Toleransi Muslim dan Keturunan China Dekat Karantina Corona WNI eks Wuhan

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 15 Februari 2020 | 06:30 WIB
Toleransi Muslim dan Keturunan China Dekat Karantina Corona WNI eks Wuhan
Kota Tua Penagi. (Antara)

Suara.com - Suasana keberagaman toleransi terasa di Kota Tua Penagi. Letaknya tak jauh dari pusat karantina corona di Natuna.

Azan Ashar mengumandang di pelantar Kota Tua Penagi, sebuah kampung yang berada di seberang Lanud Raden Sadjad, Kota Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Sebuah sepeda motor melaju pelan di depan klenteng merah, lalu parkir di depan surau bercat putih dan hijau. Dua orang pengendara dan orang yang diboncengi langsung bergegas masuk ke dalamnya.

Sementara dari arah berlawanan, seorang kakek mengenakan kopiah berjalan pelan di bawah untaian tali berhiaskan lampion merah, menuju surau, hendak menunaikan kewajibannya sebagai muslim, Shalat Ashar.

Begitulah pemandangan sehari-hari di Penagi, kota yang hanya berpenduduk sekitar 100 kepala keluarga di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Hiasan lampion merah perayaan Tahun Baru China menjuntai dari awal gerbang hingga ke ujung pelantar, batas akhir pemukiman.

Surau berdiri tepat di samping klenteng, di tengah kampung. Seperti warganya yang juga hidup berdampingan dengan damai di sana. Menurut Lia, istri Ketua RT, jumlah warga Melayu Muslim dan keturunan Tionghoa di Penagi hampir imbang. Jumlah Melayu Muslim relatif sedikit lebih banyak.

Kota Tua Penagi. (Antara)
Kota Tua Penagi. (Antara)

Dulu, dia bercerita, jumlah warga keturunan Tionghoa di sana lebih banyak. Namun, kini, mereka pindah ke Ranai, ibu kota provinsi. Semakin ke sini, warga semakin berbaur. Ada warga Tionghoa yang menikah dengan Melayu, ada juga menikah dengan pendatang dari Jawa dan lainnya. Warga tambah kompak.

Menurut dia, kehidupan di sana harmonis, tidak ada selisih paham yang dapat memicu kericuhan besar. Warga hidup berdampingan dan saling mendukung. Bila ada kegiatan gotong royong, masyarakat saling bahu membahu. Bahkan setiap ada kegiatan keagamaan, mereka saling membantu.

"Ketika umat Muslim merayakan Idul Fitri, kami membantu bersih-bersih. Kalau kami ada acara, mereka juga datang," kata Lia.

Begitu pula dengan perayaan Cap Go Meh, atau hari ke-15 perayaan Tahun Baru Imlek. Tidak hanya warga keturunan Tionghoa yang merayakan, namun umat Muslim juga ikut bersuka cita.

"Semua ikut, kami ada panggung dan hadiah-hadiah," cerita Lia.

Biasanya, warga Tionghoa menyiapkan panggung yang berlokasi di dalam perkampungan pada setiap perayaan Cap Go Meh.

Kota Tua Penagi. (Antara)
Kota Tua Penagi. (Antara)

Kemudian, terdapat berbagai jenis hiburan, seperti organ tunggal dan barongsai, berikut dengan pembagian hadiah kejutan (door price).

"Kita nyanyi-nyanyi, biasalah," kata Lia.

Hal itu dibenarkan oleh Ridawati, penduduk Muslim. Ia mengatakan perayaan Cap Go Meh biasanya diadakan dengan meriah dan selalu dipadati warga, Melayu, Tionghoa dan warga pendatang lainnya.

"Ada banyak hadiah, kami ikut. Enggak apa-apa," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Virus Corona Masuk ke Medan, Pria Ini Sedang Dicari Pihak Rumah Sakit

Sebut Virus Corona Masuk ke Medan, Pria Ini Sedang Dicari Pihak Rumah Sakit

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 20:21 WIB

Akibat COVID-19, Warga China Beri Kekasihnya Buket Masker untuk Valentine

Akibat COVID-19, Warga China Beri Kekasihnya Buket Masker untuk Valentine

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 20:30 WIB

Psikiater Ungkap Alasan Jadi Transgender, Virus Corona Tewaskan 1.491 Orang

Psikiater Ungkap Alasan Jadi Transgender, Virus Corona Tewaskan 1.491 Orang

Health | Jum'at, 14 Februari 2020 | 19:55 WIB

Viral Buket Isi Masker untuk Hadiah Valentine, Takut Kena Corona Covid-19?

Viral Buket Isi Masker untuk Hadiah Valentine, Takut Kena Corona Covid-19?

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2020 | 19:12 WIB

Terkini

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:32 WIB

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:20 WIB

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:06 WIB

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:55 WIB

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:50 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:49 WIB

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

Jupnas Gizi Pertanyakan Kontradiksi Data Program MBG, Padahal Dulu Pamer Capaian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:42 WIB

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

Massa Mahasiswa ke Aparat di Thamrin: Bapak Nanti Jaganya di HI Saja, Biarin Kita Jalan Dulu Pak!

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:29 WIB