India Bangun Tembok Demi Sembunyikan Permukiman Kumuh dari Donald Trump

Reza Gunadha, Ruhaeni Intan

Senin, 24 Februari 2020 | 17:26 WIB
India Bangun Tembok Demi Sembunyikan Permukiman Kumuh dari Donald Trump
Detik-detik Presiden Donald Trump melintasi batas militer tanah Korea Utara atau DMZ pada Minggu (30/6/2019). (AFP)

Suara.com - Pemerintah India membangun tembok setinggi 2,1 meter, menjelang kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke kota Ahmadabad, Gujarat, India, tanggal 24 - 25 Februari 2020.

Tembok ini dibangun untuk menutupi permukiman kumuh yang ada di sepanjang jalan menuju Stadion Kriket.

Otoritas India mengaku pembangunan tembok tersebut dilakukan untuk alasan keamanan dan keindahan.

Biji Patel, pejabat senior  pemerintahan India, menampik tuduhan masyarakat yang menyebut pembangunan tersebut bertujuan untuk menyembunyikan permukiman miskin.

Permukiman kumuh yang dimaksud berada di sepanjang jalan menuju Stadion Kriket, tempat pertemuan Donald Trump dengan Perdana Menteri India Narendra Modi bakal digelar.

“Selain alasan keamanan, dinding tersebut berfungsi untuk mempercantik wilayah sekitar dan supaya bersih,” katanya seperti dikutip dari APnews.com

Pembangunan yang dilakukan sejak beberapa minggu sebelum kedatangan Donald Trump ini langsung menuai kritik dari berbagai kalangan.

Salah seorang penduduk sekitar, Keshi Saraniya, mempertanyakan kebijakan pemerintah India terkait hal tersebut.

"Pembangunan tembok menghabiskan banyak uang, mengapa tidak menggunakannya untuk menyediakan fasilitas yang lebih layak bagi kami?"

baca juga

Tak hanya dari warga setempat, kritik juga berdatangan dari para politikus. Mereka menyindir pemerintahan Modi yang dinilai tidak berhasil mengurai kemiskinan di Gujarat.

Pasalnya, sebelum menjabat sebagai Perdana Menteri India, Narendra Modi adalah Menteri Utama Gujarat yang pernah menjabat selama empat belas tahun.

Berkat adanya serangan kritik dari berbagai pihak, tembok yang semula direncanakan akan dibangun setinggi 2,1 meter dikurangi menjadi 1,2 meter.

Presiden AS Donald Trump dijadwalkan akan tiba di India pada hari ini, Senin (24/02/2012).

Ia akan berada di India selama dua hari guna menghadiri acara bertajuk “Namaste Trump” atau “Salam, Trump”.

AS dan India sedang terlibat kerjasama dalam hal perdagangan. India disinyalir akan memberikan akses yang lebih besar terhadap AS untuk meningkatkan pasar susu dan unggas di negara tersebut.      

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Hits Otomotif Pagi: Beda Motor Dua Presiden, Panggang Daging di Mobil

5 Hits Otomotif Pagi: Beda Motor Dua Presiden, Panggang Daging di Mobil

Otomotif | Sabtu, 21 Desember 2019 | 07:00 WIB

Apple Akan Ekspor iPhone Buatan India

Apple Akan Ekspor iPhone Buatan India

Tekno | Jum'at, 29 November 2019 | 15:00 WIB

KTT ASEAN, Jokowi: India, Negara Mitra Penting Bagi Indonesia dan ASEAN

KTT ASEAN, Jokowi: India, Negara Mitra Penting Bagi Indonesia dan ASEAN

News | Minggu, 03 November 2019 | 22:27 WIB

Bertemu Jokowi, PM India Apresiasi Inisiatif Indonesia Bentuk Outlook ASEAN

Bertemu Jokowi, PM India Apresiasi Inisiatif Indonesia Bentuk Outlook ASEAN

News | Minggu, 03 November 2019 | 22:20 WIB

Khawatir Perlambatan Ekonomi Global, The Fed Pangkas Suku Bunga

Khawatir Perlambatan Ekonomi Global, The Fed Pangkas Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 31 Oktober 2019 | 08:31 WIB

Terkini

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Stres, Cemas, atau Butuh Teman Cerita di Makassar? Ini Lokasi 'Pojok Curhat' Bisa Anda Kunjungi

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:41 WIB

×