- Wakapolda Metro Jaya pastikan layanan pindah terminal gratis di Bandara Soekarno-Hatta.
- Polda Metro siapkan pendampingan khusus bagi pemudik lansia dan disabilitas di bandara.
- Posyan Bandara Soekarno-Hatta sediakan bantuan gratis perpindahan terminal selama mudik Lebaran.
Suara.com - Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Dekananto Eko Purwono, memastikan bahwa layanan bantuan perpindahan terminal bagi pemudik di Bandara Soekarno-Hatta tersedia secara gratis selama masa Operasi Ketupat Jaya 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Dekananto saat meninjau langsung Pos Pelayanan (Posyan) di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (17/3/2026).
Dalam kunjungannya, ia memeriksa kesiapan personel, fasilitas pendukung, hingga mekanisme pendampingan bagi penumpang yang membutuhkan bantuan saat berpindah terminal.
Fasilitas gratis ini ditujukan untuk mempermudah mobilitas pemudik, khususnya bagi penyandang disabilitas, ibu yang membawa anak, lansia, serta pengguna jasa yang memiliki kendala fisik.
![Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Dekananto Eko Purwono saat meninjau langsung Pos Pelayanan (Posyan) di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (17/3/2026). [Dok. Polda metro Jaya]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/03/18/93705-wakapolda-metro-jaya-brigjen-dekananto-eko-purwono.jpg)
“Kami ingin kehadiran Posyan ini tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan nyata. Masyarakat yang mudik harus merasa terbantu, aman, dan diperhatikan, terutama mereka yang memerlukan pendampingan saat berpindah terminal,” ujar Dekananto.
Ia menekankan bahwa pelayanan humanis merupakan salah satu fokus utama Polda Metro Jaya dalam Operasi Ketupat Jaya 2026 demi menjamin kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik Lebaran.
Senada dengan hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan yang tersedia di Posyan Bandara Soekarno-Hatta.
“Masyarakat yang membutuhkan bantuan silakan segera menghubungi petugas di sekitar lokasi atau pos pelayanan terdekat. Untuk bantuan kepolisian yang cepat, masyarakat juga dapat menghubungi call center 110,” pungkas Budi.