Sabtu Besok, WNI eks Wuhan dari Natuna Akan Tiba di Jakarta Pukul 16.OO WIB

Pebriansyah Ariefana, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 14 Februari 2020 | 17:23 WIB
Sabtu Besok, WNI eks Wuhan dari Natuna Akan Tiba di Jakarta Pukul 16.OO WIB
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari kesembilan di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Senin (10/2). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Masa observasi dan monitoring 238 WNI yang pulang dari Wuhan, China di hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, akan segera selesai Sabtu, 15 Februari 2020 pukul 12.00 WIB. Mereka akan transit di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta.

Itu artinya, 14 hari sudah mereka menjalani proses karantina untuk memastikan seluruh WNI tidak terinfeksi dan membawa virus corona COVID-19 ke Indonesia.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan nantinya sisa-sisa tenda di hanggar bekas tempat tinggal WNI saat masa observasi dan karantina rencanamya akan dibongkar untuk dilakukan perawatan, dan dibersihkan agar nantinya bisa digunakan saat dibutuhkan kembali.

"Untuk apa, untuk dipelihara untuk dibersihkan supaya setiap saat bisa dipakai lagi. Jadi dia menjadi ready terus tendanya. Karena itu tenda memang untuk pasukan, dan pasukan itu untuk siapa, pasukan itu yang nyaman bukan tenda-tenda pleton biasa," paparnya.

Tenda tersebut kata pemilik Terawan Theory ini, memiliki fasilitas yang mumpuni seperti air conditioner atau pendingin ruangan, televisi, dan sebagainya. Sehingga tenda ini cenderung nyaman ditinggali, walaupun berada di wilayah militer.

"Jadi memang lengkap sekali. Jadi menurut saya tenda nyaman lah, meskipun militer," ungkapnya.

Terkait kepulangan para WNI, Menkes Terawan mempersilahkan kepada keluarga WNI yang diobservasi untuk menjemput anggota keluarganya saat tiba di bandara nanti. Bahkan pemerintah sudah menyiapkan tiket untuk mereka bisa kembali ke rumahnya.

"Langsung (bisa jemput), begitu sampai mereka langsung punya tiket dan sebagainya, sudah dibekali," ujar Menkes Terawan di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (14/2/2020).

Rombongan 238 WNI ini akan langsung diterbangkan dari Natuna pada Sabtu, 15 Februari besok pukul 12.00 WIB ke Jakarta, dan perkiraan perjalanan akan memakan waktu selama 4 jam dari Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau.

baca juga

"Kalau cuaca baik, tidak ada problem, dan Tuhan mengizinkan mungkin sekitar 4 kurang lah. Mudah-mudahan sudah tiba di Jakarta. Empat (jam) kurang, kurangnya seberapa nanti dihitung sendiri," tutup Menkes Terawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok WNI di Natuna Dipulangkan, Transit di Bandara Halim Perdana Kusumah

Besok WNI di Natuna Dipulangkan, Transit di Bandara Halim Perdana Kusumah

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:46 WIB

Imbauan IDI Soal Kepulangan WNI dari Wuhan yang Selesai Observasi di Natuna

Imbauan IDI Soal Kepulangan WNI dari Wuhan yang Selesai Observasi di Natuna

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:18 WIB

Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?

Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:12 WIB

MPR Ingatkan Pemerintah Soal Strategi Pemulangan Anak-anak WNI Eks ISIS

MPR Ingatkan Pemerintah Soal Strategi Pemulangan Anak-anak WNI Eks ISIS

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 15:46 WIB

Hidup Terkurung Corona, Begini Cerita WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess

Hidup Terkurung Corona, Begini Cerita WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 14:25 WIB

Terkini

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:00 WIB

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

Bukan Sekali! Menhut Raja Juli Sering Ketemu Bupati Kuansing Sebelum Kena OTT

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Surakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×