Tim Gabungan Bentukan Menkumham Tak Jelaskan Pria Bersama Harun di Bandara

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Rabu, 19 Februari 2020 | 20:39 WIB
Tim Gabungan Bentukan Menkumham Tak Jelaskan Pria Bersama Harun di Bandara
Harun Masiku. [dokumentasi demokrasi]

Suara.com - Tim gabungan dari Kemenkumham, Kominfo, Bareskrim Polri, dan BSSN sudah selesai melakukan investigasi Soal Delay Time Caleg PDIP Harun Masiku yang kekinian masih menjadi buronan di KPK.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Syofian Kurniawan, mengatakan ada keterlembatan data perlintasan atas nama Harun Masiku pada Sistem lnformasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM).

Sehingga, keberadaan Harun yang diketahui sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020 dari Singapura. Namun, pihak imigrasi baru menyampaikan Harun berada di Indonesia pada 19 Januari 2020.

Syofian pun sempat memperlihatkan CCTV di terminal 2 F Bandara Soetta. Dimana, CCTV tersebut juga dijadikan bukti tim gabungan kalau Harun telah kembali pada 7 Januari 2020 ke Indonesia, memakai pesawat Batik Air.

CCTV yang diperlihatkan Syofian kepada awak media dalam konferensi pers hari ini hanya dalam bentuk foto. Bukan dibeberkan dalam bentuk video.

Adapun gambar CCTV yang diperlihatkan oleh tim gabungan, ketika Harun menunggu giliran antri keluar dari konter pemeriksaan paspor di Bandara Soetta kedatangan dari Singapura.

"Ini adalah posisi ketika saudara Harun Masiku sudah melakukan pemeriksaan dan keluar dari pemeriksaan," kata Syofian sambil memperlihatkan gambar foto CCTV dilayar kepada awak media, di Kementerian Hukum dan HAM RI, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020).

Selanjutnya, Syofian memperlihatkan gambar berikutnya dari CCTV tersebut dimana usai menjalani pemeriksaan kedatangan, Harun mencoba pergi ke toilet yang tak jauh dari ruang pemeriksaan kedatangan dari luar negeri.

"Saudara Harun Masiku masuk kembali. Tapi masuk kembalinya adalah menuju toilet. Kemudian ini adalah proses saudara Harun Masiku setelah dari toilet kemudian kembali ke luar dari toilet," ujar Syofian memperlihatkan Foto posisi Harun berjalan.

baca juga

Syofian mengklaim bahwa setelah menunjukan foto dari rekaman CCTV tersebut kepada awak media, menyatakan bahwa Harun tak melalui jalur khusus agar tak terdeteksi oleh pihak Imigrasi.

"Perlu diinformasikan bahwa saudara Harun Masiku berdasarkan rekaman CCTV tidak melalui jalur khusus. Tapi melalui jalur kedatangan imigrasi sebagaimana mestinya," ungkap Sofyan

Adapun, nampak adanya kejanggalan ketika Sofyian menjelaskan kedatangan Harun Masiku melalui kamera CCTV tersebut. Dimana, Syofian tidak kembali memperlihatkan, lokasi -lokasi terkait posisi Harun berikutnya. Sofyian hanya menjelaskan sampai setelah Harun keluar dari toilet berdasarkan foto dari rekaman CCTV yang ditampilkan oleh tim Gabungan.

Ternyata, rekaman CCTV tersebut tidak menjelaskan hingga akhir Harun Masiku meninggalkan Bandara Soekarno Hatta yang disampaikan oleh tim Gabungan.

Padahal sebelumnya adanya dugaan kejanggalan itu pernah diungkap oleh tim investigasi Koran Tempo, dalam kepulangan Harun Masiku pada 7 Januari 2020. Dimana Harun, setelah mendarat di Bandara soekarnno Hatta.

Beberapa belas menit kemudian, ia dihampiri seorang pria berpakaian Bea-Cukai. Menurut seorang yang melihat, lelaki yang perawakannya lebih pendek daripada Harun ini menemaninya melintasi pos pemeriksaan Imigrasi Bandara.

