Surati Jokowi dan Anies, KNPI Tolak WNI Diobservasi di Pulau Sebaru

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 28 Februari 2020 | 15:21 WIB
Surati Jokowi dan Anies, KNPI Tolak WNI Diobservasi di Pulau Sebaru
Petugas menyemprotkan cairan desinfektan kepada WNI kru kapal World Dream saat menaiki KRI dr Soeharso yang difasilitasi TNI AL, di Selat Durian Kepulauan Riau, Rabu (26/2). [ANTARA FOTO]

Suara.com - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kepulauan Seribu menolak rencana observasi 188 Warga Negara Indonesia di Pulau Sebaru selama 14 hari.

Surat penolakan itu dikirimkan langsung ke Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Ketua KNPI Kepulauan Seribu Lukman Hadi mengatakan surat itu berisi 1300 tanda tangan masyarakat Kepulauan Seribu dari berbagai kalangan yang menolak kedatangan 188 WNI dari kapal Wolrd Dream Hong Kong itu akan membuat keresahan soal virus corona COVID-19 bagi masyarakat Kepulauan Seribu.

Massa aksi yang tergabung dalam KNPI menolak rencana observasi 188 WNI ABK Wolrd Dream di Pulau Sebaru. (istimewa).
Massa aksi yang tergabung dalam KNPI menolak rencana observasi 188 WNI ABK Wolrd Dream di Pulau Sebaru. (istimewa).

"Hari ini baru mau disampaikan suratnya setelah aksi di depan balai kota, ditanda tangani sekitar 1300 orang dari berbagai lapisan mulai dari nelayan, pelaku pariwisata, dan warga," kata Lukman saat dikonfirmasi, Jumat (28/2/2020).

"Kami sangat khawatir, dampaknya akan mengguncang sektor ekonomi andalan masyarakat pulau yang dekade ini bersumber dari pariwisata yang mana saat ini Pulau Seribu masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), kami saat ini sedang berbenah dan gancar-gencarnya mempromosikan Pariwisata Kepulauan Seribu, jangan sampai semua itu menjadi sia-sia jika rencana observasi tersebut dijalankan," lanjutnya.

Selain itu, dia juga menilai fasilitas kesehatan di Kepulauan Seribu belum memenuhi untuk mengatasi virus yang berasal dari Kota Wuhan, Hubei, China tersebut.

"Terlebih, dari aspek kesehatan pelayanannya juga belum siap, kalau-kalau ada masyarakat yang terkena imbas dari observasi itu,” ucapnya.

Dalam surat terbuka itu, mereka meminta WNI dari Kapal Pesiar World Dream diobservasi di kapal KRI TNI AL Dr Soeharso saja, tidak perlu diturunkan ke Pulau Sebaru.

"Meminta WNI dari Kapal Pesiar World Dream diobservasi di kapal KRI TNI AL Dr Soeharso dengan radius 100 mil laut dari pulau berpenduduk dan tidak diturunkan di Pulau Sebaru Kecil," kata dia.

Surat itu juga ditujukan kepada Menko PMK Muhadjir Effendy, Menkes Terawan Agus Putranto, Mendagri Tito Karnavian, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad, Ketua DPP KNPI Haris Pratama, dan Ketus DPD KNPI Ichwanul Muslimin Dault.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Lokasi Observasi WNI di Pulau Sebaru, Panglima Kerahkan Pasukan Katak

Jaga Lokasi Observasi WNI di Pulau Sebaru, Panglima Kerahkan Pasukan Katak

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 22:50 WIB

WNI dari Kapal World Dream Diperkirakan Tiba di Pulau Sebaru Esok Hari

WNI dari Kapal World Dream Diperkirakan Tiba di Pulau Sebaru Esok Hari

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 17:28 WIB

Mengintip Isi Pulau Sebaru yang Menjadi Pusat Karantina Virus Corona

Mengintip Isi Pulau Sebaru yang Menjadi Pusat Karantina Virus Corona

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 14:22 WIB

Lokasi Karantina WNI di Pulau Sebaru Disebut Lebih Bagus Ketimbang Natuna

Lokasi Karantina WNI di Pulau Sebaru Disebut Lebih Bagus Ketimbang Natuna

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 00:35 WIB

188 WNI ABK Kapal World Dream Dikarantina di Pulau Milik Tomy Winata

188 WNI ABK Kapal World Dream Dikarantina di Pulau Milik Tomy Winata

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 20:08 WIB

Begini Proses Evakuasi Awak Kapal World Dream

Begini Proses Evakuasi Awak Kapal World Dream

Foto | Rabu, 26 Februari 2020 | 18:28 WIB

Persiapan BNPB soal Observasi Virus Corona di Pulau Sebaru

Persiapan BNPB soal Observasi Virus Corona di Pulau Sebaru

Video | Rabu, 26 Februari 2020 | 15:41 WIB

Evakuasi WNI di Kapal World Dream Lebih Ketat, 39 Dokter Ahli Dikerahkan

Evakuasi WNI di Kapal World Dream Lebih Ketat, 39 Dokter Ahli Dikerahkan

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 12:35 WIB

DPP KNPI DKI Jakarta Lantik Ketua Caretaker

DPP KNPI DKI Jakarta Lantik Ketua Caretaker

Foto | Kamis, 13 Februari 2020 | 13:00 WIB

Anies: Alumni KNPI Banyak, Mohon Dukungan untuk Selesaikan Masalah Jakarta

Anies: Alumni KNPI Banyak, Mohon Dukungan untuk Selesaikan Masalah Jakarta

News | Kamis, 31 Oktober 2019 | 02:05 WIB

Terkini

Iran Pertimbangkan Usulan Damai AS, Tapi Tolak Negosiasi Langsung!

Iran Pertimbangkan Usulan Damai AS, Tapi Tolak Negosiasi Langsung!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:20 WIB

Personel Gugur saat Ops Ketupat, Kakorlantas Polri Sampaikan Duka Mendalam

Personel Gugur saat Ops Ketupat, Kakorlantas Polri Sampaikan Duka Mendalam

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:17 WIB

Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon

Syarat Kesepakatan Damai, Iran Minta Penghentian Serangan ke Hizbullah di Lebanon

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:11 WIB

Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran

Israel Panik! Donald Trump akan Setop Perang Meski Tanpa Deal dengan Iran

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:08 WIB

Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara

Sambut Rencana Operasi Darat AS, Iran Siapkan Jebakan Rantau dan Sistem Pertahanan Udara

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:06 WIB

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:36 WIB

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:26 WIB

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:38 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:05 WIB

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB