Bahas Anak-anak Pelaku Terorisme, Fadjroel: Untung Enggak Kenal Fadli Zon

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Kamis, 13 Februari 2020 | 18:09 WIB
Bahas Anak-anak Pelaku Terorisme, Fadjroel: Untung Enggak Kenal Fadli Zon
Fadjroel Rachman (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Juru Bicara (jubir) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Fadjroel Rachman menyindir Anggota DPR RI Fadli Zon ketika membahas soal terorisme di Indonesia.

Fadjroel membahas kasus bom di Surabaya ketika sedang berdiskusi soal polemik pemulangan WNI eks ISIS.

Hal tersebut disampaikanya dalam acara Mata Najwa bertajuk "Menangkis ISIS" yang tayang pada Rabu (12/2/2020) malam.

Awalnya, Pendiri Yayasan Prasasti Perdamaian Noor Huda Ismali mengatakan bahwa ada manfaat jika para Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS pulang ke Indonesia. Yaitu, counter-narrative terhadap propaganda yang dilakukan teroris.

"Paling tidak counter-narrative. Mereka itu karena di Indonesia yang menolak ada 97 artinya ada 3 persen, 3 persen dari 250 juta itu banyak," kata Noor Huda.

Ia melanjutkan, "Makanya saya bikin film, saya bikin counter narative di sosial media itu bukan untuk mendukung".

Pernyataan dari Noor Huda tersebut langsung disahut oleh Fadjroel. Menurutnya, Noor Huda hanya berbicara dari sudut pandang para WNI eks ISIS.

"Karena masalahnya juga kalau anda selalu berbicara dalam perspektif mereka. Yang penting sekarang ini pemerintah ingin berbicara dalam perspektif korban," kata Fadjroel yang kemudian disepakati oleh Noor Huda.

Fadjroel Rachman dan Fadli Zon di Mata Najwa berjatuk "Menangkis ISIS" (Screenshot Youtube Najwa Shihab)
Fadjroel Rachman dan Fadli Zon di Mata Najwa berjatuk "Menangkis ISIS" (Screenshot Youtube Najwa Shihab)

Jubir Presiden itu mengaitkan korban terorisme dengan kasus bom di Surabaya. Seperti diketahui kasus pelaku bom bunuh diri itu melibatkan anak-anak.

"Korban terorisme di Indonesia sedemikian banyak. Bahkan pelakunya di Surabaya adalah anak kecil lho. Anak kecil pelakunya. Untung enggak kenal Fadli Zon, di sana," ujar Fadjroel yang disambut tawa para penonton.

Fadli Zon membalas, "Anda jangan begitu, bisa jadi anak itu dibawa-bawa."

"Kan dibagi tugas, bapaknya, ibunya," sahut Fadjroel.

Politikus Partai Gerindra ini kembali membalas, "Maksud saya, jangan men-generalisasi, kita jelas teroris itu ancaman negara."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Dicap Stateless, Eks ISIS Bakal Diadili Jika Pulang ke Indonesia

Sudah Dicap Stateless, Eks ISIS Bakal Diadili Jika Pulang ke Indonesia

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 16:47 WIB

Data Jumlah WNI Eks ISIS, Pemerintah Akan Kirim Tim Verifikasi

Data Jumlah WNI Eks ISIS, Pemerintah Akan Kirim Tim Verifikasi

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 16:33 WIB

Fadli Zon Sebut ISIS Bukan Negara, Jawaban Guru Besar UI Ini Menuai Riuh

Fadli Zon Sebut ISIS Bukan Negara, Jawaban Guru Besar UI Ini Menuai Riuh

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 15:40 WIB

AII: Pemerintah Tak Mau Menjemput Tapi Jangan Halangi WNI Eks ISIS Pulang

AII: Pemerintah Tak Mau Menjemput Tapi Jangan Halangi WNI Eks ISIS Pulang

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 15:25 WIB

Tak Dipulangkan ke Indonesia, Istana: Ratusan Eks ISIS Berstatus Stateless

Tak Dipulangkan ke Indonesia, Istana: Ratusan Eks ISIS Berstatus Stateless

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 14:17 WIB

Komisi III Dukung Pemerintah Buka Peluang Pulangkan Anak-anak WNI Eks ISIS

Komisi III Dukung Pemerintah Buka Peluang Pulangkan Anak-anak WNI Eks ISIS

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 13:16 WIB

Diminta Buktikan 689 Eks ISIS Masih WNI, Fadli Zon: Diverifikasi Satu-satu

Diminta Buktikan 689 Eks ISIS Masih WNI, Fadli Zon: Diverifikasi Satu-satu

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 13:46 WIB

Saat Nama Prabowo Jadi Perdebatan dalam Bahasan Terorisme

Saat Nama Prabowo Jadi Perdebatan dalam Bahasan Terorisme

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 12:28 WIB

Komnas HAM Soroti Status WNI Eks ISIS, Guru Besar UI Emosi Bilang Begini

Komnas HAM Soroti Status WNI Eks ISIS, Guru Besar UI Emosi Bilang Begini

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 10:56 WIB

Terkini

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:22 WIB

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:19 WIB

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:13 WIB

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:36 WIB

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:18 WIB

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:10 WIB

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:59 WIB

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:57 WIB

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:54 WIB