Jasad Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh, Ibu Ini Mengadu ke Hotman Paris

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 15 Februari 2020 | 18:18 WIB
Jasad Balita Ditemukan Tanpa Organ Tubuh, Ibu Ini Mengadu ke Hotman Paris
Hotman Paris menerima aduan dari ibu, jasad anaknya ditemukan dengan organ tubuh yang hilang (instagram/@hotmanparisofficial)

Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menerima aduan dari seorang ibu tentang kasus pembunuhan anaknya. Wanita bernama Meli itu mengaku anaknya dibunuh dan saat ditemukan, organ tubuhnya hilang.

Aduan tersebut diterima Hotman saat berada di kedai Kopi Johny. Sang pengacara lantas meminta kepolisian di Kalimantan Timur yang mengurus kasus ini untuk segera mengusut dengan tuntas.

Hotman menduga ada kemungkinan kasus pembunuhan anak ini ada kaitannya dengan perdagangan organ.

Hal ini disampaikan Hotman dalam video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, Sabtu (15/2/2020).

Dalam video pertama, Hotman berkata, "Salam Kopi Johny, Bapak Kapolda Kalimantan Timur, Bapak Kapolres Samarinda, Bapak Kapolsek Samarinda Ulu. Ini ibu Mery, anaknya masih umur empat tahun sekolah PAUD, sekolah TK, tiba-tiba ditemukan jasadnya dalam keadaan seluruh organ tubuhnya hilang".

Berdasarkan penjelasan ibu korban, anaknya ditemukan dalam selokan di daerah kota. Seluruh organ tubuh anak itu hilang.

Bahkan pelaku hingga kekinian belum ditemukan. Muncul dugaan kasus pembunuhan itu berkaitan dengan jual beli organ.

"Jadi sampai sekarang belum ditemukan, siapa pelaku pembunuhannya. Ada dugaan ini jual beli organ tubuh. Sengaja anak ini dibunuh, ini dugaan ya, untuk mengambil organ tubuhnya untuk dijual," kata Hotman.

Video Hotman Paris terima aduan organ tubuh balita hilang (instagram/@hotmanparisofficial)
Video Hotman Paris terima aduan organ tubuh balita hilang (instagram/@hotmanparisofficial)

Video berikutnya yang diunggah Hotman Paris memperlihatkan keluhan Meli. Ibu korban mengaku status kasus anaknya ini hanya dianggap kelalaian.

"Saya minta tolong banget. Sampai saat ini kasus anak saya cuma statusnya kelalaian," kata Meli yang menangis sambil memeluk bingkai foto putranya.

"Saya minta keadilan buat anak saya, bang. Ini anak saya satu-satunya laki-laki," ujarnya kepada Hotman Paris.

Pengacara kondang ini juga merekam catatan berupa daftar organ tubuh korban yang hilang.

Tertulis di catatan itu, "kepala hilang, seluruh organ tubuh hilang bagian depan, kaki kanan hilang putus, kaki kiri sampai paha hilang" dan seterusnya.

Dua video tersebut telah disaksikan lebih dari 100 ribu kali oleh warganet. Video pertama mendapat lebih dari 700 komentar, sementara yang kedua 400 komentar, pada Sabtu (15/2) sore.

Warganet mendesak agar kasus ini diusut dengan tuntas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gigit Balita Adila Sampai Tewas, Ular Weling Bisa Pecahkan Pembuluh Darah

Gigit Balita Adila Sampai Tewas, Ular Weling Bisa Pecahkan Pembuluh Darah

Jabar | Kamis, 13 Februari 2020 | 16:45 WIB

Ini Habitat Ular Weling yang Gigit Balita Adila saat Tidur HIngga Tewas

Ini Habitat Ular Weling yang Gigit Balita Adila saat Tidur HIngga Tewas

Jabar | Kamis, 13 Februari 2020 | 16:33 WIB

Tak Perlu Khawatir, Sulit Tidur Bisa Jadi Tanda Perkembangan Bayi Normal

Tak Perlu Khawatir, Sulit Tidur Bisa Jadi Tanda Perkembangan Bayi Normal

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 19:00 WIB

Ibu Kota Baru Negara Banyak Lubang Bekas Tambang, Ini Kata Menteri ATR

Ibu Kota Baru Negara Banyak Lubang Bekas Tambang, Ini Kata Menteri ATR

Bisnis | Jum'at, 07 Februari 2020 | 20:41 WIB

Jokowi soal Ibu Kota Baru: Bukan Apa-apa, Beban di Pulau Jawa Sudah Berat

Jokowi soal Ibu Kota Baru: Bukan Apa-apa, Beban di Pulau Jawa Sudah Berat

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 05:55 WIB

Hotman Paris Murka Juara Lomba Lari Tak Dapat Hadiah dan 4 Berita Lainnya

Hotman Paris Murka Juara Lomba Lari Tak Dapat Hadiah dan 4 Berita Lainnya

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 09:59 WIB

Juara Lomba Lari Menangis Tak Dapat Hadiah, Hotman Paris: Kirim Alamatnya

Juara Lomba Lari Menangis Tak Dapat Hadiah, Hotman Paris: Kirim Alamatnya

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 16:57 WIB

Terkini

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

Transformasi Pengelolaan Kendaraan Operasional: Dari Beli ke Sewa

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:13 WIB

Karena Ini, Pengacara Eks Wamenaker Noel Tuding KPK Tebang Pilih

Karena Ini, Pengacara Eks Wamenaker Noel Tuding KPK Tebang Pilih

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:06 WIB

Perdagangan Kayu Ilegal Masih Marak, Bisakah Sains Forensik Jadi Solusi?

Perdagangan Kayu Ilegal Masih Marak, Bisakah Sains Forensik Jadi Solusi?

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:52 WIB

Berawal dari Perkelahian Adik, Pemuda di Maluku Tewas Dipukul Prajurit TNI

Berawal dari Perkelahian Adik, Pemuda di Maluku Tewas Dipukul Prajurit TNI

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:47 WIB

Kapal Pertamina Tak Bisa Lewat Selat Hormuz, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Diplomasi ke Iran

Kapal Pertamina Tak Bisa Lewat Selat Hormuz, DPR Dorong Pemerintah Lakukan Diplomasi ke Iran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:44 WIB

Aziz Yanuar Ungkap Noel Ajukan Penahanan Rumah untuk Uji Konsistensi Penegakan Hukum

Aziz Yanuar Ungkap Noel Ajukan Penahanan Rumah untuk Uji Konsistensi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:08 WIB

Diduga Langgar Etik, Pimpinan KPK Resmi Dilaporkan ke Dewas Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut

Diduga Langgar Etik, Pimpinan KPK Resmi Dilaporkan ke Dewas Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:26 WIB

DPR Usul WFH ASN Digelar Rabu, Hindari Efek Libur Panjang

DPR Usul WFH ASN Digelar Rabu, Hindari Efek Libur Panjang

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:14 WIB

Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz

Di Tengah Blokade Iran, Malaysia Dapat Jalur Khusus Lewati Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:07 WIB

Dana Iklim dan Rehabilitasi Hutan di Kalimantan: Bisakah REDD+ Beri Dampak Jangka Panjang?

Dana Iklim dan Rehabilitasi Hutan di Kalimantan: Bisakah REDD+ Beri Dampak Jangka Panjang?

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 14:55 WIB