alexametrics

Bandara Malaysia Mendadak Sepi, Sandiaga Uno: Mungkin karena Virus Corona

Dany Garjito | Husna Rahmayunita
Bandara Malaysia Mendadak Sepi, Sandiaga Uno: Mungkin karena Virus Corona
Sandiaga Uno saat peresmian Rumah Galeri OK OCE Ina Makmur Surabaya, Sabtu (1/2/2020). (Suara.com/Arry Saputra).

"Ini pelajaran bagi kita semua untuk mempersiapkan diri. Jangan kita lengah, persiapkan diri terus," kata Sandi.

Suara.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama istrinya Nur Asia kekinian tengah berkunjung ke Kuala Lumpur, Malaysia. Keduanya hendak menghadiri resepsi pernikahan putri dari Menteri Besar Kedah.

Kunjungan Sandi kali ini terungkap lewat unggahan di akun Instagram pribadinya. Namun, setibanya di sana, pasangan tersebut justru dibuat heran dengan situasi Bandara Internasional Kuala Lumpur terbilang sepi.

Hal itu ditunjukkan lewat video pendek yang dibagikan oleh Sandi. Ia mengabadikan momen dirinya dan sang istri ketika di bandara sebelum menuju hotel.

"Halo, Alhamdulillah kita udah sampai di Bandara Kuala Lumpur (KLIA dan kita langsung menuju hotel). Kelihatannya portnya agak sepi," ucap Sandi dalam video seperti dikutip Suara.com, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga: Erick Thohir Targetkan Kasus Saling Tuntut Antar BUMN Tuntas dalam 100 Hari

Sandi kemudian berspekulasi bila situasi sepi di bandara tersebut disebabkan karena wabah virus corona yang belakangan mengancam warga dunia.

"Mungkin atau bisa dipastikan ini karena pengaruh corona virus (Covid-19)," lanjutnya.

Setelah melihat kondisi sedemikian rupa, Sandi pun mengatakan bahwa ini menjadi pelajaran bagi semua orang agar selalu waspada dengan segala kejadian terburuk.

"Ini pelajaran bagi kita semua untuk mempersiapkan diri. Jangan kita lengah, persiapkan diri terus, pastikan kita siap menghadapi segala kemungkinan," kata Sandi.

Sementara dalam narasi unggahannya, Sandi juga menuliskan harapannya agar virus corona tidak masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Lewat Layanan Baru, Zilingo Permudah Pebisnis Pasarkan Produk

Sebab, virus asal Wuhan, China tersebut akan mengganggu kehidupan warga, terutama di sektor ekonomi.

Komentar