V PAN Ricuh! Amien Rais Naik ke Panggung: Istigfar, Duduk, Duduk

News | Sabtu, 07 Desember 2019 | 16:01 WIB

Terkini

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB