Pohon Tebangan Monas Alih Fungsi Jadi Furnitur, Publik: Ini Cuma Ngeles Aja

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Kamis, 13 Februari 2020 | 10:34 WIB
Pohon Tebangan Monas Alih Fungsi Jadi Furnitur, Publik: Ini Cuma Ngeles Aja
Revitalisasi Monas. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Imbas proyek revitalisasi Monumen Nasional (Monas) kembali menjadi perbincangan di media sosial. Terutama mengenai klaim alih fungsi tebangan pohon di Monas menjadi furnitur.

Publik ramai mengomentari pemberitaan mengenai kebijakan baru yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai nasib 191 pohon yang ditebang.

Dalam pemberitaan tersebut, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Heru Hermawanto membantah batang kayu yang sudah ditebang itu akan dijual.

Pohon-pohon yang diketahui memiliki kualitas tinggi akan dimanfaatkan untuk keperluan peralatan mebel atau furnitur.

"Kalau itu biasanya disimpan atau dimanfaatkan untuk membuat bangku atau furnitur,” ujar Heru kepada Suara.com, Rabu (12/2)

Kendati begitu, Heru belum bisa memastikan furnitur tersebut akan dijual secara umum atau digunakan Pemprov DKI lantaran menjadi kewenangan pemilik aset.

"Kalau ketentuan itu kami enggak mengerti, karena itu kembali kepada pemilik asetnya kan. Kami kan sebagai pelaksana di sini, kan intinya bahwa barang itu dititipkan, disimpan,” tukasnya.

Terkait hal itu, warganet pun ramai menyuarakan tanggapannya. Sebagian dari mereka mempertanyakan kebijakan Pemprov DKI yang dinilai berbeda dari sebelumnya.

Cuitan warganet soal pohon tebangan Monas jadi furnitur. (Twitter)
Cuitan warganet soal pohon tebangan Monas jadi furnitur. (Twitter)

Seperti politikus PSI Mohammad Guntur Romli yang mengatakan, "Hanya #GubernurTerbodoh @aniesbaswedan yang ngeluh polusi tapi juga nebangi pohon. Sebelumnya bilang dikarantina ternyata dijadikan bangku, furnitur!".

Senada akun @DeeMz29429466 juga memberikan komentar.

"Gak gubernurnya gak dinasnya, kek ngomong mencla-mencle, isuk (pagi) tahu sore dele. Berarti berati ini cuma buat ngeles aja," ungkapnya.

Adapun warganet lainnya, menuntut kejelasan lebih lanjut alih fungsi pohon di Monas menjadi furnitur.

"Iya mesti jelas dong, bangku apa, buat siapa, dimana sekarang, pengrajinnya siapa, ada foto-foto bukti saat kayu dikirim & dibuat. Atau minimal saksi-saksi mata. Pohon di Monas milik negara, bukan milik pribadi harus ada pertanggungjawaban @KemensetnegRI @dprddkijakarta @imadya @psi_id," kata @pherasim.

Sebelumnya, nasib 191 pohon yang ditebang karena proyek revitalisasi sisi selatan Monumen Nasional (Monas) masih jadi misteri.

Pasalnya, di antara pohon yang tumbang itu, ada jenis yang bernilai jual tinggi seperti jati dan mahoni. Selain itu, pemanfaatan batang pohon setelah ditebang juga masih misterius.

Ketika ditanya soal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan malah enggan membeberkannya dan meminta awak media bertanya ke Dinas Kehutanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

191 Pohon di Monas yang Ditebang Ternyata Dijadikan Furnitur

191 Pohon di Monas yang Ditebang Ternyata Dijadikan Furnitur

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 19:49 WIB

Pemprov Bantah Jual 191 Pohon yang Ditebang di Monas: Dibikin Jadi Bangku

Pemprov Bantah Jual 191 Pohon yang Ditebang di Monas: Dibikin Jadi Bangku

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 18:55 WIB

Dalih Pemprov DKI Gunduli Monas: Selama Ini Tertutup untuk Masyarakat

Dalih Pemprov DKI Gunduli Monas: Selama Ini Tertutup untuk Masyarakat

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 16:40 WIB

Formula E Disetujui Ngebut di Monas, PDIP: Tak Ada Efek Bagus

Formula E Disetujui Ngebut di Monas, PDIP: Tak Ada Efek Bagus

News | Senin, 10 Februari 2020 | 14:27 WIB

Terkini

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB