Iran Tiadakan Salat Jumat Karena Virus Corona

Bangun Santoso

Jum'at, 28 Februari 2020 | 10:42 WIB
Iran Tiadakan Salat Jumat Karena Virus Corona
Petugas kebersihan tengah mensterilkan menggunakan cairan disinfektan, salah satu tempat suci di Kota Qom akibat virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - Iran tengah dilanda kegentingan karena wabah virus corona baru atau Covid-19. Sejumlah pejabat di negara para mullah itu positif terjangkit virus corona.

Terbaru adalah Wakil Presiden Iran Urusan Wanita dan Keluarga, Masoumeh Ebtekar yang dilaporkan terjangkit virus yang telah membunuh ribuan manusia itu.

Awal pekan ini, Wakil Menteri Kesehatan Iran, Iraj Harirchi tampak tak sehat saat jumpa pers terkait virus corona. Saat berbicara di depan media, ia sempat beberapa kali menyeka wajahnya menggunakan sapu tangan. Hingga beberapa jam kemudian, pejabat itu dilaporkan positif terjangkit virus corona.

Kantor berita Anadolu juga melaporkan, Mojtaba Zonnour, ketua komisi keamanan dan hubungan luar negeri parlemen Iran, pada Kamis mengatakan ia telah dinyatakan positif terkena virus korona.

Zonnour, yang juga seorang wakil dari kota Qom yang dilanda virus di negara itu, mengungkapkan dia sedang berada di karantina, melalui sebuah unggahan video.

Tiadakan Salat Jumat

Akibat kondisi itu, pemerintah Iran kini tengah berjibaku mencegah penyebaran virus corona di negara itu. Salah satu langkahnya adalah meniadakan salat Jumat pada pekan ini.

Dilansir dari Reuters, Jumat (28/2), angka kematian akibat virus corona di Iran telah mencapai 26 orang, sementara jumlah penderita berada di angka 245 orang.

Peniadaan salat Jumat dilakukan agar masyarakat tidak berkumpul di satu ruangan dalam satu waktu. Langkah ini diumumkan oleh pemerintah 23 kota di 31 provinsi Iran, termasuk di antaranya ibu kota Teheran dan kota suci Syiah, Qom.

baca juga

Selain itu, Iran juga melarang warga China masuk ke negara mereka. Warga Iran juga diimbau untuk tidak bepergian dulu, baik di dalam maupun ke luar negeri.

Peningkatan jumlah penderita dan angka kematian di Iran sangat pesat, padahal kasus pertama baru tercatat pada 19 Februari lalu.

"Dalam 24 jam terakhir, kami mengkonfirmasi ada 106 kasus baru. Angka kematian mencapai 26 orang," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur.

Menteri Kesehatan Iran Saeed Namaki mengatakan, ada larangan baru di Qom dan Mashhad, kota suci umat Syiah. Dalam larangan itu, peziarah di situs-situs suci diharapkan segera keluar setelah beribadah.

"Dilarang berkumpul di dalam situs-situs," kata Namaki.

Presiden Hassan Rouhani mengatakan pada Rabu lalu bahwa Iran tidak akan melakukan karantina dan isolasi terhadap kota-kota dengan penderita virus corona. Namun pemerintah Rouhani telah membatalkan beberapa turnamen olahraga, pagelaran budaya, dan konferensi dalam beberapa pekan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Maharani Apresiasi Langkah Kemenkes Tangani Virus Corona

Puan Maharani Apresiasi Langkah Kemenkes Tangani Virus Corona

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 10:26 WIB

Tak Hanya Wakil Presiden, Sejumlah Pejabat Iran Juga Terinfeksi Corona

Tak Hanya Wakil Presiden, Sejumlah Pejabat Iran Juga Terinfeksi Corona

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 10:21 WIB

Update Virus Corona Covid-19: 83.379 Terinfeksi, Kematian Tembus 2.858 Jiwa

Update Virus Corona Covid-19: 83.379 Terinfeksi, Kematian Tembus 2.858 Jiwa

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 09:51 WIB

Wakil Presiden Iran Positif Terinfeksi Virus Corona

Wakil Presiden Iran Positif Terinfeksi Virus Corona

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 09:42 WIB

Pemuda China Terinfeksi Corona Sepulang dari Iran

Pemuda China Terinfeksi Corona Sepulang dari Iran

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 08:59 WIB

Seputar Covid-19: Kasus Pertama di Amerika Latin, Super-Spreader di Korsel

Seputar Covid-19: Kasus Pertama di Amerika Latin, Super-Spreader di Korsel

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 08:53 WIB

Dihantam Virus Corona, Perusahaan AS Terancam Tak Raup Laba

Dihantam Virus Corona, Perusahaan AS Terancam Tak Raup Laba

Bisnis | Jum'at, 28 Februari 2020 | 08:31 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×