Cipularang Longsor karena Permukaan Air Tinggi di KM 118

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 13 Februari 2020 | 13:26 WIB
Cipularang Longsor karena Permukaan Air Tinggi di KM 118
Area persawahan yang longsor akibat pergerakan tanah di Desa Sukatani, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (12/2). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa] area persawahan yang longsor akibat pergerakan tanah di Desa Sukatani, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (12/2). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat meminta warga untuk tidak beraktivitas di lokasi longsor yang terjadi di Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Hal itu diantisipasi untuk menghindari jika terjadinya longsor susulan. Selain itu pihak BPBD masih menunggu juga hasil kajian dari tim Bidang Pergerakan Tanah PVMBG.

"Kami mengimbau untuk sementara waktu untuk tidak dulu melakukan aktivitas di rumah yang terdampak sambil kita menunggu kajian geologi," kata Kepala BPDB Kabupaten Bandung Barat Duddy Prabowo, saat meninjau lokasi longsor, Kamis (13/2/2020).

Pihak BPBD belum dapat memutuskan, apakah lokasi longsor tersebut aman untuk ditempati atau beraktivitas. Setelah ada hasil PVMBG, pihaknya baru dapat dapat memberikan rekomendasi untuk beraktivitas. Itu pun jika sudah dilakukan pembenahan seperti pembersihan material longsor dan lain-lainnya.

"Saya kira mudah - mudahan tidak lama. Tim geologi juga sudah dibatas melakukan penelitian dan kajian. Kita tunggu hasil itu. Lebih cepat lebih baik," katanya.

Dengan melihat kondisi titik longsor, lokasi tersebut memang seharusnya di relokasi. Namun begitu, opsi tersebut belum dapat dijadikan pilihan dalam waktu dekat ini.

"Kalau ini kondisinya aman bagi warga bisa untuk kembali lagi. Ke depan mungkin kita perlu upaya langkah langkah untuk merelokasi mereka, yang di upayakan dari Pemda," ucapnya.

sementara itu Ketua Tim Pergerakan Tanah PVMBG, Anjar menyebutkan, saat ini pihaknya tengah menganalisis hubungan longsor dan genangan air yang berada di sebelah titik longsor. Pihak PVMBG temukan ada dua genangan air, yang masih tergenang dengan luas area cukup besar di lokasi longsor.

"Ada dua genangan yah, satu yang kecil disebelah selatan, depan titik longsor. Satu ada di Utara seberangnya yang cukup luas yang, sekitar 4000 meter persegi," kata Anjar, saat dihubungi.

baca juga

Di lokasi tersebut, memang tercatat beberapa kali adanya pergerakan tanah yang menyebabkan longsor, namun tidak sebesar saat kemarin. Hal itu terjadi, karena kondisi tanah di lokasi tersebut cukup curam dan kondisinya juga sudah mengalami jenuh air.

"Karena memang lerengnnya curam, kemudian tanah udah jenuh dengan air karena banyak lahan basah disitu kan. Maksudnya, kandungan air dalam tanah itu tinggi, disana banyak lahan basah otomatis dia meningkatkan air permukaan jadi gembur," ucap dia.

Seperti diketahui, Tebing setinggi kurang lebih 20 meter, alami longsor dan materialnya menimpa rumah warga di Kampung Hegarmanah, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Kejadian longsor itu, terjadi pada Selasa 11 Februari 2020 malam, sekira pukul 19.00 WIB. Selain menimbun rumah warga, material tanah pun menimbun persawahan.

Lokasi longsoran berada di bawah jalan tol Purbaleunyi, tepatnya di kilometer 118+600 jalur B arah Jakarta. Titik longsor hanya berjarak kurang lebih delapan meter dari titik longsor.

Kontributor : Cesar Yudistira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digendong saat Ada Jokowi, Balita Korban Longsor di Bogor Meninggal Dunia

Digendong saat Ada Jokowi, Balita Korban Longsor di Bogor Meninggal Dunia

Jabar | Jum'at, 07 Februari 2020 | 21:39 WIB

Longsor, Jalur Bandung-Cianjur Lumpuh Total

Longsor, Jalur Bandung-Cianjur Lumpuh Total

Jabar | Sabtu, 25 Januari 2020 | 01:05 WIB

Jalan Nasional Lintas Sumatera Lumpuh karena Longsor di Sijunjung

Jalan Nasional Lintas Sumatera Lumpuh karena Longsor di Sijunjung

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 11:16 WIB

BBWSSO Sebut 20 persen Tangul Jateng-DIY Rusak, Ini Penyebabnya

BBWSSO Sebut 20 persen Tangul Jateng-DIY Rusak, Ini Penyebabnya

Jogja | Kamis, 16 Januari 2020 | 21:30 WIB

Soal Longsornya Talud di Ngampilan, Begini Penjelasan BBWSSO

Soal Longsornya Talud di Ngampilan, Begini Penjelasan BBWSSO

Jogja | Kamis, 16 Januari 2020 | 21:03 WIB

Terkini

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Skuat Mewah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Nilai Pasar Dua Kali Lipat dari Malaysia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 14:05 WIB

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Gerbang UINSA Surabaya Dirantai dan Disegel, Ratusan Mahasiswa Ngotot Desak Rektor Mundur

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Setelah Jual Saham ke Haji Isam, RKAB Anak Usaha BYAN Terbit

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Sarang de Chocolate: Toko Cokelat Misterius, Tempat Cinta dan Luka Menemukan Ruang untuk Pulih

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:00 WIB

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Di Bawah Lampu Loteng: KKN, Kenangan, dan Perpisahan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:59 WIB

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

Emir Qatar Mendadak Kirim Surat Khusus ke Presiden Prabowo Lewat Menlu Sugiono, Ada Apa?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:57 WIB

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Panduan Praktis Menghitung Luas Trapesium dan Belah Ketupat Lengkap dengan Contoh Soal

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

Terdiri dari 15 Pasal, RUU Pengaturan Reforma Agraria Siap Disahkan Jadi UU di Paripurna

News | Senin, 21 September 2026 | 13:54 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Senin, 21 September 2026 | 13:53 WIB

×