Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 18 Maret 2026 | 08:37 WIB
Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani. [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • DPR desak pemerintah tidak pangkas anggaran pendidikan dalam efisiensi APBN 2026.
  • Lalu Hadrian Irfani tegaskan sektor pendidikan harus diproteksi demi investasi SDM.
  • Komisi X DPR kawal rencana efisiensi anggaran kementerian pendidikan tahun depan.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani, memberikan catatan kritis terkait rencana pemerintah melakukan efisiensi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026. Meskipun mendukung langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal, Lalu menegaskan bahwa sektor pendidikan harus diproteksi dari segala bentuk pemangkasan anggaran.

Ia menilai kebijakan efisiensi merupakan langkah antisipatif yang rasional guna menghadapi tekanan ekonomi global serta menjaga agar defisit anggaran tetap terkendali. Namun, ia mengingatkan agar setiap kebijakan yang diambil tidak mengorbankan program-program prioritas nasional yang berkelanjutan.

“Dalam situasi tekanan ekonomi global saat ini, efisiensi anggaran memang menjadi langkah yang tidak terhindarkan demi menjaga kesehatan fiskal negara,” ujar Lalu kepada wartawan, Rabu (18/3/2026).

Kendati demikian, politisi PKB ini menekankan pentingnya kecermatan dan selektivitas dalam memilah pos anggaran yang akan dikurangi. Ia menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan yang dipandang sebagai fondasi utama pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masa depan Indonesia.

Lalu memperingatkan bahwa pengurangan dana di sektor pendidikan akan memicu efek domino negatif, mulai dari penurunan kualitas fasilitas sekolah hingga terhambatnya pengembangan kompetensi guru.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa. Jika anggarannya dipangkas, dampaknya akan langsung memengaruhi kualitas proses pembelajaran dan mengganggu berbagai program strategis pendidikan nasional,” tegasnya.

Selain masalah sarana, Lalu juga menyoroti potensi meningkatnya kesenjangan pendidikan antarwilayah. Ia khawatir daerah-daerah dengan keterbatasan akses akan semakin tertinggal jika alokasi anggaran tidak dijaga.

Sebagai langkah konkret, Komisi X DPR RI berkomitmen untuk mengawal isu ini melalui pembahasan mendalam bersama mitra kerja terkait, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Lalu memastikan pihaknya akan mengkaji setiap detail rencana efisiensi tersebut agar alokasi dana pendidikan tetap sesuai dengan amanat konstitusi.

“Komisi X akan mendalami rencana efisiensi ini bersama kementerian terkait. Kami ingin memastikan kebijakan ini tidak mengorbankan kualitas pendidikan serta menjamin keberlanjutan seluruh program yang sudah direncanakan,” pungkas Lalu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:50 WIB

Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan

Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:11 WIB

DPR Setuju Efisiensi Anggaran: Tapi Tak Hanya Gaji Pejabat yang Dipangkas

DPR Setuju Efisiensi Anggaran: Tapi Tak Hanya Gaji Pejabat yang Dipangkas

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×