Bertaruh Nyawa, Pria Hindu India Selamatkan 6 Muslim saat Kerusuhan

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Senin, 02 Maret 2020 | 09:11 WIB
Bertaruh Nyawa, Pria Hindu India Selamatkan 6 Muslim saat Kerusuhan
Ilustrasi kebakaran rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Premkant Baghel, pria Hindu dari Shiv Vihar, Delhi, India mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan enam muslim yang rumahnya dibakar saat kerusuhan.

Meskipun menderita luka bakar, Premkant tetap bangga karena menyelamatkan orang. Kejadian tersebut dibenarkan oleh saudara Premkant, Sumit Baghel, sebagaimana dilansir NDTV, Minggu (1/3/2020).

Ketika gerombolan perusuh berlari di jalan-jalan di timur laut Delhi pada Selasa malam, Premkant Baghel yang berusia 29 tahun melihat rumah tetangganya yang Muslim terbakar.

Tanpa mempedulikan keselamatannya, Premkant langsung menembus api dan berhasil menyelamatkan enam anggota keluarga tetangganya.

Premkant telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Guru Teg Bahadur (GTB) akibat luka bakar di wajah dan kedua tangan. Kekinian, ia telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan, menurut saudaranya Sumit Baghel.

"Dia tidak dalam bahaya tetapi wajahnya menderita luka bakar sebagian. Dia terlihat seperti korban serangan asam, tetapi dia sangat bangga karena bisa menyelamatkan nyawa, yang jauh lebih berharga daripada penampilan siapa pun," kata Sumit.

Ia lalu menceritakan kronologi penyelamatan yang dilakukan Premkant saat kerusuhan di India pecah.

"Tetangga kami adalah Muslim. Tiba-tiba kami melihat nyala api di rumah tetangga. Sementara kami pergi ke teras untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi, Premkant sudah mencapai rumah mereka," cerita Sumit.

"Dia berhasil menarik lima dari mereka keluar dengan aman tetapi seorang wanita tua terjebak dan penyelamatannya membutuhkan waktu dan dia menderita luka bakar dalam prosesnya," imbuhnya.

baca juga

Saudara-saudaranya menarik Premkant keluar dari rumah yang terbakar.

"Tetapi (kami) harus menunggu untuk membawanya ke rumah sakit karena tidak ada yang menawari tumpangan dan tidak ada ambulans yang dapat ditemukan," kata Sumit.

Ketua Komisi Wanita Delhi (DCW) Delhi Swati Maliwal menemui Baghel di rumah sakit pada hari Jumat. Pria itu dipuji sebagai pahlawan di media sosial.

Warga membuat kampanye untuk membantu perawatan wajah Premkant yang terbakar.

Kerusuhan Delhi

Kerusuhan di Delhi terjadi ketika sekelompok ultranasionalis Hindu menyerang peserta aksi damai yang menuntut amandemen undang-undang kewarganegaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisahkan Kerusuhan Delhi, Nasreen: Kesalahan Kami Terlahir sebagai Muslim

Kisahkan Kerusuhan Delhi, Nasreen: Kesalahan Kami Terlahir sebagai Muslim

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 09:05 WIB

Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad usai Kerusuhan dan 4 Berita Lainnya

Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad usai Kerusuhan dan 4 Berita Lainnya

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 07:05 WIB

Virus Corona Diklaim Tentara Allah, Ruhut: Gusti Ora Sare

Virus Corona Diklaim Tentara Allah, Ruhut: Gusti Ora Sare

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 14:48 WIB

Klaim UAS: Virus Corona Adalah Tentara Allah, Pelindung Muslim Uighur

Klaim UAS: Virus Corona Adalah Tentara Allah, Pelindung Muslim Uighur

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 13:57 WIB

Usai Kekerasan, Ratusan Muslim Delhi Salat Jumat di Bawah Pengawasan

Usai Kekerasan, Ratusan Muslim Delhi Salat Jumat di Bawah Pengawasan

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 11:23 WIB

Kerusuhan Berdarah India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad

Kerusuhan Berdarah India, Zakir Naik Serukan Ulama Dunia Jihad

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 11:07 WIB

Delhi Rusuh, Polisi India Ini Bertaruh Nyawa Selamatkan Banyak Keluarga

Delhi Rusuh, Polisi India Ini Bertaruh Nyawa Selamatkan Banyak Keluarga

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 16:49 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×