Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala di PAUD, Anjing Pelacak Terus Mengendus Ini

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 19 Februari 2020 | 10:35 WIB
Kasus Mayat Balita Tanpa Kepala di PAUD, Anjing Pelacak Terus Mengendus Ini
Polresta Samarinda menurunkan anjing pelacak dari Polda Kalimantan Timur di lokasi penitipan balita yang meninggal tanpa kepala, AYG, di PAUD Jannatul Athfaal, Jalan A.W. Sjahranie Samarinda Ulu, Selasa (18-2-2020). (ANTARA/Arumanto)

Suara.com - Polisi terus menelusuri penyebab tewasnya balita berinisial AYG yang ditemukan tewas tanpa kepala di Samarinda, Kalimantan Timur.

Dalam kasus ini, Polresta Samarinda pada Selasa (19/2/2020), kemarin telah menurunkan anjing pelacak dari Polda Kalimantan Timur di PAUD Jannatul Athfaal, Jalan A.W. Sjahranie Samarinda Ulu, tempat terakhir kali AYG dititipkan orang tuanya.

Anjing jenis german shepherd bernama Tappy tersebut diturunkan guna pastikan kematian AYG setelah pada hari yang sama jenazah balita tersebut diautopsi.

Dengan dikawal oleh pelatihnya Briptu Kornelius, Tappy mulai bekerja dengan penjagaan Satreskrim Polresta Samarinda yang telah lebih dahulu mensterilkan area AYG terakhir dititipkan, Jumat (22-11-2019).

Tappy dibiarkan mengendus barang bukti sepatu yang digunakan terakhir oleh korban sebelum hilang.

Setelah mengenal bau dari target yang harus dicarinya, Tappy kemudian perlahan berjalan mengendus menyusuri arah yang membawanya ke luar lingkungan PAUD.

Tanpa diarahkan, anjing pelacak itu terus mengendus ke arah parit, sejauh kurang lebih 500 meter hingga keluar Jalan A.W. Syahranie.

Anjing pelacak itu kembali mengendus ke arah parit ketika polisi mengulang lagi penelusuran di lokasi pertama kali jasad AYG ditemukan tanpa kepala. Kegiatan ini disaksikan ayah AYG, Bambang Sulistyo, tim kuasa hukumnya, serta pihak yayasan PAUD.

"Hasilnya sama. Anjing terus mengendus ke arah parit dan menyusurinya," kata dia.

baca juga

Jika dugaan kematian AYG menguat pada indikasi penculikan, kata Kornelius, anjing terlatih milik kepolisian ini akan menjurus ke arah jalan umum.

Namun, pada kenyataannya, Tappy justru terus mengarah ke saluran air (drainase).

Untuk tingkat keakuratan penciuman Tappy, Kornelius meyakini pengendusan anjing peliharaannya ini sudah terbukti dalam beberapa kasus.

"Selalu akurat ketika kami menangani kasus pencurian hingga orang hilang," katanya.

Saat mengendus, Tappy tidak sama sekali menjurus ke arah ruangan PAUD, tetapi terus ke arah luar bangunan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa sistem pelacakan yang dimiliki Tappy berdasarkan aktivitas terakhir dari orang yang dicarinya. Hal ini mengindikasikan kalau aktivitas terakhir AYG berada di bagian luar PAUD.

"Anjing mencium berdasarkan tolok ukur barang bukti," kata Kornelius.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Muhammad Aldy Harjasatya mengatakan bahwa pelacakan ini dalam rangka memberi petunjuk untuk memastikan penyebab kematian balita malang tersebut.

"Sudah kami saksikan bersama, anjing selalu mengarah ke parit," kata Aldy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Berzina dengan Adik, Siswi SMK Buang Mayat Bayinya di Tempat BAB

Hasil Berzina dengan Adik, Siswi SMK Buang Mayat Bayinya di Tempat BAB

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 12:58 WIB

Mayat Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh, Diduga Korban Sindikat

Mayat Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh, Diduga Korban Sindikat

News | Senin, 17 Februari 2020 | 16:40 WIB

LPAI Soroti Kasus Temuan Jasad Balita Tanpa Organ Tubuh di Samarinda

LPAI Soroti Kasus Temuan Jasad Balita Tanpa Organ Tubuh di Samarinda

News | Senin, 17 Februari 2020 | 09:33 WIB

Ada yang Mengkilap di Tempat Sampah, Setelah Dicek Ternyata Orok Bayi

Ada yang Mengkilap di Tempat Sampah, Setelah Dicek Ternyata Orok Bayi

News | Minggu, 16 Februari 2020 | 08:51 WIB

Jasad Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh, Ibu Ini Mengadu ke Hotman Paris

Jasad Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh, Ibu Ini Mengadu ke Hotman Paris

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 18:18 WIB

Penemuan Jasad Bayi Terkubur di Sawah, Polisi Tangkap 4 Orang

Penemuan Jasad Bayi Terkubur di Sawah, Polisi Tangkap 4 Orang

Jatim | Rabu, 05 Februari 2020 | 08:44 WIB

Remaja Ngaku Disiksa Ibu Selama 8 Tahun: Dikepruk Balok hingga Piring

Remaja Ngaku Disiksa Ibu Selama 8 Tahun: Dikepruk Balok hingga Piring

News | Sabtu, 25 Januari 2020 | 19:20 WIB

Jokowi Resmikan TOL Balikpapan-Samarinda

Jokowi Resmikan TOL Balikpapan-Samarinda

Foto | Selasa, 17 Desember 2019 | 18:32 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×