Klinik Aborsi Paseban Punya Sindikat, Polisi Buru Dokter S dan 50 Bidan

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 17 Februari 2020 | 16:01 WIB
Klinik Aborsi Paseban Punya Sindikat, Polisi Buru Dokter S dan 50 Bidan
Garis polisi membentangi pagar klinik aborsi Paseban, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (16/02). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Polda Metro Jaya masih terus mengembangkan kasus aborsi ratusan janin yang terjadi di sebuah klinik kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat.

Terkini, polisi masih memburu dokter berinisial S dan puluhan bidan yang diduga ikut menjadi sindikat praktik aborsi di klinik tersebut.

S disebut sebagai dokter yang sempat menggantikan peran tersangka dokter MM alias A untuk melakukan aborsi terhadap para pasien.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tersangka A sempat mengalami gangguan kesehatan dan dokter S untuk menggantikan perannya melakukan aborsi di klinik Paseban.

"Tapi sebelumnya sekitar satu bulan itu dia (dokter A) sendiri yang melakukan (aborsi). Kemudian, untuk menggantikan dia ini, dia merekrut satu mitra lagi namanya dokter S, dan ini yang kami sedang lakukan pengejaran," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).

Polda Metro Jaya mengungkap kasus klinik aborsi di kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat. (Suara.com/M Yasir).
Polda Metro Jaya mengungkap kasus klinik aborsi di kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat. (Suara.com/M Yasir).

Selain itu, Yusri juga mengatakan pihaknya untuk mencari puluhan bidang yang diduga terlibat dalam sindikat praktik aborsi ilegal klinik Paseban.

Setidaknya, kata dia, ada sekitar 50 bidan yang berperan mempromosikan praktik aborsi lewat media sosial.

"Hampir kurang lebih 50 bidan lagi, caranya adalah mereka mensosialisasikan masing masing menggunakan medsos, menggunakan nama kliniknya masing-masing," katanya.

Sebelumnya, polisi membongkar praktik aborsi ilegal di sebuah klinik kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat. Sebanyak tiga pelaku berhasil dibekuk, yakni MM alias dokter A, RM dan SI.

baca juga

Tersangka A ternyata sudah lama diburu polisi. Namanya masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO terkait kasus serupa pada tahun 2016 saat membuka praktik klinik aborsi Cimandiri, Jakarta Pusat.

Sementara itu, tersangka RM merupakan residivis dengan kasus serupa dan memiliki peran mempromosikan praktik aborsi ilegal Paseban melalui website. Sedangkan tersangka S merupakan karyawan klinik aborsi ilegal Paseban.

Dari penyidikan kasus ini, klinik yang sudah beroperasi sejak 2018 itu pernah menangani sebanyak 1632 pasien dan telah membunuh sebanyak 903 janin bayi.

Para tersangka memasarkan praktik aborsi itu melalui media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tamu Diskotek Black Owl Pakai Narkoba dari Luar, Ada yang Positif Heroin

Tamu Diskotek Black Owl Pakai Narkoba dari Luar, Ada yang Positif Heroin

News | Senin, 17 Februari 2020 | 15:23 WIB

900 Janin Diduga Dihancurkan Pakai Bahan Kimia di Septik Tank Klinik Ilegal

900 Janin Diduga Dihancurkan Pakai Bahan Kimia di Septik Tank Klinik Ilegal

News | Senin, 17 Februari 2020 | 14:58 WIB

Hujan Deras Guyur Jakarta, Pohon di Depan Polda Metro Jaya Tumbang

Hujan Deras Guyur Jakarta, Pohon di Depan Polda Metro Jaya Tumbang

News | Minggu, 16 Februari 2020 | 15:44 WIB

Gugurkan 900 Janin, Begini Penampakan Klinik Aborsi di Paseban

Gugurkan 900 Janin, Begini Penampakan Klinik Aborsi di Paseban

Foto | Minggu, 16 Februari 2020 | 13:56 WIB

Gerebek Klinik Dokter Pecatan PNS, Polisi Temukan 2 Janin Berusia 6 Bulan

Gerebek Klinik Dokter Pecatan PNS, Polisi Temukan 2 Janin Berusia 6 Bulan

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 22:08 WIB

Bunuh 903 Janin, Dokter Aborsi Klinik Paseban Ternyata Pecatan PNS Riau

Bunuh 903 Janin, Dokter Aborsi Klinik Paseban Ternyata Pecatan PNS Riau

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 18:08 WIB

Gugurkan 903 Janin, Polisi Bongkar Praktik Ilegal Klinik Aborsi Paseban

Gugurkan 903 Janin, Polisi Bongkar Praktik Ilegal Klinik Aborsi Paseban

Video | Jum'at, 14 Februari 2020 | 17:55 WIB

Punya 1632 Pasien, Klinik Aborsi Paseban Sudah Bunuh 903 Janin Bayi

Punya 1632 Pasien, Klinik Aborsi Paseban Sudah Bunuh 903 Janin Bayi

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 17:26 WIB

Momen Lucinta Luna Dipindahkan ke Sel Khusus Polda Metro Jaya

Momen Lucinta Luna Dipindahkan ke Sel Khusus Polda Metro Jaya

Video | Kamis, 13 Februari 2020 | 10:35 WIB

Digiring ke Rutan Polda Metro Jaya, Lucinta Luna Bungkam dan Tertunduk Lesu

Digiring ke Rutan Polda Metro Jaya, Lucinta Luna Bungkam dan Tertunduk Lesu

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 22:36 WIB

Terkini

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:07 WIB

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:06 WIB

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB

×