KRI Semarang Jadi Pusat Komando Observasi WNI di Pulau Sebaru

Bangun Santoso

Senin, 02 Maret 2020 | 10:56 WIB
KRI Semarang Jadi Pusat Komando Observasi WNI di Pulau Sebaru
KRI Semarang sebagai markas Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) sedang berlabuh di perairan dekat Pulau Sebaru Kecil, Senin (2/3/2020) (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)

Suara.com - Kapal Republik Indonesia (KRI) Semarang dengan nomor lambung 594 menjadi pusat komando selama proses observasi Corona Virus (Covid-19) di Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

"KRI Semarang sebagai markas Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) yang berjaga setiap saat, baik sebagai rumah sakit maupun dalam keadaan kedaruratan," jelas Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono di KRI Semarang, Senin (2/3/2020).

KRI Semarang-594 sebagai posko pengendali setiap saat menyalurkan distribusi baik logistik maupun akomodasi peserta dan pendamping observasi di Pulau Sebaru.

Senin pagi, KRI Semarang-594 membawa ratusan box makanan untuk para peserta dan pendamping, yang jaraknya beberapa kilometer dari lokasi kapal berlabuh.

KRI Semarang-594 meruapakan satu dari tiga kapal Landing Platform Dock (LPD) yang dipesan TNI Angkatan Laut, dari dua unit kapal sebelumnya yaitu KRI Banjarmasin-592 dan KRI Banda Aceh-593.

Tiga kapal tersebut memiliki fungsi untuk membantu distribusi militer baik logistik, peralatan, dan perlengkapan militer, serta difungsikan sebagai kapal rumah sakit untuk bantuan bencana alam.

KRI Semarang-594 memiliki spesifikasi panjang 124 meter, lebar 21,80 meter, dengan berat 7200 ton, memiliki kecepatan maksimal 16 knots dengan kecepatan jelajah 14 knots dan mampu berlayar secara "endurance" selama 30 hari.

Selain itu, KRI Semarang-594 dilengkapi dengan dua kapal Landing Craft Utilities (LCU) yang mampu mengangkut 8 unit kendaraan tempur jenis Anoa, 28 truk, 3 unit helikopter, serta diperkuat 121 anak buah kapal, dan mampu mengangkut 650 prajurit.

Sumber: Antara

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Pulau Sebaru, WNI Diamond Princess Bakal Dipisah dengan ABK World Dream

Di Pulau Sebaru, WNI Diamond Princess Bakal Dipisah dengan ABK World Dream

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 23:22 WIB

Jelang WNI Diamond Princess Dievakuasi, Bandara Kertajati Diguyur Hujan

Jelang WNI Diamond Princess Dievakuasi, Bandara Kertajati Diguyur Hujan

Jabar | Minggu, 01 Maret 2020 | 22:28 WIB

Selama Dikarantina di Pulau Sebaru, WNI Diamond Princess Wajib Ikut Senam

Selama Dikarantina di Pulau Sebaru, WNI Diamond Princess Wajib Ikut Senam

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 18:42 WIB

Evakuasi ABK Diamond Princess di Yokohama

Evakuasi ABK Diamond Princess di Yokohama

Foto | Minggu, 01 Maret 2020 | 16:25 WIB

Malam Ini Tiba di Kertajati, 68 WNI ABK Diamond Princess Negatif Corona?

Malam Ini Tiba di Kertajati, 68 WNI ABK Diamond Princess Negatif Corona?

Health | Minggu, 01 Maret 2020 | 14:40 WIB

Sebelum Dibawa ke Pulau Sebaru, Ridwan Kamil Mau Temui WNI Diamond Princess

Sebelum Dibawa ke Pulau Sebaru, Ridwan Kamil Mau Temui WNI Diamond Princess

Jabar | Minggu, 01 Maret 2020 | 11:35 WIB

Stafsus Presiden Pastikan Ada Pemisahan Blok ABK di Pulau Sebaru

Stafsus Presiden Pastikan Ada Pemisahan Blok ABK di Pulau Sebaru

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 23:03 WIB

Stafsus Presiden Sebut WNI yang Diobservasi di Sebaru Sesuai Standar WHO

Stafsus Presiden Sebut WNI yang Diobservasi di Sebaru Sesuai Standar WHO

News | Sabtu, 29 Februari 2020 | 22:39 WIB

Terkini

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Bau Tak Sedap Antar Warga pada Temuan Pilu, Pria 64 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Wajib Halal Oktober 2026 Bukan Lartas Impor, Kemendag Bilang Begini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:46 WIB

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Pertamina Dorong UMK Naik Kelas dan Siap Hadapi Buyer Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:44 WIB

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia Bikin Rayo Vallecano Lega

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:43 WIB

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Nandhur Srawung di Jogja: Ajang Jambore Nasional Pemilik Xpander se-Nusantara

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 16:40 WIB

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

VICI Borong Saham Asing, Bidik Target Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:39 WIB

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Harga Bekas 3 Mobil Pabrikan Otomotif Jepang yang Sudah Disuntik Mati di Indonesia pada 2025

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 16:35 WIB

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

Pakar Hukum Ingatkan RUU Perampasan Aset Jangan Berubah Jadi Alat Politik

News | Senin, 28 September 2026 | 16:34 WIB

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

Gibran Minta Hasil Investigasi Dugaan Keracunan MBG Batang Dibuka Transparan

News | Senin, 28 September 2026 | 16:31 WIB

×