Polisi Ungkap Impor Ilegal 15 Ton Kuning Telur Asin dari India

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Rabu, 12 Februari 2020 | 14:39 WIB
Polisi Ungkap Impor Ilegal 15 Ton Kuning Telur Asin dari India
Mabes Polri ungkap impor ilegal 15 ton telur asin beku asal India senilai Rp 1 miliar. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri mengungkap sindikat impor kuning telur asin beku ilegal asal India. Telur asin beku ilegal seberat 15 ton itu ditaksir memiliki total nilai jual Rp 1 miliar.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, 15 ton kuning telur asin ilegal itu diimpor oleh PT ABN.

"Dugaan pelanggaran importasi frozen egg yolk 10 persen salted atau kuning telur asin 10 persen dengan jumlah 15 ton atau senilai kurang lebih Rp 1 miliar yang diimpor oleh PT. ABN," kata Argo di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).

Sementara Dittipideksus Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan, kasus ini berhasil terungkap berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat pada September 2019 lalu. Berdasar informasi itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, pada 12 September 2019, polisi menemukan adanya indikasi praktik impor ilegal yang dilakukan PT ABN. Sampai pada akhirnya diketahui bahwa PT ABN itu mengimpor kuning telur asin asal India tanpa dilengkapi dengan perizinan dari Kemendag dan rekomendasi dari Kementan.

"Jadi, dalam kasus ini ada aturan yang dilanggar yakni Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 29 Tahun 2019 tentang ketentuan ekspor dan impor hewan dan produk hewan," kata Daniel.

Atas perbuatan itu, PT ABN pun diberikan sanksi administratif berupa pelarangan impor. Selain itu, PT ABN juga diwajibkan memenuhi kebutuhan produksinya menggunakan bahan baku telor dari dalam negeri.

Sebab, lanjut Daniel, kuning telur asin ilegal itu juga dikhawatirkan mengganggu perekonomian masyarakat dan para peternak.

"Barang berupa frozen egg yolk 10 persen salted tersebut wajib ditarik kembali dari peredaran dan dimusnahkan oleh importir," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPRD Terpilih PDIP Ngaku Dipecat Gara-gara Tak Beri Uang ke Hasto

Anggota DPRD Terpilih PDIP Ngaku Dipecat Gara-gara Tak Beri Uang ke Hasto

News | Senin, 10 Februari 2020 | 20:29 WIB

Ini Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Novel Baswedan

Ini Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Novel Baswedan

Foto | Sabtu, 28 Desember 2019 | 15:35 WIB

Saya Tidak Suka Novel Karena Dia Pengkhianat

Saya Tidak Suka Novel Karena Dia Pengkhianat

News | Sabtu, 28 Desember 2019 | 14:57 WIB

Dituding Menistakan Agama, Gus Muwafiq Bakal Dilaporkan ke Polisi Lagi

Dituding Menistakan Agama, Gus Muwafiq Bakal Dilaporkan ke Polisi Lagi

News | Kamis, 05 Desember 2019 | 14:49 WIB

ICJR: Pengibaran Bintang Kejora Ekpresi Kultural, Tak Bisa Disebut Makar!

ICJR: Pengibaran Bintang Kejora Ekpresi Kultural, Tak Bisa Disebut Makar!

News | Senin, 02 September 2019 | 15:43 WIB

Jarang Diketahui, Telur Asin Kaya Nutrisi dan DIrekomendasikan Pakar

Jarang Diketahui, Telur Asin Kaya Nutrisi dan DIrekomendasikan Pakar

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 19:25 WIB

Bikin Penasaran, Gerai 7-Eleven Malaysia Rilis Es Krim Rasa Telur Asin

Bikin Penasaran, Gerai 7-Eleven Malaysia Rilis Es Krim Rasa Telur Asin

Lifestyle | Sabtu, 06 Juli 2019 | 11:45 WIB

Terkini

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:04 WIB

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:00 WIB

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

HUT ke-81 TNI Batal Digelar Meriah di Monas, Upacara Dialihkan Sederhana ke Mabes Cilangkap

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:56 WIB

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Luke Vickery Akhirnya Dapat Panggilan Timnas Indonesia, John Herdman Ungkap Modal Utamanya

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

Kebakaran Hutan Kepung Habitat Gajah Sumatra, Populasinya Kian Kritis

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:55 WIB

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:52 WIB

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:51 WIB

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:50 WIB

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

×