Sebut Pengudeta Gus Dur Jadi Gelandangan Politik, Cuitan Luqman Disorot

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Minggu, 16 Februari 2020 | 10:50 WIB
Sebut Pengudeta Gus Dur Jadi Gelandangan Politik, Cuitan Luqman Disorot
Almarhum Presiden Republik Indonesia ke-4, KH. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur. [Twitter@tsamaraDKI]

Suara.com - Anggota DPR RI fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim oknum yang melengserkan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dari kursi presiden, kekinian menjadi gelandangan politik. Klaim tersebut seketika menuai sorotan publik.

Hal itu disampaikan Luqman melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @LuqmanBeeNKRI, Kamis (13/1/2020). Luqman mengungkit pernyataan Gus Dur soal dirinya yang memaafkan gelandangan politik, beberapa tahun silam.

"Saya memaafkan, tapi tidak melupakan. Lihat saja, mereka akan jadi gelandangan politik di negeri ini”, begitu kira-kira pernyataan Gus Dur dalam satu acara," cuit Luqman seperti dikutip Suara.com, Minggu (16/2).

Ia pun mengamini pernyataan Gus Dur tersebut. Politikus PKB itu mengatakan pihak yang berhasil melengserkan Gus Dur dari jabatannya, kekinian jadi gelandangan politik satu demi satu.

Bahkan menurut Luqman, belakangan ini terungkap gelandangan politik baru meski dirinya enggan membeberkan identitas oknum tersebut.

"Dan, satu demi satu orang-0rang yang mengkudeta Gus Dur akhirnya menjadi gelandangan politik. Kemarin tambah satu orang lagi," imbuhnya.

Cuitan Luqman soal pengkudeta Gus Dur jadi gelandangan politik. (Twitter/@LuqmanBeeNKRI)
Cuitan Luqman soal pengkudeta Gus Dur jadi gelandangan politik. (Twitter/@LuqmanBeeNKRI)

Cuitan Luqman tersebut sontak menuai perhatian khlayak. Tak sedikit dari mereka penasaran dengan sosok gelandangan politik yang dimaksud.

Sejak dibagikan, cuitan itupun telah mendapat 499 retweets dan 1,8 likes.

"Kalo yang mengkudeta GUsDur dari PKB bakalan jadi gelandangan gak pak?" tanya lukchakim.

"Yang mengkudeta Alm Gurdur dari PKB kira-kira masuk kategori yang tak telupakan gak? Apa akan menjadi gelandangan berikutnya?," tulis @mh_mahfudz.

Buku Menjerat Gus Dur

Untuk diketahui, buku Menjerat Gus Dur (2019; Numedia Digital Indonesia), menggegerkan publik karena mengungkap skandal dugaan adanya skenario sejumah elite politikus melengserkan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dari tampuk kursi kepresidenan tahun 2001.

Virdika Rizky Utama, penulis buku tersebut, kepada Erick Tanjung—jurnalis Suara.com—mengakui tergerak menyusun buku itu berdasarkan dua dokumen rahasia temuannya.

Satu di antara dua dokumen itu adalah, surat berisi notulensi rapat elite politik Partai Golkar dan sejumlah pihak di rumah Arifin Panigoro pada 22 Juni 2000. Notulensi sebanyak 9 lembar itu tertanggal 3 Juli 2000 yang ditandatangani oleh Priyo Budi Santoso.

Senada, pihak keluarga mendiang Gus Dur mengakui lega, kekinian sejarah pelengseran Presiden keempat RI tersebut sudah terbukukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenazah Gus Sholah Diberangkatkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma

Jenazah Gus Sholah Diberangkatkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma

Video | Senin, 03 Februari 2020 | 09:00 WIB

Suasana Haru di Rumah Duka Gus Sholah

Suasana Haru di Rumah Duka Gus Sholah

Foto | Senin, 03 Februari 2020 | 10:46 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Video Gus Dur Semasa Hidup Pernah Dibaptis?

CEK FAKTA: Benarkah Video Gus Dur Semasa Hidup Pernah Dibaptis?

News | Sabtu, 25 Januari 2020 | 13:56 WIB

Imlek 2020: Gus Dur Pahlawan Etnis Tionghoa Indonesia

Imlek 2020: Gus Dur Pahlawan Etnis Tionghoa Indonesia

News | Sabtu, 25 Januari 2020 | 11:59 WIB

Terkini

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB