Imbauan IDI Soal Kepulangan WNI dari Wuhan yang Selesai Observasi di Natuna

Ririn Indriani

Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:18 WIB
Imbauan IDI Soal Kepulangan WNI dari Wuhan yang Selesai Observasi di Natuna
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China melakukan senam bersama prajurit TNI pada hari kesembilan di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Senin (10/2). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengimbau masyarakat Indonesia agar tidak khawatir dan menerima kepulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China ke keluarganya setelah menjalani masa observasi di Natuna, Kepulauan Riau.

"Saya kira masyarakat tidak perlu khawatir karena mereka sudah melalui masa observasi," kata Wakil Ketua Umum PB IDI Dr Muhammad Adib Khumaidi, Sp.OT saat dihubungi di Jakarta, Jumat (14/2/2020) dikutip dari Antara.

Menurutnya, masyarakat tersebut telah menjalani masa observasi atau inkubasi selama 14 hari dengan layanan kesehatan dan prosedur yang baik.

Oleh sebab itu, masyarakat terutama di lingkungan mereka akan kembali diminta untuk tidak menjauhinya dan bersikap biasa-biasa saja.

Secara umum PB IDI melihat 285 WNI di Natuna yang dijadwalkan kembali ke keluarga mereka masing-masing pada Sabtu (15/2/2020) sudah dalam kondisi sehat. Artinya saat masa observasi 14 hari selesai mereka tidak ada membawa virus corona.

Meskipun demikian, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi tersebut menyarankan para WNI tetap melakukan pengecekan kesehatan secara berkala di rumah sakit terdekat setelah menjalani masa observasi.

"Menurut saya perlu. Jadi nanti mereka tetap ke fasilitas kesehatan untuk melakukan pengecekan apalagi kalau ada keluhan," katanya.

Secara umun ia menjelaskan problem utama dari virus corona atau covid-19 berada pada pernapasan hingga sampai pada infeksi pernapasan yang akut atau gawat. Namun, keluhan di awal sama seperti virus corona lain yaitu batuk, sesak napas dan demam.

"Itu merupakan tanda-tanda sudah ke arah kemungkinan gangguan pernapasan. Tapi apakah itu disebabkan karena virus corona ya harus ada pemantauan dan pemeriksaan laboratorium," katanya.

baca juga

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan untuk memulangkan WNI yang diobservasi kesehatannya terkait virus Covid-19 di Natuna Kepulauan Riau yang dijadwalkan pada 15 Februari 2020.

Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan hasil rapat koordinasi bersama kementerian-lembaga terkait di Kemenko PMK memutuskan misi observasi kesehatan tersebut akan berakhir pada 15 Januari 2020 pukul 12.00 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?

Observasi Selesai, Bagaimana Nasib Hanggar Tempat Karantina WNI di Natuna?

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:12 WIB

Waduh, Hampir 500 Ribu Warga China Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19!

Waduh, Hampir 500 Ribu Warga China Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19!

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 13:53 WIB

238 WNI di Natuna Siap Dipulangkan, Menkes Terawan: Kita Ikut Bahagia

238 WNI di Natuna Siap Dipulangkan, Menkes Terawan: Kita Ikut Bahagia

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 13:15 WIB

Terkini

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:51 WIB

7 Perbedaan Sepatu New Balance Ori dan KW Super, Jangan Sampai Tertipu!

7 Perbedaan Sepatu New Balance Ori dan KW Super, Jangan Sampai Tertipu!

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Buku Cemong: Menemukan Makna di Balik Kenangan dan Ketimpangan Hidup

Buku Cemong: Menemukan Makna di Balik Kenangan dan Ketimpangan Hidup

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:44 WIB

Tragedi Karhutla Bromo Terparah: Terjebak Kepungan Api, 4 Relawan Gugur dan 2 Kritis

Tragedi Karhutla Bromo Terparah: Terjebak Kepungan Api, 4 Relawan Gugur dan 2 Kritis

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Haji Isam Mau Caplok Saham BCA, Ini Kata OJK

Haji Isam Mau Caplok Saham BCA, Ini Kata OJK

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Manhwa Aksi Populer Teenage Mercenary Diadaptasi Anime TV, Tayang 2027

Manhwa Aksi Populer Teenage Mercenary Diadaptasi Anime TV, Tayang 2027

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenperin Siapkan 11 Ribu Kapasitas Pelatihan Vokasi untuk Pekerja Migran

Kemenperin Siapkan 11 Ribu Kapasitas Pelatihan Vokasi untuk Pekerja Migran

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Sempat Lambaikan Tangan, Pria di Pesisir Barat Hilang Ditelan Ombak Ganas 4 Meter

Sempat Lambaikan Tangan, Pria di Pesisir Barat Hilang Ditelan Ombak Ganas 4 Meter

Lampung | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:21 WIB

KPK Sita Rp 800 Juta yang Dikembalikan Hercules, Diduga Terkait Pengelolaan Lahan Summarecon

KPK Sita Rp 800 Juta yang Dikembalikan Hercules, Diduga Terkait Pengelolaan Lahan Summarecon

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:14 WIB

×