78 WNI Masih Tertahan di Kapal Pesiar Diamond, Menkes: Ditangani Jepang

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2020 | 18:53 WIB
78 WNI Masih Tertahan di Kapal Pesiar Diamond, Menkes: Ditangani Jepang
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjawab pertanyaan wartawan tentang isu virus Corona di Indonesia. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - 78 WNI Berada di Kapal Pesiar Diamond Princess, Menkes: Dalam penanganan Pemetintah Jepang

Sebanyak 78 warga negara Indonesia (WNI) hingga kekinian masih tertahan di Kapal Pesiar Diamond Pincess di Perairan Yokohama, Jepang, untuk diobservasi terkait virus corona. Pemerintah mengklaim terus melakukan pemantauan.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebut, penanganan 78 WNI tersebut turut diawasi oleh pemerintah Jepang.

Terawanmengatakan, pemerintah Jepang masih mengobervasi para penumpang di dalam kapal pesiar tersebut.

"Kemenlu terus memperbarui informasi WNI yang ada di kapal itu. Pemerintah Jepang juga bertanggungjawab melakukan observasi,” jata Terawan di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (11/2/2020).

Eks Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) tersebut menegaskan, penanganan sepenuhnya berada di Kementerian Kesehatan Jepang. Untuk itu, pemerintah Indonesia hanya melakukan pemantauan terhadap 78 WNI yang berada di sana.

"Kami hanya dalam konteks memantaunya, karena itu dalam penanganan Kementerian Kesehatan Jepang," sambungnya.

Sebelumnya, Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah memastikan jika kondisi 78 WNI yang berada di Kapal Pesiar Diamond Pincess di Perairan Yokohama, Jepang dalam kondisi sehat dari virus corona.

Dalam hal ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang terus melakukan komunikasi dengan para WNI tersebut.

"Kami meyakini ke-78 WNI di kapal dalam kondisi sehat. Dan pendampingan yang dilakukan KBRI dengan terus berkomunikasi dengan mereka," kata Teuku di Kantor Staf Kepresidenan, Senin (10/2/2020).

Terbaru, pemerintah telah membuat semacam WhatsApp Group (WAG) untuk terus menjalin komunikasi. Hal itu dilakukam guna dapat memantau 78 WNI yang bekerja sebagai ABK tersebut.

Untuk diketahui, Kapal Pesiar The Diamond Princess mengangkut sekitar 3.700 orang ketika berada di Perairan Yokohama, Jepang.

Berawal dari satu orang positif Virus Corona, pihak berwenang memutuskan melakukan proses karantina.

Menurut informasi dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Sabtu (8/2/2020), Otoritas Jepang melakukan karantina terhadap Kapal Pesiar Diamond Princess di Perairan Yokohama, Jepang setelah ditemukan penumpang yang mengalami infeksi virus Corona baru (2019-nCoV).

Pada Jumat (7/2/2020) ditemukan tambahan 41 penumpang yang positif terinfeksi 2019-nCoV. Seluruhnya telah dipindahkan dan diisolasi di rumah sakit di Prefektur Kanagawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, ASEAN Para Games Kembali Ditunda

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, ASEAN Para Games Kembali Ditunda

Sport | Selasa, 11 Februari 2020 | 18:39 WIB

Ilmuwan Amerika Serikat Sebut Virus Corona Mustahil Diatasi Dokter

Ilmuwan Amerika Serikat Sebut Virus Corona Mustahil Diatasi Dokter

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 18:23 WIB

Isu 4 Orang Terinfeksi Corona di RS Persahabatan, Kemenkes: Tidak Benar

Isu 4 Orang Terinfeksi Corona di RS Persahabatan, Kemenkes: Tidak Benar

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 18:01 WIB

Kondisi Penyebaran Virus Korona di Singapura yang Mencemaskan

Kondisi Penyebaran Virus Korona di Singapura yang Mencemaskan

Your Say | Selasa, 11 Februari 2020 | 17:50 WIB

Kemenkes Pastikan WNI di Kapal Pesiar Jepang Dinyatakan Bersih dari Corona

Kemenkes Pastikan WNI di Kapal Pesiar Jepang Dinyatakan Bersih dari Corona

Health | Selasa, 11 Februari 2020 | 18:30 WIB

Berbagi Makanan Hot Pot, 9 Anggota Keluarga Terinfeksi Virus Corona

Berbagi Makanan Hot Pot, 9 Anggota Keluarga Terinfeksi Virus Corona

Health | Selasa, 11 Februari 2020 | 16:49 WIB

Mengapa di Indonesia Belum Terdeteksi Virus Corona? Menkes: Karena Doa

Mengapa di Indonesia Belum Terdeteksi Virus Corona? Menkes: Karena Doa

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 16:29 WIB

Terjebak Virus Corona, Penumpang Kapal Ditawari Streaming Video Porno

Terjebak Virus Corona, Penumpang Kapal Ditawari Streaming Video Porno

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 16:41 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB