Karantina Karena Corona, Penumpang Diamond Princess Jaga Jarak 2 Meter

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Rabu, 12 Februari 2020 | 11:44 WIB
Karantina Karena Corona, Penumpang Diamond Princess Jaga Jarak 2 Meter
Kapal pesiar. (Antara)

Suara.com - Otoritas Jepang masih melakukan karantina terhadap kapal pesiar Diamond Princess di Pelabuhan Yokohama, dekat Tokyo, akibat wabah virus corona.

Tindakan ini dilakukan, seusai seorang penumpang dari Hong Kong positif terjangkit virus corona, Selasa (4/2/2020).

Tercatat, sebanyak 3.711 penumpang, termasuk 78 warga negara Indonesia (WNI) dan seluruh kru kapal kekinian berada dalam kapal tersebut.

Mereka dituntut menjalani serangkaian proses karantina untuk memastikan kondisi kesehatan hingga 19 Februari mendatang.

Cheryl Molesky, seorang penumpang yang 'terjebak' dalam kapal pesiar mengaku aktivitasnya terbatas selama dikarantina. Seluruh kegiatan hampir semuanya dilakukan di dalam kamar.

"Setiap hari kami diperbolehkan keluar kamar selama 90 menit, tapi kebanyakan memilih tinggal. Makanan akan selalu diantarkan ke kamar kami pada waktu tertentu setiap harinya," ungkapnya dikutip dari DW -- jaringan Suara.com, Rabu (12/2).

Kondisi demikian, membuat banyak penumpang gelisah. Ada yang sempat mengeluh telat mendapat jatah makanan dan khawatir tak mendapat obat karena menderita diabetes.

Meski begitu, kata Cheryl, sesama penumpang berusaha untuk saling memberikan semangat.

Pun ketika meninggalkan kamar sejenak, mereka diharuskan untuk tetap menaati peraturan dan memakai pelindung, supaya terhindar dari virus corona.

baca juga

"Orang-orang diminta untuk meninggalkan kabin mereka dengan tertib dan menjaga jarak 2 meter dengan orang lain. Kami harus memakai masker dan sarung tangan," imbuhnya.

Tata tertib tersebut terus diserukan oleh kapten kapal, setiap para penumpang meninggalkan kabin mereka masing-masing.

Terlepas dari kondisi yang serba terbatas, Cheryl mengaku mendapat perlakukan yang baik dari otoritas Jepang dan kru kapal. Meski dirinya dihantui ketakutan akan virus corona.

Diakui Cheryl, kru kapal selalu memberikan informasi secara jujur dan terbuka mengenai perkembangan terkini di sana.

"Jujur harus saya katakan bahwa, pengalaman karantina ini berjalan lebih baik dari yang dibayangkan. Kami menerima banyak bantuan dari pemerintah Jepang dan operator pelayaran." ujar Cheryl, memungkasi.

Untuk diketahui, dilaporkan Reuters, Senin (10/2), sebanyak 136 penumpang kapal Diamond Princess positif terjangkit virus corona, termasuk 66 kasus baru.

Pihak medis Jepang mengatakan, 66 temuan baru infeksi virus corona tersebut meliputi 45 warga Jepang, 11 warga Amerika, 4 orang Australia, 3 orang Filipina, serta dua warga dari Ukraina dan Kanada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ki Sabdo Jagad Royo Klaim Telah Temukan Penangkal Virus Corona

Ki Sabdo Jagad Royo Klaim Telah Temukan Penangkal Virus Corona

Video | Rabu, 12 Februari 2020 | 09:51 WIB

WHO Akui Indonesia Mampu Deteksi Virus Corona, Lucinta Luna Pakai Narkoba

WHO Akui Indonesia Mampu Deteksi Virus Corona, Lucinta Luna Pakai Narkoba

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 08:48 WIB

Data Terkini Korban Tewas Akibat Virus Corona di China Tembus 1.110 Orang

Data Terkini Korban Tewas Akibat Virus Corona di China Tembus 1.110 Orang

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 07:56 WIB

Akhirnya WHO Keluarkan Nama Resmi Penyakit Virus Corona, COVID-19

Akhirnya WHO Keluarkan Nama Resmi Penyakit Virus Corona, COVID-19

Health | Rabu, 12 Februari 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×