Tak Cuma Masker, Cairan Pembersih Kini Jadi Barang Langka di Karimun

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 19 Februari 2020 | 10:51 WIB
Tak Cuma Masker, Cairan Pembersih Kini Jadi Barang Langka di Karimun
Ilustrasi warga menggunakan masker di kawasan Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa (11/2). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Masyarakat Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau kesulitan mendapatkan masker di Apotek. Hal itu telah terjadi sejak awal Februari 2020 lalu.

Selain masker, cairan pencuci tangan (hand sanitizer) juga dikabarkan susah untuk didapatkan. Kendati demikian, beberapa toko yang masih memiliki stok menjualnya dengan harga mahal.

Sulitnya mendapatkan masker dan cairan pembersih itu, usai merebaknya isu virus corona. Dua barang tersebut banyak dibeli warga untuk antisipasi.

Apoteker di Apotek Kimia Farma, Sungai Lakam Barat, Tulus Fatmawati mengatakan bahwa saat ini persediaan mereka kosong.
"Sejak awal bulan Februari, persediaan tidak ada, kosong," ujarnya sebagaimana dilansir Batamnews.co.id (jaringan Suara.com) Selasa (18/2/2020).

Sebelum habisnya stok, harga jual masker untuk satu kotaknya mencapai Rp 100 ribu. Sementara, sebelum ada isu virus corona harga masker per kotak hanya sekitar Rp 40 ribu.

Apoteker lainnya, Rinawati Nainggolan menyebut bahwa hand sanitizer juga sudah kosong sejak dua minggu belakangan.

"Hand sanitizer (cairan cuci tangan) sementara ini juga tidak tersedia di apotik Kimia Farma Karimun," kata Rina.

Oki, salah satu warga mengaku mencari masker di beberapa apotek-apotek di Karimun namun tak dijumpai.

"Iya, dah hampir keliling Balai (Karimun) mencarinya, tapi tidak ada," sebutnya.

Tanggapan Dinkes Karimun

Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi mengatakan, pihaknya memiliki stok masker yang mencukupi jika warga menginginkan.

Namun, kata dia, masker diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkannya.

"Kita punya ketersediaan. Hanya saja dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar butuh, atau dalam keadaan sakit," kata Rachmadi, Selasa (18/2/2020).

Menurut dia, untuk mendapatkan masker bisa dilakukan di puskesmas atau juga rumah sakit.

"Di puskesmas-puskesmas kita ada, tapi itu tadi, hanya untuk yang benar-benar butuh," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganti Rugi, China Beri 'Uang Simpati' pada Tenaga Medis Terinfeksi Covid-19

Ganti Rugi, China Beri 'Uang Simpati' pada Tenaga Medis Terinfeksi Covid-19

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 09:39 WIB

Jepang Siap Bantu Indonesia Evakuasi 78 WNI dari Kapal Diamond Princess

Jepang Siap Bantu Indonesia Evakuasi 78 WNI dari Kapal Diamond Princess

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 09:30 WIB

Update Corona Covid-19: 75.198 Terinfeksi, 1.852 Kasus Baru Termasuk WNI

Update Corona Covid-19: 75.198 Terinfeksi, 1.852 Kasus Baru Termasuk WNI

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 08:58 WIB

Stok Masker Langka, Pemprov DKI Ajak Polisi Gelar Inspeksi

Stok Masker Langka, Pemprov DKI Ajak Polisi Gelar Inspeksi

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 08:32 WIB

Virus Corona Masih Jadi Penyebab Tertekannya Harga Minyak Dunia

Virus Corona Masih Jadi Penyebab Tertekannya Harga Minyak Dunia

Bisnis | Rabu, 19 Februari 2020 | 08:30 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Virus Corona Kini Mencapai 2.000 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Virus Corona Kini Mencapai 2.000 Orang

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 08:06 WIB

Kunjungan Turis Mancanegara di Pantai Timang Gunungkidul Anjlok 50 Persen

Kunjungan Turis Mancanegara di Pantai Timang Gunungkidul Anjlok 50 Persen

Jogja | Rabu, 19 Februari 2020 | 07:47 WIB

Kena Imbas Virus Corona, Daud Yordan Tetap Direncanakan Tarung Sebelum Juni

Kena Imbas Virus Corona, Daud Yordan Tetap Direncanakan Tarung Sebelum Juni

Sport | Rabu, 19 Februari 2020 | 08:05 WIB

Terkini

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB