Kontroversi Vitalia Sesha, Terseret Kasus Suap hingga Terjerat Narkoba

Dany Garjito, Ruhaeni Intan

Kamis, 27 Februari 2020 | 13:22 WIB
Kontroversi Vitalia Sesha, Terseret Kasus Suap hingga Terjerat Narkoba
Vitalia Sesha kenakan masker dihadirkan sebagai tersangka saat gelar perkara kasus narkoba publik figur di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (27/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Mantan model majalah dewasa Vitalia Sesha kembali ditangkap karena kasus narkoba pada hari Rabu (26/02/2020) di apartemennya di wilayah Jakarta Utara. Ia ditangkap bersama teman lelakinya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, Vitalia dan teman lelakinya dinyatakan positif menggunakan tiga jenis narkoba yakni sabu, ekstasi, dan Happy Five.

"Hasil [tes urine] pada dua orang ini positif gunakan metamfetamin [sabu], yang kedua amfetamin [ekstasi], dan yang ketiga benzo [Happy Five]," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polres Jakarta Barat, Kamis (27/02/2020).

Siapa Vitalia Sesha?

Nama Vitalia Sesha menjadi sorotan publik sejak ia ikut terseret kasus suap sapi impor yang menjerat Ahmad Fathanah, seorang pengusaha asal Makassar.

Meski mengaku hubungannya dengan Fathanah hanya sebatas teman, namun model cantik tersebut ikut diperiksa polisi sebagai saksi karena mendapat hadiah mewah berupa mobil Honda Jazz bernomor plat B 15 VTA, jam tangan mewah merk Chopard yang diperkirakan berharga puluhan juta rupiah, hingga uang dan emas senilai Rp 100 juta. Semua barang mewah tersebut kemudian disita oleh kepolisian karena terbukti berasal dari pencucian uang korupsi.

Fathanah sendiri ditangkap dan dihukum enam belas tahun penjara setelah terbukti melakukan suap kepada Luthfi Hassan Ishaaq, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada tahun 2013 silam.

Bukan kali pertama Vitalia Sesha tersandung narkoba

Vitalia Sesha memang dikenal kontroversial. Selain mendapat hadiah mewah dari hasil korupsi,  pada tahun 2015, perempuan kelahiran Jakarta, 15 November 1986 itu juga pernah ditangkap karena kasus narkoba. 

baca juga

Saat itu, ia mengaku dijebak. Ia tak tahu jika minuman yang ia tenggak bersama kawan-kawannya ternyata mengandung narkoba. Vitalia menegaskan bahwa barang narkoba tersebut bukan miliknya. Ia lantas direhabilitasi setelah penangkapan tersebut.

Namun, tak lama berselang setelah itu, Vitalia kembali bikin geger karena mengunggah foto di Instagram bersama polisi. Akibatnya, yang bersangkutan mendapat sanksi berupa teguran keras dari atasannya. Aksi polisi berfoto dengan Vitalia dinilai melanggar kode etik karena seorang polisi dilarang berfoto dengan seorang terduga yang melanggar hukum. 

Saat ini, Vitalia Sesha kembali diamankan setelah kedapatan menggunakan tiga macam jenis narkoba. Ia dan kekasihnya dijerat dengan UU 35/2009 tentang Narkotika dan terancam hukuman maksimal lima tahun penjara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×