Sejak Kecil Disodomi Sang Paman, Dalih Guru Pramuka Incar Anak Sekolah

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 21 Februari 2020 | 21:27 WIB
Sejak Kecil Disodomi Sang Paman, Dalih Guru Pramuka Incar Anak Sekolah
PS, guru pramuka yang menjadi tersangka kasus sodomi anak-anak sekolah. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Suara.com - Motif PS (44), guru Pramuka menjadi predator seks anak-anak di Tuban, Jawa Timur lantaran pernah menjadi korban pelecehan seksual saat masih kecil.

Dalih trauma masa kecil itu kemudian dilampiaskan PS untuk menjadi pelaku paedofil terhadap tujuh orang siswanya di sekolah.

Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengungkapkan saat ditangkap pada Rabu (12/2/2020), PS mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh pamannya sendiri.

Barang bukti terkait kasus sodomi guru Pramuka yang aktif dalam grup paedofil di Tuban, Jawa Timur. (Suara.com/Stephanur Aranditio).
Barang bukti terkait kasus sodomi guru Pramuka yang aktif dalam grup paedofil di Tuban, Jawa Timur. (Suara.com/Stephanur Aranditio).

"Tersangka pernah menjadi korban kekerasan seksual (dicabuli dan disodomi) sejak usia 5-8 tahun oleh pamannya, yang saat ini telah meninggal dunia," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2020).

Argo mengatakan, aksi pencabulan itu dilakukan PS dari mulai ruang Unit Kesehatan Sekolah hingga rumah dinasnya.

"Tersangka sudah melakukannya kepada 7 anak korban yg berumur 6-15 tahun dan menjadi korban selama 3-8 tahun," jelasnya.

Argo menyebut saat melakukan aksi penyimpangan seksual, PS merekamnya dalam bentuk foto dan video kemudian diunggah ke media sosial twitter yang berisi sesama pedofil untuk bertukar koleksi.

"Diupload ke media sosial Twitter dengan nama akun @PelXXX dan @KonXXX yg berisi komunitas pedofil sekitar 350 akun," ungkap Argo.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya 1 buah handphone, 2 sim card, 1 buah memory HP, 1 buah celana pendek warna hitam, 1 buah kaos dalam laki-laki warna putih, 1 buah botol bekas minuman merek orang tua, 2 buah gelang tangan berbahan kayu.

Dalam kasus ini, PS dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Pasal yang disangkakan di antaranya, Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E dan/atau Pasal 88 Jo Pasal 76I UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) Jo Pasal 37 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rokok hingga Jamu Cap Orang Tua, Bujukan Guru Pramuka di Tuban Sodomi Siswa

Rokok hingga Jamu Cap Orang Tua, Bujukan Guru Pramuka di Tuban Sodomi Siswa

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 17:56 WIB

Gabung Grup Paedofil, Predator Anak di Tuban Sodomi 7 Siswa di Ruang UKS

Gabung Grup Paedofil, Predator Anak di Tuban Sodomi 7 Siswa di Ruang UKS

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 17:02 WIB

Guru Pramuka Sodomi Siswa, Aksinya Direkam dan Disebar ke Grup Paedofil

Guru Pramuka Sodomi Siswa, Aksinya Direkam dan Disebar ke Grup Paedofil

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 16:22 WIB

Sodomi Tiga Anak, Polisi Ciduk Anak Buah Mami Hasan Ketua Gay Tulungagung

Sodomi Tiga Anak, Polisi Ciduk Anak Buah Mami Hasan Ketua Gay Tulungagung

Jatim | Kamis, 20 Februari 2020 | 18:29 WIB

Disodomi Kakek F hingga Sulit Berjalan, Ibu Korban Curigai Rambut di Anus

Disodomi Kakek F hingga Sulit Berjalan, Ibu Korban Curigai Rambut di Anus

Jatim | Selasa, 18 Februari 2020 | 10:37 WIB

Dibunuh di Bak Air, Aksi Pelaku Sodomi Dipergoki saat Kakak Korban Mau BAB

Dibunuh di Bak Air, Aksi Pelaku Sodomi Dipergoki saat Kakak Korban Mau BAB

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 21:12 WIB

Modus Numpang BAB, Aksi Sales Penyodomi Bunuh Korban di Bak Mandi

Modus Numpang BAB, Aksi Sales Penyodomi Bunuh Korban di Bak Mandi

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:30 WIB

Sales Perabot Rumah Gagal Sodomi Bocah, Korban Tewas Dilelep di Bak Mandi

Sales Perabot Rumah Gagal Sodomi Bocah, Korban Tewas Dilelep di Bak Mandi

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:04 WIB

Cari Kepuasan Seks, Kirah Penyodomi Gorok Anak Tetangga di Kebun Durian

Cari Kepuasan Seks, Kirah Penyodomi Gorok Anak Tetangga di Kebun Durian

Jawa Tengah | Kamis, 13 Februari 2020 | 17:35 WIB

Hari Pertama Kerja, Remaja Disodomi Bos Kios Rest Area Tol Cipularang

Hari Pertama Kerja, Remaja Disodomi Bos Kios Rest Area Tol Cipularang

Jabar | Selasa, 14 Januari 2020 | 16:25 WIB

Terkini

Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998

Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:12 WIB

KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris

KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:12 WIB

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:09 WIB

Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total

Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:02 WIB

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:46 WIB

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:40 WIB

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:38 WIB

Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya

Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:34 WIB

LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?

LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:28 WIB

Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik

Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:27 WIB