Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004

Bangun Santoso

Rabu, 04 Maret 2026 | 22:46 WIB
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
Pengamat politik Ray Rangkuti di Podcast Forum Keadilan TV. [YouTube]
baca 10 detik
  • Pengamat Politik Ray Rangkuti khawatir Sjafrie Sjamsoeddin di bursa capres 2029 mengulang tragedi politik seperti tahun 2004.
  • Tragedi 2004 merujuk pada SBY, menteri kabinet Megawati, yang kemudian maju dan memenangkan Pilpres 2004.
  • Ray Rangkuti menilai siklus politik serupa sulit terulang sebab rentang waktu 2004 ke 2029 sudah melewati batas 20 tahunan.

Suara.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti mengaku khawatir kemunculan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di bursa bakal capres 2029 akan mengulang tragedi politik Tahun 2004 lalu.

Saat itu, kata Ray, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) muncul sebagai lawan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2004.

Padahal, SBY saat itu merupakan Menteri kabinet dari Presiden Megawati, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia (2001-2004).

"Apa mungkin akan terjadi tragedi 2004 yang lalu? Apa tragedi 2004 itu? seorang perwira TNI yang menjadi anggota kabinet ketika ditanya oleh Megawati, eh Ente mau maju apa enggak? ia menjawab tidak, tapi terus bergerak di bawah untuk mempopulerkan namanya," ujar Ray dalam diskusi yang diselenggarakan DPP Indonesia Youth Congress di Tamarin Hotel, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Megawati, kata Ray, kala itu menyerah dan memecat SBY dari Menko Polkam. Hanya saja, keputusan Megawati tersebut menguntungkan SBY karena namanya makin melambung.

"Nyerah-lah Ibu mega, keluarlah pemecatan, begitu pemecatan dikeluarkan, namanya melambung tinggi dan korban politik pertama dari ibu mega. Lalu dia (SBY) tangkap kesempatan bentuk partai Demokrat melaju di Pilpres 2004 melawan Mega dan ia (SBY) menang," jelas dia.

Ray mengaku ragu jika kisah SBY terjadi pada Sjafrie Sjamsoeddin. Pasalnya, siklus 20 tahunan sudah lewat. Hanya saja, kata Ray, segala kemungkinan bisa terjadi dalam politik sehingga layak ditunggu dinamika jelang Pilpres 2029.

"Apakah kisah sama akan terjadi? Tentu tidak, sebab siklusnya sudah 20 tahun, tahun 2004 (kejadian SBY), sekarang 2026 dan sekarang pertarungannya 2029. Jadi 2029 itu sudah 25 tahun dan di Indonesia siklus politik itu umumnya terjadi 20 tahunan. Apakah Sjafrie akan melakukan siklus 20 tahunan seperti yang dilakukan SBY tahun 2004, kita tunggu tanggal mainnya," pungkas Ray.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Diprediksi Jadi 'Matahari Baru' di Pilpres 2029, Ini Pemicunya

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Diprediksi Jadi 'Matahari Baru' di Pilpres 2029, Ini Pemicunya

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 10:57 WIB

Akademisi UNAS Sebut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Berpotensi Jadi Matahari Baru di Pilpres 2029

Akademisi UNAS Sebut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Berpotensi Jadi Matahari Baru di Pilpres 2029

News | Senin, 02 Maret 2026 | 13:00 WIB

Pengamat Ingatkan Menteri Jangan Jadikan Jabatan Batu Loncatan Politik

Pengamat Ingatkan Menteri Jangan Jadikan Jabatan Batu Loncatan Politik

News | Sabtu, 21 Februari 2026 | 18:37 WIB

Ray Rangkuti: Sjafrie Sjamsoeddin Tambah Daftar Capres Individu di Pilpres 2029

Ray Rangkuti: Sjafrie Sjamsoeddin Tambah Daftar Capres Individu di Pilpres 2029

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 20:39 WIB

Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk

Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk

News | Senin, 16 Februari 2026 | 08:47 WIB

Hasto PDIP: Cetak Prestasi Dulu Sebelum Bicara Pilpres 2029

Hasto PDIP: Cetak Prestasi Dulu Sebelum Bicara Pilpres 2029

Video | Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:03 WIB

Sodorkan Zulhas Dampingi Prabowo, PAN Sedang Cek Ombak atau Serius?

Sodorkan Zulhas Dampingi Prabowo, PAN Sedang Cek Ombak atau Serius?

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:08 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×