Agar Tembus Pasar Internasional, Telur Asin Brebes Perlu Dikemas Menarik

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 19 Februari 2020 | 14:06 WIB
Agar Tembus Pasar Internasional, Telur Asin Brebes Perlu Dikemas Menarik
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, di Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Jateng, Rabu (19/2/2020). (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Telur asin khas Brebes, Jawa Tengah, dinilai perlu dikemas dengan inovatif dan semenarik mungkin, sehingga semakin mampu menembus pasar internasional. Telur asin sendiri sudah masuk pasar Amerika dan beberapa negara tetangga lainnya.

Hal ini dikemukakan Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, di Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Jateng, Rabu (19/2/2020).

"Pesanan telur asin dari Jateng cukup tinggi. Ini perlu kita dorong supaya pengemasan dan penjualannya tidak hanya berbentuk telur asin secara utuh. Perlu ada inovasi dan modifikasi telur asin, serta dikemas semenarik mungkin sehingga calon konsumen tertarik membeli," ujarnya.

Pada pembukaan seminar "Identifying Market Trends, Market Readness, Company Worksheet KJRI New York" itu, Taj Yasin menyebutkan, selain telur asin Brebes,  sekitar 160 ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tersebar di 35 kabupaten dan kota. Dari jumlah tersebut, 330 produk UMKM telah merambah pasar ekspor, antara lain produk furnitur, handicraft atau kerajinan tangan, fashion, dan beragam produk khas daerah.

Menurutnya, UMKM merupakan salah satu pilar ekonomi kerakyatan yang penting dalam penyediaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran. Selain itu juga mampu menanggulangi kemiskinan di Jateng. 

"Untuk mendorong peningkatan ekspor Jateng, kita masih mempunyai beberapa PR. Apalagi sekarang era revolusi industri, pasar di berbagai negara tidak ada sekat. Karenanya kita perlu berinovasi, mengidentifikasi pasar, serta memematenkan produk kita jangan sampai produk kita diambil negara lain," bebernya.

Tidak kalah penting adalah strategi pemasatan, kerja sama atau kolaborasi, dan komunikasi intensif antarpelaku UMKM, saling bertukar ingormasi mengenai produk-produk UMKM yang memiliki potensi ekspir, karakteristik negara-negara tujuan ekspor, sehingga pelaku UMKM dapat memproduksi barang yang menarik calon pembeli di luar negeri.

Mantan anggota DPRD Jateng itu mencontohkan produk batik dari Jateng, yang diekspor sebagian besar masih berbentuk bahan atau lembaran kain, sehingga tidak jarang pembeli bingung saat mengenakan atau ketika akan membuat kain batik menjadi baju. Menurutnya, perlu kolaborasi antara produsen dan desainer sehingga menghasilkan pola yang menarik.

"Kegiatan ini sekaligus merupakan media memasarkan produk-produk kita ke luar negeri, peluang-peluang mana yang menjadi pasar produk kita. Saya berharap, 331 UMKM di berbagai daerah menjadi pilot project ekspor yang ada di Jawa Tengah," katanya.

Sekretaris Dirjen Protokol dan Konsuler Kemenlu,  Winanto Adi mengatakan, produk-produk MKM Jateng sangat berdaya saing, namun tidak sedikit pelaku UMKM belum dapat mengetahui dan memperhatikan market yang tepat, pengemasan yang menarik, harga yang tepat, dan quality control.

"Setiap negara mempunyai karakteristik yang berbeda, sehingga kita mengajak kurator Amerika Jennifer Isaacson ke sini untuk melakukan kurasi. Mana yang sudah siap masuk di Amerika mana yang perlu dimodifikasi. Sehingga nantinya teman-teman mempunyai potensi memasukkan produk ke pasar Amerika," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihadang Demo Mahasiswa, Gubernur Jateng Tetap Datang ke Diskusi Lingkungan

Dihadang Demo Mahasiswa, Gubernur Jateng Tetap Datang ke Diskusi Lingkungan

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 09:07 WIB

Didemo Mahasiswa UMY, Beda Sikap Ganjar dan Anies Jadi Perbandingan

Didemo Mahasiswa UMY, Beda Sikap Ganjar dan Anies Jadi Perbandingan

Jogja | Rabu, 19 Februari 2020 | 08:56 WIB

Gubernur Jateng Sambut Antusias Usulan Pengabdian Mahasiswa di Desa

Gubernur Jateng Sambut Antusias Usulan Pengabdian Mahasiswa di Desa

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 18:19 WIB

Warga Papua yang Tinggal di Jateng Diusulkan Jadi Official Tim PON 2020

Warga Papua yang Tinggal di Jateng Diusulkan Jadi Official Tim PON 2020

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 09:00 WIB

Bullying Purworejo, Gubernur Jateng Respons Cepat Surat Terbuka Aktivis

Bullying Purworejo, Gubernur Jateng Respons Cepat Surat Terbuka Aktivis

News | Senin, 17 Februari 2020 | 08:59 WIB

Gubernur Jateng Bertanding Lawan Kesebelasan Pemkot Surakarta

Gubernur Jateng Bertanding Lawan Kesebelasan Pemkot Surakarta

News | Minggu, 16 Februari 2020 | 06:02 WIB

Terkini

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:51 WIB

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:45 WIB

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

Akibat Panas Esktrem, Makam Kuno dan Desa yang Hilang Tahun 1974 di Pedu Muncul Lagi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:22 WIB

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

Suami Istri Tewas dengan Kepala Terpenggal di Rumah, Sang Anak Ikut Meninggal

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:04 WIB

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:58 WIB

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

Kebijakan WFH Sekali Sepekan untuk Hemat BBM, Pramono: DKI Jakarta Tunggu Arahan Pusat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:57 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

PM Malaysia Anwar Ibrahim ke Jakarta, Ingin Bertemu Prabowo Bahas Dampak Konflik Asia Barat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:52 WIB

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

Imbauan Hemat LPG dari Menteri ESDM Tuai Respons Pedagang: Kalau Diirit Bisa Kacau Jualannya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:47 WIB

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

DPR Ingatkan RI Jaga Politik Bebas Aktif di Tengah Ketegangan di Selat Hormuz

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 17:46 WIB