Saksi ini tidak menyaksikan Harun menggunakan pemeriksaan manual petugas. Diperkirakan Harun menggunakan jalur khusus paspor elektronik. Pria berseragam terus menemani Harun melewati area pengambilan bagasi.

"Terlihat mereka berhenti dan berbincang sambil berdiri di sana," kata seorang saksi.

Pria berseragam terus menemani Harun melewati pemeriksaan Bea-Cukai, hingga kemudian meninggalkan area kedatangan menuju tempat antrean taksi. Ia memesan taksi Silver Bird, Toyota Alphard. Saksi menyatakan tidak memperhatikan pelat nomor taksi itu.

Sesaat sebelum Harun memasuki taksi, seseorang berbaju petugas pendukung Lion Air-maskapai yang satu grup dengan Batik-datang mendorong troli mengangkut koper. Koper itu kemudian dimasukkan ke taksi Harun. Saksi yang sama menambahkan, pria berseragam terus menunggu hingga taksi Harun beranjak pergi.

"Harun membuka jendela dan melambaikan tangan kepada pria berseragam itu," ujarnya.

Informasi lain menyebutkan, Harun kemudian menuju salah satu hotel di pusat Kota Jakarta. Esok harinya, seperti ditulis majalah Tempo, Harun dijemput koleganya, Nurhasan, untuk kemudian diantarkan ke kompleks Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jalan Tirtayasa Nomor 6, Jakarta Selatan. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto juga ada kemungkinan berada di area yang disebut-sebut merupakan tempat tinggal seorang petinggi intelijen itu.

Beberapa saat sebelumnya, KPK menangkap Wahyu di dalam pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, sebelum ia terbang menuju Belitung. Petugas komisi antikorupsi juga menangkap Saeful Bachri, Donny Tri Istiqomah, dan Agustiani Tio Fridelina yang ditengarai terlibat penyuapan Wahyu. Penyogokan ini, menurut KPK, berhubungan dengan upaya Harun menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Gabungan Pemeriksa Kasus Harun Masiku Sampaikan Hasil Investigasi

Tim Gabungan Pemeriksa Kasus Harun Masiku Sampaikan Hasil Investigasi

Video | Rabu, 19 Februari 2020 | 18:00 WIB

120 Ribu Orang Masuk Bandara Soetta Tak Terdeteksi, Ini yang Dikhawatirkan

120 Ribu Orang Masuk Bandara Soetta Tak Terdeteksi, Ini yang Dikhawatirkan

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 19:46 WIB

Harun Tak Terdeteksi, Kemenkumham Salahkan Vendor SIMKIM Bandara Soetta

Harun Tak Terdeteksi, Kemenkumham Salahkan Vendor SIMKIM Bandara Soetta

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 16:44 WIB

Panggil Keluarga Wahyu, KPK Korek Soal Dugaan Aliran Uang dari Harun Masiku

Panggil Keluarga Wahyu, KPK Korek Soal Dugaan Aliran Uang dari Harun Masiku

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 21:50 WIB

Terkini

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:25 WIB

Rapat Terakhir Purbaya di DPD Sebelum Dicopot dari Menkeu: Lesu dan Tak Semangat Sampaikan Paparan!

Rapat Terakhir Purbaya di DPD Sebelum Dicopot dari Menkeu: Lesu dan Tak Semangat Sampaikan Paparan!

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:25 WIB

Belanja Minimal Rp500 Ribu, Langsung Dapat Diskon dari BRI! Begini Caranya

Belanja Minimal Rp500 Ribu, Langsung Dapat Diskon dari BRI! Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 16:23 WIB

Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang

Bila Tak Ditemukan di Hari Ketujuh, Keluarga Korban Hilang Krakatau Minta Operasi SAR Diperpanjang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:23 WIB

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

News | Senin, 14 September 2026 | 16:22 WIB

Detik-detik Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Detik-detik Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Video | Senin, 14 September 2026 | 16:21 WIB

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Waspada APK hingga Deepfake, IMS Bedah Keamanan Siber di Gen Z Impact Fest 2026

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 16:21 WIB

Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?

Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 16:18 WIB

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Bahaya Menggunakan Krim Malam Racikan Tanpa BPOM dalam Jangka Panjang, Efeknya Bisa Permanen?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 16:14 WIB

×